Pekerjaan Saluran Air Bendungan Paku Diduga Gunakan Pasir Sungai Bercampur Lumpur

0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Pakusulbar-Proyek pemeliharaan rutin saluran air bendungan paku di dusun Paku Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polman Sulbar diduga sebagian material menggunakan pasir bercampur lumpur.

Foto pasir yang diduga bercampur lumpur saat diperiksa lengket di tangan. Foto dok deadline-news.com

Sehingga daya rekatnya tidak kuat dan cepat rusak. Diduga pekerja yang dipercayakan oleh rekanan memanfaatkan pasir sungai setempat.

Pantauan deadline-news.com beberapa hari lalu di dusun Paku tepatnya wilayah Mabi Paku terdapat tambang pasir sungai yang diduga dimanfaatkan untuk pekerjaan saluran air bendungan Paku sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer.

Secara kasat mata pasir itu bagus, tapi saat dipegang melengkat dan agak licin, sehingga tidak sama kwalitasnya dengan pasir asal Pincara Pinrang Sulsel.

Rekanan berbendera CV.Hadi Karya Pasatta Erwin yang dikonfirmasi mengaku tidak ada dalam RAB penekanan mesti menggunakan pasi dari Sungai Pincara.

“Tidak ada penekanan disebutkan dalam RAB harus pasir sungai Pincara, tapi yang penting kwalitas pasirnya bagus,”aku Erwin.

Menurutnya pekerjaan itu merupakan tambahan volume setelah pekerjaan utamanya kurang dari volumenya. Sehingga hasil adendum pihak Balai membebankan tambahan pekerjaan kurang lebih 1,5 kilometer.

Selain itu Kata Erwin seluruh pekerjaan tambahan dari Balai sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer itu telah dipercayakannya ke pak Kadir.

“Saya sudah tidak terlibat langsung pada pekerjaan tambahan akibat kekurangan volume pada pekerjaan utama saluran air bendungan Paku mulai dari pintu air, tapi saya sudah mempercayakannya ke pak Kadir. Namun begitu nti jam ke dua saya konfirmasi ke pak Kadir,”aku Erwin menjawab konfirmasi deadline-news.com via whatsappnya Senin siang (13/9-2021).

Erwin mengatakan setelah melakukan koordinasi dengan pak Kadir, pihaknya memerintahkan untuk mengganti pasir tersebut.

“Iye sudah pak andi saya suruh ganti 🙏,”tulis Erwin via chat di whatsappnya.

Sementara itu PPK OPSDA BBWS Pompengan Jeneberang Rusly Effendi Hartono. SE. ST yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya terkait hal itu belum memberikan jawaban.

Begitupun Kepala Operasi dan Pemeliharaan Andi Faisal Fahrial, ST, belum memberikan respon.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: