Diduga Ada Dana Koordinasi $ 3 Dolar, Pengambilan Material Diluar IUP “Dibiarkan”

foto salah satu lokasi tambang di Bahodopi Morowali. foto dok Ist-hrs/deadline-news.com
0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Morowalisulteng-Informasi yang dihimpun deadline-news.com selama melakukan investigasi di Morowali, diduga ada dana koordinasi sebesar $ 3 Dolar permetrik ton untuk pihak-pihak tertentu yang diberikan oleh perusahan tambang asalkan “dibiarkan” menambang diluar Izin Usaha Pertambangan (IUP)nya.

Diduga sejumlah rekanan perusahan tambang pemilik izin usaha pertambang (IUP) di Morowali itu mengambil material jauh dari kawasan IUPnya.

“Mereka mengambil material biasanya 10-15 kilometer dari IUPnya. Bahkan sebagian kawasan hutan mereka babat. Sehingga terjadi pengerusakan lingkungan. Akibatnya rawan banjir dan bencana alam. Namun ironisnya tidak ada tindakan dari aparat berwewenang. Bahkan terkesan membiarkan. Karena diduga ada dana koordinasi sebesar $ 3 dolar permetrik ton setiap oknum pejabat yang berwewenang. Totalnya mencapai $ 9 dolar permetrik ton untuk para oknum pejabat berwewenang,”kata sumber itu dengan nada kesal.

Menurut sumber itu di Morowali yang kaya akan tambang itu, banyak sekali dugaan praktek ilegal mining dengan bersembunyi di balik IUP. Tapi menambangnya diluar IUP.

Ketika ditanya siapa saja oknum -oknum yang berwewenang yang diduga mendapatkan jatah dana koordinasi $ 3 dolar permetrik ton itu?

Sumber itu masih merahasiakannya. Dan mengaku akan membongkarnya dalam waktu dekat.

“Tunggu Pak saya akan membeberkannya dalam waktu yang tidak lama ini,”akunya meyakinkan.

Sampai berita ini naik tayang, tim investigasi deadline-news.com masih berada di lapangan untuk melakukan pengumpulan data-data. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: