Dana Bagi Hasil Cukai dan Pajak Rokok Diduga Dikorupsi

foto Rokok. foto Ist/deadline-news.com
0

“Sekban Keuangan BPKAD Tolitoli akan terperiksa di Reskrimsus Polda Sulteng Senin ini (27/5-2019)”

Mahdi Rumi (deadline-news.com)-Tolitolisulteng-Keberadaan dana bagi hasil cukai dan pajak reklame rokok sebesar Rp,8 miliyar lebih tidak jelas rimbanya di Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Tolitoli.

Adalah Dinas Kesehatan Tolitoli mestinya penerima manfaat 50 persen dari dana bagi hasil cukai dan pajak reklame rokok itu. Namun sampai tahun 2019 ini, pungutan dana bagi hasil rokok yang diduga melalui Dinas BPKAD itu Tolitoli tidak jelas siapa yang mengelola dan menikmatinya.

Terkait dana bagi hasil cukai dan pajak reklame rokok di Tolitoli itu, sejumlah pihak telah diperiksa di Ditreskrimsus Polda Sulteng. Bahkan senin (27/5-2019),mendatang Sekretaris BPKAD Tolitoli Heri Octavian Mendur akan menjadi terperiksa.

“DBHCR dana bagi hasil cukai rokok dan DBHPR pajak rokok, aturannya dari Rp 8 miliyar lebih 50% nya mestinya di alokasikan untuk dinas kesehatan, namun dana 50% tahun 2018 tidak diberikan,”Kata Kadis kesehatan Drs.Bakri Idrus menjawab mahdi Rumi dari deadline-news.com beberapa waktu lalu.

Menurut Kadis Kesehatan Tolitoli Bakri Idrus, bahwa sekertaris BPKA Tolitoli Heri Octavian Mendur memintanya untuk satu bahasa dengan mengakui saja kalau dana itu sudah diterima hanya salah ketik.

“Masa saya dia minta agar satu jawaban mengakui bahwa dananya sudah saya terima, itu sama halnya saya bunuh diri, dananya tidak saya terima kok disuruh mengaku ada saya terima dan itu tidak mungkin. Karena saya sudah diperiksa penyidik,”kata Bakri Idrus.

Keterangan kadis kesehaatan ini dikonfirmasi langsung lewat pesan singkat sms kepada Heri Octavian Mendur, namun dibantahnya, bahkan pihaknya meminta untuk konfirmasi kembali kepada Kadis kesehatan.

“Saya sudah hubungi pak kadis kesehatan coba bapak konfirmasi kembali, karena saya ini hanya sekertaris tidak mungkin kepala dinas bisa saya perintah seperti itu,” kata Heri Octavian Mendur.

Sampai berita ini naik tayang, Kepala BPKAD Tolitoli Moh.Asrul Bantilan yang berusaha dikonfirmasi belum memberikan keterangan secara resmin. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: