Manajemen BW Plus Coco Mengumumkan Peluncuran Paket Weekend Bliss

 

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu- Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Sulawesi Tengah, dengan gembira mengumumkan peluncuran “Paket Weekend Bliss” eksklusif bagi mereka yang mencari liburan akhir pekan yang tak terlupakan.

Paket menarik ini dirancang untuk memberikan para tamu pengalaman relaksasi dan kenyamanan terbaik di kamar Superior Twin Room yang mewah.

“Paket Weekend Bliss” menawarkan liburan yang menggembirakan bagi pasangan, teman, atau anggota keluarga yang ingin menikmati pengalaman akhir pekan yang menyegarkan.

Dengan kamar Superior Twin Room yang luas dan bernuansa indah, para tamu dapat menikmati perpaduan sempurna antara kenyamanan dan pemandangan yang indah.

Cukup merogoh kocek Rp700 ribu /net, sudah bisa menikmati “Paket Weekend Bliss”.

Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur yang nyaman, fasilitas modern, dan suasana yang tenang, sehingga dijamin menciptakan suasana kedamaian.

Para tamu yang memesan “Paket Weekend Bliss” juga akan menikmati berbagai keuntungan tambahan. Ini termasuk sarapan gratis di restoran hotel, akses ke fasilitas kebugaran, dan kolam renang di hotel.

Selain itu, staf hotel yang perhatian akan memastikan bahwa setiap aspek dari kunjungan Anda ditangani dengan penuh perhatian dan kecermatan yang tinggi.

Baik Anda ingin bersantai, menjelajahi objek wisata lokal, atau sekadar menikmati waktu berkualitas dengan orang terkasih, maka “Paket Weekend Bliss” di Hotel Best Western Plus Coco Palu menawarkan pengalaman luar biasa.

Ini adalah kesempatan sempurna untuk menciptakan kenangan abadi dan menikmati liburan yang layak Anda dapatkan.

Penasaran dan ingin mencoba? Untuk informasi dan reservasi, silakan hubungi tim reservasi Hotel BW Plus Coco Palu di (0451) 481 500 atau di nomor telepon: 0823 4747 8100. ***

 

Dugaan Penipuan Rp, 100 Juta, Ishak Adam : Agus Ttd Kwitansi, Luki dan Tauhid Pake Uangnya

 

 

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Dugaan penipuan sebesar Rp,100 juta jelang pelantikan Gubernur Sulawesi Tengah 2021, Agus Salim terlapor.

“Karena Agus Salim yang bertanda tangan (Ttd) di kwitansi. Sedangkan Luki dan Tauhid masing-masing yang pake uang itu,”kata Ishak Adam,SH, MH selaku kuasa hukum Beny Tandra (korban) menjawab konfirmasi deadline-news.com group detaknews.id media patner metrosulteng.com Kamis (13/7-2023) via chat di whatsAppnya.

Menurutnya, Agus Salim selaku terlapor. Sementara Luki dan Tauhid turut serta karena mereka yang pake uang itu.

Sebelumnya telah diberitakan laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan Benny Tandra klien Ishak Adam SH, MH, saat ini telah berproses di Polda Salawesi Tengah (Sulteng).

Kasus ini terkait dugaan persiapan pelantikan Gubernur Sulteng terpilih di tahun 2021 lalu.

Beberapa pihak telah menjalani pemeriksaan di Polda Sulteng. Termasuk saksi-saksi, juga telah diperiksa polisi.

“Laporannya sementara diproses. Sudah dilakukan pemeriksaan,” kata Kasubid Penmas Bidang Humas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari, di Palu Selasa (11/7-2023) menjawab metrosulteng.com media patner deadline-news.com group detaknews.id.

Sesuai informasi dari penyidik Ditreskrimum, ujar Sugeng, terlapor dan pelapor sudah diperiksa.

Kemudian, ada saksi lainnya berinisial Tf alias Th juga telah menjalani pemeriksaan baru-baru ini. Dari pemeriksaan saksi tersebut, ada satu nama yang disebut yakni Lk. Rencananya, Lk juga akan dipanggil.

“Saksi Lk akan dilayangkan panggilan. Karena namanya disebut dalam pemeriksaan. Lk akan didengarkan keterangannya oleh penyidik,” kata Sugeng.

Di hadapan penyidik, para pihak yang telah menjalani pemeriksaan, termasuk saksi, menyatakan ada niat baik. Mereka siap untuk mengembalikan uang pelapor sebesar Rp100 juta.

“Pengakuan mereka begitu. Ada niat baik untuk mengembalikan uang pelapor,” tandas Kasubid Penmas.

Lk, salah seorang tim Gubernur Sulteng yang terkait masalah ini, saat berusaha dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp di nomor teleponnya, enggan meladeni konfirmasi wartawan.

“Bentar saya bahas bos, saya lagi di jalan ke arah Bekasi bos ya,” tulis Lk menjawab konfirmasi deadline-news.com media partner Metrosulteng.com pada Selasa pagi, 11 Juli 2023.

DIMINTA BERTANGGUNG JAWAB

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Agus Salim alias Aim, dilaporkan ke Polda Sulteng oleh salah seorang klien pengacara Ishak Adam SH, MH berinisial BT. AIM tersebut terlibat dugaan penipuan dan penggelapan.

Laporan polisi klien Ishak Adam Benny Tandra, tertanggal 28 April 2023 dengan nomor polisi: LP/B/90/IV/2023/SKPT/POLDA SULAWESI TENGAH. Saat ini laporannya sudah tahap penyelidikan di Ditreskrimum Polda Sulteng.

Ishak menceritakan, dugaan penipuan dan penggelapan ini terjadi pada bulan Maret 2021. Saat itu kliennya Bn dihubungi terlapor Agus Salim.

Agus Salim menyampaikan bahwa tim Gubernur Sulteng terpilih butuh suntikan dana untuk persiapan pelantikan. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp300 juta. Untuk kompensasinya, ada pekerjaan proyek yang akan dikerjasamakan.

“Klien saya hanya menyanggupi Rp100 juta. Karena posisi keuangan saat itu belum stabil. Agus Salim pun setuju. Tidak apa-apa kalau hanya Rp100 juta tersedia,” cerita Ishak Adam pekan lalu di Palu (8/7-2023).

Singkat cerita, datanglah Agus Salim menemui Bn alias BT di kantornya. Kemudian, uang Rp100 juta mereka antarkan kepada dua orang tim Gubernur Sulteng terpilih. Keduanya berinisial Tf alias Th dan Lk.

Uang Rp100 juta diserahkan di salah satu rumah dekat lapangan Vatulemo Palu.

“Yang antar Bn dan Agus Salim. Atas permintaan Agus Salim, uang Rp100 juta diserahkan dan diterima Tf alias Th dan Lk. Keduanya disebut-sebut tim Gubernur Sulteng terpilih waktu itu,” jelas pengacara yang juga mantan Ketua KPU Tojo Unauna ini.

Namun sayang seribu sayang. Pasca penyerahan uang Rp100 juta, komitmen dan janji dari Agus Salim maupun kedua tim Gubernur tak kunjung terwujud. Pekerjaan proyek yang akan dikerjasamakan tidak jelas.

“Awalnya mereka bilang, ada ini pagu Rp1 miliar. Tapi kemudian berubah lagi. Tidak jadi pagu Rp1 miliar, yang ada hanya pekerjaan penunjukan langsung (PL). Ada beberapa paket PL,” ungkap Ishak menirukan janji manis dari terlapor dan rekan-rekannya.

Hingga dua tahun berlalu, tapi tak kunjung ada niat baik dari terlapor maupun tim Gubernur Sulteng yang menerima uang untuk bertanggung jawab. Bahkan mereka justru susah dihubungi. Sempat terjadi loss contact.

Pelapor melalui pengacaranya Ishak Adam, melayangkan somasi hukum kepada Agus Salim. Supaya uang Rp100 juta dikembalikan saja. Tapi apa, somasi juga ternyata tidak mempan.

“Selain kooperatif di polisi, mereka juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” harap Ishak Adam.

LK yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Selasa pagi (11/7-2023) tidak memberikan penjelasan. Ia meminta bentar dibahas, karena lagi di jalan.

“Bentar sy bahas bos sy lg di jalan ke arah Bekasi bos ya..,”tulis LK menjawab konfirmasi deadline-news.com.

Sampai berita ini naik tayang Tauhid L dan Agus Salim sedang dilakukan upayah verifikasi dan konfirmasi. ***

Debt Collector FIF Ditebas Parang, 4 Jari Putus

 

Dewan masjid

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu-Michael Laurens Tamalanga (24) pekerjaan Debt collector FIF menjadi korban penyerangan dengan menggunakan sebilah parang oleh seorang pria bernama Rio Andriawan, 4 jari tangan kirinya putus.

 

Kejadian naas yang dialami Michael ini pada pukul 03.00 WITA dinihari hari di Jalan Lekatu, Kelurahan Tawanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sabtu (8/7-2023).

Anwar Hafid

 

Kasatreskrim Polresta Palu AKP Ferdinand E Numbery menjelaskan kronologis yang diungkapkan oleh Kapolsek Palu Selatan, AKP Velly kejadian ini bermula saat korban menerima telepon dari seorang temannya bernama Yoga.

 

“Yoga memberitahukan bahwa nasabah yang menunggak, Moh Fadli, berada di Desa Tinggede. Korban memutuskan untuk mencari nasabah tersebut, namun saat sampai di sana, nasabah tidak berada di rumahnya.Korban kemudian menunggu di depan rumah nasabah tersebut,”tuturnya.

Himbauan iuran sampah

 

Tiba-tiba, sebut dia, seorang pria menggunakan sepeda motor datang mendekati korban.

 

Pria tersebut, yang diketahui bernama Rio Andriawan (pelaku) langsung menghampiri korban dan mengajukan pertanyaan yang mencurigakan.

“Pelaku bertanya, “Ada narkoba di kamu?” Namun, korban dengan tegas membantah dan menjelaskan bahwa dia sedang menunggu seorang teman,”jelasnya.

Pelaku tidak terima dengan penjelasan korban. Dia meminta korban untuk membuka tasnya agar diperiksa di pos polisi terdekat. Tanpa curiga, korban menyerahkan tasnya kepada pelaku. Namun, pelaku malah melarikan diri dengan membawa tas korban.

“Tak mau kehilangan barang berharganya, korban langsung mengejar pelaku. Kedua belah pihak terlibat dalam kejar-kejaran hingga mencapai Jalan Lekatu. Di tempat itu, korban berhasil menghentikan pelaku,”urainya.

Namun, ujar dia, pelaku yang terlihat sangat marah langsung mengeluarkan sebuah parang dan menyerang korban.

“Serangan itu mengakibatkan korban kehilangan empat jari tangan kirinya. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Samaritan di Jalan Towua, Kota Palu, untuk mendapatkan perawatan medis yang mendesak,”paparnya.

Saat ini, ucap dia, kondisi korban masih dirawat intensif di rumah sakit.

Beruntung, pelaku berhasil ditangkap oleh personel TNI 711 yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku sekarang berada dalam tahanan di Rutan Polsek Palu Selatan, sedang menunggu proses penyidikan lebih lanjut.

“Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Kepolisian Resort Kota Palu, dengan Kapolresta Palu menugaskan Kasat Intelkam Polresta Palu untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan ini dan membawa pelaku serta pihak terkait lainnya ke pengadilan,”pungkasnya. Sumber rilis humas Polresta Palu. ***

Diduga Bapelkes Sulteng Tidak Sehat Pengelolaan Keuangannya

 

 

Dewan masjid

“Temuan BPK RI di Bapelkes Sulteng Mengarah ke dugaan korupsi”

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu- UPT Pendidikan pelatihan tenaga kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dulu disebut Bapelkes jalan Prof M.Yamin diduga tidak sehat pengelolaan keuangannya.

Anwar Hafid

 

Sehingga setiap tahun ada temuan badan pemeriksa keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Tengah di Palu. Tidak tanggung-tanggung diduga puluhan juta bahkan ratusan jutaan rupiah jadi temuan BPK RI selama dua tahun terakhir ini.

 

“UPT. Bapelkes Dinas Kesehatan Sulteng saat ini berada dalam pengawasan ketat BPK RI perwakilan Sulteng dan Pusat,”kata sumber deadline-news.com group detaknews.id selasa (4/7-2023) di Palu.

 

Menurut sumber itu sudah dua tahun berturut-turut ada temuan yakni 2022 -2023 yang mengarah ke dugaan korupsi.

“Tahun lalu saja terkait temuan dan pengembalianya untuk ditindaklanjuti sesuai jatuh tempo yang diberikan dan seluruh pengelolaan keuangan baik apbd dan apbn/dekon, pengelolaan aset, operasional, pelaksanaan kegiatan untuk dilaksanakan sebagaimana mana mestinya. Namun dilaksanakan sepenuhnya,”jelas sumber itu.

Kepala UPT Bapelkes Trianingsih selaku kuasa pengguna anggaran yang dikonfirmasi berkali-kali baik lewat pesan chat maupun telepone di whasAppnya sejak selasa (4/7-2023) belum memberikan jawaban konfirmasi.

Kemudian didatangi di kantornya rabu pagi (5/7-2023) kata stafnya ibu Triningsih belum datang.

“Maaf pak ibu Nining belum masuk, mobilnya belum nampak,”kata staf itu yang berada di depan samping halaman kantor Bapelkes.

Kemudian PPTK dan Bendahara Ajir dan Anna Fitriana yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Selasa (4/7-2023) sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi. ***

Kejari Belum Tetapkan TSK Dugaan Korupsi Sumur Artesis

 

Dewan masjid

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Walau tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Palu telah memeriksa berkali-kali sejumlah pihak terkait proyek sumur artesis di hunian tetap (Huntap) Tondo, namun sampai saat ini belum seorang pun yang dinyatakan tersangka.

Anwar Hafid

 

Kasi Intel Kejari Palu I Nyoman Purya,SH,MH yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Selasa (4/7-2023), mengatakan belum ada yang ditetapkan tersangka.

 

“Belum ada,”tulis I Nyoman.

 

Sebelumnya telah diberitakan empat orang terkait dugaan korupsi sumur artesis senilai Rp, 6,9 miliyar di balai prasaran permukiman wilayah Sulawesi Tengah (BP2W) Sulteng jalani pemeriksaan lanjutan Senin hingga Selasa (26-27/6-2023) di Kejari Palu.

 

Keempat orang tersebut masing-masing mantan kasatker berinisial AM, kemudian PPSPM berinisial SJ, rekanan CV.Tita hutama makmur berinisal SS dan PPk berinisial AH.

Proyek sumur artesis yang diperuntukkan bagi warga hunian tetap (huntap) Tondo ini menjadi temuan badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP) sebesar Rp, 1,7 miliyar kerugian negara dari total anggaran Rp,6,9 miliyar.

“Kemarin dan tadi (senin-selasa 26-27/6-2023) empat orang telah diperiksa lanjutan masing-masing AM (kasatker balai), SJ (PPSPM), SS (kontraktor), AH (PPK),”jelas Kasi Intel Kejari Palu I Nyoman Purya,SH,MH menjawab konfirmasi deadline-news.com Selasa (27/6-2023) via chat di whatsAppnya.

Mantan Kasatker AM dan rekanan sumur artesis Huntap Tondo AM dan SS yang berusaha dikonfirmasi via telepone whatsAppnya dan selulernya sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi. ***

Mahmud Matangara : Wartawan Diminta Berpegang Teguh Pada Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers

 

Dewan masjid

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu-Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Mahmud Matangara,SH,MM mengingatkan kepada para wartawan untuk menjalankan profesinya secara terhormat dan bermartabat.

Anwar Hafid

 

Wartawan kata Mahmud, merupakan profesi terhormat. Olehnya Mahmud mengingatkan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, memegang teguh Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No.40 tahun 1999.

 

“Wartawan adalah profesi terhormat, jangan kotori dengan praktik-praktik yang mencoreng wajah pers,” kata Mahmud, Senin (26/6-2023).

 

PWI Sulteng lanjut Mahmud, beberapa kali menerima laporan dari masyarakat adanya oknum wartawan yang menyalahgunakan profesi saat menjalankan tugas di lapangan.

 

“Tentu itu meresahkan, karena ada dugaan oknum wartawan memaksa meminta sesuatu, dengan cara membuat berita sebagai bargaining,” katanya.

Mahmud menyarankan, agar masyarakat yang mengetahui atau mendapatkan perlakukan seperti itu melaporkannya ke aparat hukum.

“Wartawan profesional menjalankan tugasnya dengan berpedoman pada etika jurnalistik dan Undang-Undang Pers, serta beragam pedoman yang diterbitkan Dewan Pers. Saya berkeyakinan, oknum wartawan itu tidak profesional, atau malah sebenarnya bukan wartawan tapi mengaku sebagai wartawan,” ujar mantan Ketua PWI Sulteng 2011-2016 dan 2016-2022 tersebut.

Mahmud menyatakan, masyarakat dan atau narasumber punya hak menolak diwawancarai oleh wartawan yang tidak profesional.

“Wartawan profesional adalah wartawan pemegang kartu Uji Kompetensi Wartawan atau UKW yang diterbitkan Dewan Pers. Wartawan bersangkutan bekerja di media yang telah memenuhi standar perusahaan media seperti berbadan hukum pers, memiliki alamat kantor redaksi dan kontak yang jelas, serta dipimpin penanggung jawab dengan kompetensi Wartawan Utama,” jelas Mahmud.

Mahmud mengajak masyakat untuk turut serta mengawasi kerja-kerja jurnalistik dan perilaku wartawan, sebagai wujud pengembangan kemerdekaan pers.
Pasal 17 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers mengatur, bahwa masyarakat dapat melakukan kegiatan untuk mengembangkan kemerdekaan pers dan menjamin hak memperoleh informasi yang diperlukan.

Kegiatan tersebut dapat berupa memantau dan melaporkan analisis mengenai pelanggaran hukum, dan kekeliruan teknis pemberitaan yang dilakukan oleh pers, serta menyampaikan usulan dan saran kepada Dewan Pers dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pers nasional.

“Wartawan yang tergabung dalam PWI, sekali lagi harus teguh memegang Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Kode Etik Wartawan Indonesia, dan Kode Perilaku Wartawan beserta pedoman-pedoman lain yang diterbitkan Dewan Pers dan ditetapkan PWI. Jika ada wartawan yang mengaku anggota PWI dan diduga melanggar atau menyimpang dalam praktik jurnalistiknya, silakan masyarakat melapor ke PWI atau Dewan Pers,” tegasnya.

Jika terindikasi tindak pidana pengancaman, pemerasan, dan sejenisnya PWI mendorong pelaporan ke aparat hukum.

“PWI tidak ingin profesi yang terhormat dan bermartabat dikotori oleh satu dua oknum wartawan yang tidak bertanggung jawab,” tekannya . ***

Hari Ini BPW KKTJ Sulteng di Lantik

 

Dewan masjid

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu-Kalau tak ada aral melintang pagi ini Sabtu (24/6-2023), sekitar pukul 9:00 wita, badan pengurus wilayah Kerukunan Keluarga Turatea Jeneponto (KKTJ) Sulawesi Tengah di Kukuhkan.

 

Sejak pemilihan ketua BPW KKTJ tiga bulan lalu, telah memposisikan Akhmad Suraling,SE sebagai ketua dan Andry Wahab Tawang sebagai sekretaris.

 

Adalah ketua umum BPP KKTJ M.Irawan Zulfikar Mattewakkang yang direncanakan melantik dan mengukuhkan BPW KKTJ Sulteng ini.

 

Pengukuhan ini akan dihadiri Bupati Jeneponto dua periode Drs.M.Iksan Iskandar Karaeng Ni’ra bersama rombongan.

Anwar Hafid

 

Pelantikan dan pengukuhan ini berlangsung di Sriti Convention hall. Demikian informasi yang diperoleh melalui Sekretaris KKTJ Andry Wahab Tawang Sabtu (24/6-2023) via whatsAppnya. ***

 

Ketum Koni Diperiksa Lagi di Kejati

 

 

Dewan masjid

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Setelah permintaan keterangan Selasa (20/6-2023), tidak tuntas, Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum – KONI) Sulawesi Tengah M.Nizar Rahmatu,S.Sos, M.Si diperiksa lagi oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Rabu (21/6-2023).

 

Nizar memehuni panggilan penyidik Kejati pada pukul 11:00 wita dan berakhir pukul 16:30 wita.

 

“Wslm, ada tadi pemeriksaan lanjutan, dari jam 11 sampe jam 4 sore (16) wita,”kata Kajati Sulteng Agus Salim,SH,MH melalui kepala seksi penerangan hukum (Kasi Pengkum) Kejati Sulteng Moh.Ronald,SH,MH kepada wartawan liputan Kejati Rabu sore (21/6-2023).

Anwar Hafid

 

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Tengah Irvan Ariyanto dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Selasa (20/6-2023).

 

Irvan datang ke Kejati melalui pintu belakang yakni Jalan Ahmad Yani menggunakan mobil dinas Fortuner warna putih plat merah DN 1780 ST lalu diparkir di samping masjid Kejati.

Kemudian Irvan berjalan sekitar 20an meter dari Parkiran menuju ruangan penyidik di gedung Kejati lantai 4.

Irvan menggunakan baju pegawai negeri sivil warna kuning kaki. Kadis Pora Sulteng itu dimintai keterangan terkait dugaan korupsi dana hibah ke komite olahraga Nasional Indonesia (Koni) tahun anggaran 2022. Irvan diperiksa selama kurang lebih 3 Jam.

Selain Kadis Pora Irvan, ternyata ketua umum KONI Muh.Nizar Rahmatu, S.Sos, M.Si juga hadir memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan.

Keduanya dimintai keterangan terkait dugaan korupsi dana hibah KONI dari pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah.

Nizar lebih awal datang memenuhi panggilan penyidik Kejati pada pukul 10:30 wita. Dan dimintai keterangan kurang lebih 5 jam.

Demikian dikatakan Kajati Sulteng Agus Salim,SH,Mh melakui Kasi Pengkum Kejati Sulteng Moh.Ronald,SH,MH kepada deadline-news.com Selasa (20/6-2023).

Kadisporan Sulteng Irvan Arianto yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Selasa malam (20/6-2023) sampai berita ini naik tayang tidak memberikan jawaban konfirmasi.

Sementara itu Ketum Koni Sulteng Muh.Nizar Rahmatu yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Selasa malam (20/6-2023) membenarkan dirinya dimintai keterangan.

“di mintai keterangan,”tulis Nizar menjawab konformasi deadline-news.com. ***

Pemkot Palu Adakan 22 Mobil Sampah

 

Dewan masjid

 

“Armada Sebelumnya 48 Unit Akan Dilaporkan Krak Ke Kejati”

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu-Pemerintah kota Palu mengadakan 22 unit mobil baru pengangkut sampah.

 

Mobil merek mitsubisi itu untuk mendukung program walikota Palu Hadianto Rasyid menuju kota Palu bersih untuk meraih Adipura.

Anwar Hafid

Anggaran proyek pengadaan 22 unit mobil sampah untuk mendukung kota Palu kota bersih mencapai kurang lebih Rp, 4.400.000.000 jika harganya dikisaran Rp, 200san juta.

 

Tahun lalu 2022 pemkot Palu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga mengadakan mobil sampah merek suzuki 48 unit.

 

“Tahun lalu 48 unit dan tahun ini 22 unit,”kata sumber deadline-news.com Selasa (20/6-2023) di Palu.

Mobil-mobil sampah itu dimodifikasi bak belakangnya dan dicat warna oranye garis hijau dengan tulisan Palu Bersih kemudian dibawahnya bertuliskan bak pengangkut sampah.

Diduga ada perbedaan harga antara merek suzuki dengan mitsubisi. Sehingga ketua koalisi rakyat anti korupsi (Krak) Sulteng Harsono Bereki,S.Sos akan melaporkannya ke Kejati Sulteng.

“Kami menduga ada korupsi dibalik proyek pengadaan mobil sampah di Pemkot Palu. Makanya kami uji melalui proses hukum, sehingga kami akan melaporkannya ke Kejati Sulteng,”tegas Harsono. ***

Hotel Best Western Plus Coco Kerjama Bening’s Clinic Berikan Diskon 20 Persen

 

Dewan masjid

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu- Hotel Best Western Plus Coco Palu dan Bening’s Clinic Palu, Sulawesi Tengah, mengumumkan kerjasama menarik untuk memberi keuntungan bagi para pengunjung dan pelanggan setia kedua bisnis tersebut.

 

Kerjasama ini dirancang untuk memberikan potongan harga eksklusif kepada para anggota Best Western Reward maupun anggota setia member Bening’s Clinic di Palu.

 

Dalam kemitraan ini, setiap anggota Best Western Reward akan menikmati diskon sebesar 20 % untuk setiap treatment di Bening’s Clinic.

Anwar Hafid

 

Begitupun sebaliknya. Anggota setia member Bening’s Clinic akan mendapatkan diskon 20 % untuk pemesanan kamar di Best Western Plus Coco Palu.

 

“Semoga kemitraan strategis ini akan memberi pengalaman yang tak terlupakan bagi para tamu dan pengunjung yang sudah menjadi member Hotel BW Palu dan Bening’s Clinic Palu,” demikian rilis Hotel BW ke media ini Senin (19/6/2023) siang.

Potongan harga 20 % ini berlaku mulai sekarang hingga bulan Agustus 2023.

Hotel Best Western dengan lokasi strategis di Jalan Basuki Rahmat Palu menawarkan kenyamanan dan fasilitas berkualitas.

Begitu pun Bening’s Clinic yang berada di Jalan Wolter Monginsidi Palu, dikenal dengan layanan perawatan kecantikan berkualitas tinggi, berkomitmen untuk memberikan kepuasan yang luar biasa kepada para pelanggan dan anggota setianya.

“Kemitraan ini bertujuan memberikan nilai tambah kepada anggota Best Western Reward dan anggota setia member Bening’s Clinic,” sebut pihak BW Hotel.

Diskon 20 % yang ditawarkan kepada anggota Best Western Reward di Bening’s Clinic, diharapkan bisa menikmati perawatan berkualitas di salah satu pusat kecantikan termegah di ibukota Sulawesi Tengah tersebut.

Sebaliknya, anggota setia member Bening’s Clinic juga dapat menikmati diskon 20% untuk pemesanan kamar di Best Western Plus Coco Palu.

Sehingga member Bening’s Clinic dapat merasakan kemewahan akomodasi ketika menginap di hotel tersebut.

“Bagi para anggota Best Western Reward dan anggota setia member Bening’s Clinic, kesempatan ini merupakan peluang yang sayang sekali jika dilewatkan. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk merasakan perpaduan kemewahan dan keindahan yang tak terlupakan,” ajak pihak BW Hotel kepada masyarakat Palu dan sekitarnya.

Jika anda belum menjadi anggota member BW Hotel maupun member Bening’s Clinic, segera daftarkan diri anda. Caranya, cukup datang ke resepsionis hotel, terus lakukan pendaftaran.

Demikian untuk Bening’s Clinic. Silakan datang ke kantor Bening’s Clinic untuk mendaftar menjadi member.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kerjasama ini dan untuk melakukan pemesanan, kunjungi Instagram resmi Best Western Plus Coco Palu @bwpluscocopalu. Atau bisa hubungi nomor telepon (0451) 481500.

Informasi lebih lanjut mengenai Bening’s Clinic dapat ditemukan di Instagram resmi @beningsclinic_palu atau hubungi nomor telepon (0451) 8457854. ***