Dinkes Palu Beda Pendapat Dengan Kemenkes RI Soal Transmisi Covid19

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Penetapan kota Palu sebagai klaster penularan lokal (transmisi) pandemik covid19, oleh Kementerian Kesehatan RI, dan diamini Dinas Kesehatan Sulteng, ternyata melahirkan pendapat yang berbeda dari Dinas Kesehatan Kota Palu.

“Sepanjang yang saya tahu belum ada kasus yang transmisi tingkat 2 di Palu, contoh kasus Pak W, memang anak dan istrinya + (positif-covid19), tapi istrinya meninggal, jadi sumber penularannya adalah Pak W, kluster Jakarta,”tulis Kadis Kes Kota Palu dr.Husaema Rahman menjawab deadline-news.com via chat di whatsappanya Rabu siang (29/4-2020), sekitar pukul 14:36 wita.

Kata dr.Husaema, Sri Devi yang menurut berita menular sama Stanley, sementara Stanley sama – sama dari satu tempat. Kemudian terkait adanya orang tanpa gejala (OTG) yang positif, tapi sumbernya Impor, bukan lokal.

Menurut dr.Husaema, istrinya Pak Nurdin Almarhum, bu Irma, itu OTG yang positif Swab, tapi sumbernya adalah Cluster Gowa, bukan Palu.

“Atas penetapan transmisi penularan covid19 itu di Kota Palu, itulah yang perlu penjelasan dari Kadis Kes Provinsi Sulteng. Karena kalau menurut saya sejauh ini belum ada klaster penularan covid19 secara lokal, tapi semua dari luar,”jelas Husaema.

Sementara itu Tim Covid19 kota Palu dr.Rochmat Jasin yang dikonfirmasi tidak bersedia memberikan penjelasan.

“Maaf pak Andi Attas, kemarin malam pak kadis kesehatan sudah menjelaskan di pers release. Tentang Kota Palu belum masuk kategori Transmisi Lokal covid 19. Berdasarkan data dari tim surveylans. Boleh pak Andi Attas langsung konfirmasi dengan pak Kadis Kesehatan Kota Palu.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top