Warga Kurang Mampu Akhirnya Bisa Pasang Instalasi PDAM Gratis

Ammank (deadline-news.com)-Mamujusulbar-Masyarakat kurang mampu di kabupaten Mamuju provinsi Sulbar akhirnya bisa menikmati layanan air bersihgratis. Pasalnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra mulai sejak tahun 2013 telah membuka pendaftaran dan pemasangan instalasi secara gratis. Demikian dikatakan Direktur Utama perusahaan daerah air minum Kabupaten Mamuju menjawab deadline-news.com baru-baru ini.

Proyek bertitel Sambungan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SRMBR) ini merupakan inisiatif sendiri oleh Dirut. PDAM Mamuju, Muh. Nur, SE. Terobosan tersebut di lakukan dengan tekatnya memberanikan diri tanpa melakukan tender (Di-Proyekan), dengan mengunakan bantuan dana pemerintah baik itu dari anggaran APBN maupun APBD.

Yang seharusnya dianggarkan menggunakan dana bantuan pemerintah karena memang sudah terkaper dalam program pemerintah. Akan tetapi Muh. Nur, merasa prihati terhadap masyarakat Mamuju yang dinyatak kurang mampu, maka tekatnya berjalan di atas kaki sendiri demi untuk melakukan pemerataan dan kemaslahatan warga yang tidak mampu di wilayah kota Mamuju dan sekitarnya.

Kata Nur pemasangan instilasi gratis ini pada tahap pertama, sudah sebanyak 1000 sambungan kerumah – rumah warga yang ada di kota Mamuju khusunya kecamatan Papalang dan kecamatan Kalukku. Di targetkan tahun 2018 mencapai 3000 sambungan. Pemasangan instilasi tersebut, hanya warga yang rumahnya dekat jaringan pipa PDAM.

“Pendaftaran terbuka yang sejak tahun lalu hingga tahun 2017 ini masih sedang berlangsung,” kata Direktur PDAM Kab.Mamuju baru – baru ini saat di temui di kantornya.

Dan sesuai nama, program ini hanya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah. Di antara indikasinya adalah rumah warga bersangkutan hanya teraliri listrik berdaya 900 watt atau di bawahnya.

Menurut Muh.Nur untuk membantu masyarakat memperoleh layanan fasilitas air bersih yang sehat dari PDAM. Hal ini karena masih banyak warga di sekitaran kota Mamuju di anggap kesulitan mendapatkan penyediaan air bersih saat musim kemarau. Selain itu ada juga warga yang air sumurnya kurang baik, karena banyak kandungan kapur sehingga warnanya keruh dan tidak layak konsumsi.

Dirut PDAM Mamuju ini mengatakan, penyambungan gratis ini,warga hanya akan dikenakkan biaya administrasi penyambungan sebesar Rp. 50.000 saja, dan itu biaya administrasi materai, map dan untuk biaya konsumsi bagi anggota yang memasang instilasi penyambungan di lokasi.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin melakuakn penambahan jaringan untuk pemukiman yang jaraknya sekitar 500 meter, hingga 1 kilomer dari jaringan, tapi dari pihak PDAM tidak menanggung semuanya bahan seperti pipa,”katanya. ***

foto Dirut PDAM MAMUJU Muh.Nur, SE. foto Ammank/deadline-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *