Antara Arus Abdul Karim – Hasanuddin Atjo –Nurmawati Bakal Diusung Golkar

foto H.Arus Abdul Karim bersama H.Hasanuddin Ajto. foto desain deadline-news.com
0

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Wakil ketua DPRD Sulawesi Tengah H.Arus Abdul Karim nyaris tidak pernah disebut-sebut akan maju di pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tengah 2020.

Padahal pengusaha sukses itu, adalah ketua DPD Partai Golkar Sulteng dengan perolehan (6) kursi di DPRD Sulteng. Deangan demikian tinggal meloby 3 kursi lagi untuk mencukupi syarat usungan menjadi bakal calon kepala daerag (Bacakada) Sulteng periode 2020-2025.

Jika Arus Abdul Karim maju sebagai bacakada Sulteng, Hasanuddin Ajto pun siap mendampinginya. Hasanuddin Atjo adalah birokrat merangkap pengusaha (Interpreniur) dibidang kelautan dan perikanan. Hasanuddin Atjo juga pencipta teknologi pengembang biakan undang putih yakni Undang Vaname dengan sitem kolam atau tambak yang dilapisi membrane (Plastik) khusus untuk pertanian tambak.

Kalaupun Arus Abdul Karim tidak maju lalu mendorong Dr.Ir.H.Hasanuddin Atjo,MP berpasangan Hj.Nurmawati Dewi Bantilan, SE untuk menggunakan Partai Golkar, maka konstalasi politik makin menarik dan hangat.

Hasanuddin Atjo sendiri sudah mendaftar dan mengembalikan formulir di Partai Golkar, PDIP dan beberapa partai lainnya. Begitupun dengan Nurmawati Bantilan. Arus Abdul Karim sendiri belum pernah terdengar mendaftar ke partai mana, namun yang pasti Partai yang dipimpinnya memiliki 6 kursi di DPRD Sulteng.

Sehingga tinggal menggalang koalisi partai lain yang memiliki kursi 3-4 di DPRD Sulteng. Karena 6 kursi sudah merupakan modal politik untuk maju di Pilgub Sulteng tinggal membangun koalisi untuk penambahan 3-4 kursi, sehingga cukup untuk diusung menuju Pilkada Sulteng 2020.

Dr.Ir.Hasanuddin Atjo, MP merupakan pejabat ASN di Pemprov Sulteng dengan posisi kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Iapun siap mundur jadi Pejabat Birokrasi jika sudah jelas ada partai mengusung dan telah ditetapkan berpasangan dengan siapa?

Undang-Undang No.10 tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, menegaskan bagi Pejabat ASN, anggota DPR/DPD RI, DPRD dan anggota Polri – TNI harus mundur. Hal itu ditegaskan Ketua Badan Legislasi DPR RI Dr.Supratman Andi Agtas, SH, MH.

Sementara beberapa Bacakada lainnya seperti Rusdy Mastura digadang-gadang berpasangan dengan Ma’mun Amir yang diusung Partai NasDem Sulteng dengan perolehan 7 kursi.

Sedangkan Drs.Anwar Hafid belum jelas apakah jadi maju sebagai Cabakada Sulteng atau tidak, namun yang pasti sudah punya modal (4) Kursi di DPRD Sulteng.

Selain itu ada Dr.HM.Hidayat Lamakarate,M.Si yang juga disebut-sebut akan maju sebagai Bacakada, hanya saja belum jelas partai apa, dan apakah berani mundur dari jabatan ASN. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: