Walikota Rakor Bahas Pelonggaran Aktivitas Ekonomi Semua Sektor

foto Walikota Rakor bersama OPD dan Pihak terkait lainnya membahas pelonggaran aktivitas perekonomian ditengah covid19. foto Humas/deadline-news.com
0

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si memimpin jalannya rapat kebijakan pelonggaran kegiatan perekonomian masyarakat dengan aktifitas di pasar, warung makan, warung kopi, toko dan UMKM.

Rapat dilaksanakan di ruang pertemuan bantaya kantor walikota Palu pada Jumat (5/06-2020). Paparan hasil evaluasi Dinas Kesehatan Kota Palu terhadap pos lapangan pemeriksaan kesehatan menjadi dasar kebijakan pelonggaran kegiatan perekonomian masyarakat.

iklan hidayat menuju kita Palu

Dalam pertemuan tersebut hadir pula dari pemantau BNPB Pusat wilayah Sulawesi Brigjen TNI (Purn) Husen Malik, perwakilan TNI dan Polri tim gugus covid 19 kota Palu dan sejumlah kepala OPD serta tim pendamping.

Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si menyampaikan bahwa dari semua kebijakan yang diambil perihal peloggaran kegiatan perekonomian masyarakat di kota Palu berdasarkan hasil evaluasi Dinas Kesehatan Kota Palu terkait dengan penanganan covid 19. Sehingga dasar ini kita melonggarakan kegiatan ekonomi masyarakat disemua sektor dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Perihal pemkot palu mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan perjalan orang itu adalah upaya pemkot palu menindaklanjuti sesuai dengan perintah gugus tugas secara nasional melalui surat edaran no 4 tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19).

Sehingga itulah upaya kita memperketat pos pengawasan lalulintas pelaku perjakanan disemua pintu masuk ke kota palu untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah kota palu.

Berikut paparan yang disampaikan Kadinkes Palu, dr. Husaema M.Kes perihal evaluasi pencegahan dan pengendalian covid 19 di kota palu periode 23 mei sampai 4 juni 2020 berdasarkan indikator masyarakat produktif aman covid 19 (Kemendagri 440.830 tahun 2020).

Kondisi epid kota Palu menunjukkan trend positif menuju zona hijau, kasus positif tidak bertambah sembuh 4 orang (menurun), jumlah kasus ODP dan PDP menurun, jumlah kematian tidak ada/tetap tidak bertambah dan penularan langsung pada tenaga medis tidak ada (kurva ODP, PDP terkonfirmasi positif).

Kondisi tersebut urai dr. Husaema mengambarkan bahwa angka reproduktif efektif atau daya tular covid 19 stabil. Artinya penyebaran covid 19 dapat dikendalikan atau di eradikasi.

Kemampuan Pemkot Palu dalam penanganan kesehatan masyarakat yang terinfeksi covid 19 yaitu kategori respon tinggi. Ditandai dengan tersedianya APD medis, sarana dan alat medis lainnya, perlengkapan pasca wafad, pondok perawatan data logistik rumah sakit dan puskesmas.

Kemampuan Pemkot Palu dalam melakukan penelusuran riwayat kontak dekat dengan orang terinveksi covid 19 yaitu kategori respon sedang ditandai dengan teridentifikasinya orang yang memiliki kontak dekat dengan covid 19 (kontak traking posko covid, posko lintas batas).

Data kontak orang yang terinveksi covid 19, orang yang kontak dengan covid 19 dilakukan test (reaktif tidak lebih dari 5 persen dari total rapid test 17 orang reaktif dari 454 yang dilakukan rapid test dan tidak test PCR 86 orang positif 19 orang), penegakan aturan physical distancing area publik agar lebih diperketat.

Standar minimal relaksasi/pengurangan pembatasan (kemendagri 440.830 tahun 2020) adalah kondisi epid zona hijau, kemampuan penanganan kesehatan masyarakat terinfeksi covid 19 kategori sedang serta kemampuan dalam pelakdanaan riwayat kontak dengan orang yang terinfeksi covid 19 kategori respon sedang. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: