Hardi : Kita Akan Evaluasi Kepsek

“SMP Negeri 6 Pilihan Pertam, Pendaftar Capai 520 Orang”

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Kelulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Palu tahunb2026 ini  mencapai kurang lebih 5.919 murid.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota Palu
Hardi, S.Pd., M.Pd, menjawab media ini via telepon di aplikasi whatsAppnya Sabtu (4/7-2026) menegaskan seluruh lulusan tersebut tertampung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Menurutnya masih banyak sekolah-sekolah yang akan menampung siswa siswi baru yang tidak terakomodir disekolah pavorit pilihan mereka. Karena pada dasarnya semua sekolah di kota Palu standar kwilitasnya sama.

“Olehnya orang tua diminta agar tidak ragu memasukkan anaknya di sekolah manapun, termasuk sekolah swasta. Karena pemerintah melalui dikbud terus berupaya meningkatkan kwalitas seluruh sekolah di kota Palu, agar semua setara,”jelas mantan Kepsek SMP Negeri 1 Palu itu.

Hardi menegaskan sekolah-sekolah yang staknan tidak mengalami perubahan akan dievaluasi kepala-kepala sekolahnya.

“Karena kepala harus bisa berinovasi, sehingga memiliki dayatarik bagi masyarakat khususnya para siswa siswinya ataupun calon siswa siswinya,”ujar Hardi.

Ia mencontohkan SMP Negeri 6 Palu, kurun waktu 2 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Hartadi Gatot mengalami kemajuan siknifikan, sehingga menjadi pilihan pertama bagi masyarakat di kecamatan Palu Selatan, bahkan dari kabupaten Sigi.

“Kita harus akui kemajuan SMP Negeri 6 Palu, dimana kepseknya mampu berinovasi dengan baik, sehingga membludak peminatnya. Padahal sebelumnya SMP Negeri 6 itu selalui tidak mencukupi kuotanya. Bahkan dicarikan siswa siswi baru untuk mencapai kuotanya. Tapi sekarang malah kelebihan pendaftarnya. Itu artinya masyarakat tertarik dengan kemajuan SMP Negeri 6 Palu itu,”ujar Kadis Hardi.

Kepsek Hartadi Gatot yang menjawab media ini Sabtu (4/7-2026) di ruang kerjanya menjelaskan bahwa tahun pelajaran 2026 ini, pendaftar di SMP Negeri 6 Palu mencapai 520 calon siswa baru. Sedangkan kuota tersedia hanya 288 orang.

“Dengan demikian ada 232 calon siswa baru atau tamatan SD harus mencari sekolah lain,”ujar Hartadi.

Hartadi meneragkan bahwa SMP Negeri 6 Palu hanya tersedia 9 kelas dengan daya tampun hanya 288 siswa.

“Sehingga kami mohon maaf kepada masyarakat kota Palu khususnya para orang tua calon siswa siswi yang sempat mendaftar di SMP Negeri 6 Palu, namun belum terakomodir akibat keterbatasan kuota,”terang Hartadi.

Hartadi mengatakan penerimaan calon siswa siswi baru dibagi kedalam tiga kategori yakni Domisili 40 persen, Afirmasi 20 persen,  Mutasi 5 persen dan  Prestasi 35 persen.

Disinggung soal hambatan dan kendala penerimaan calon siswa dan siswi baru tahun pelajaran 2026 ini, Hartadi mengungkapkan semua berjalan mulus dan tertib, berkat kerjasama yang baik dengan para orang tua.

“Kalaupun ada yang kecewa karena belum terakodir anak-anaknya itu hal biasa. Olehnya kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat kota Palu khusus yang berdomisili di Palu selatan ini, karena telah memilih dan menjadikan SMP Negeri 6 Palu sebagai pilihan pertama. Bayangkan SMP Negeri 6 Palu
Terlihat dari sistem mencapai 95 persen sebagai  pilihan pertama,”sebutnya.

Kata Hartdi pada penerimaan calon siswa dan siswi baru memang diutamakan yang domisilinya dekat dari sekolah dengan perhitungan jarak  0,1 kilometer.

“Dan memang masih  banyak juga jalur zona yang tidak lolos kerena sekalipun rumahnya atau alamatnya  dekat dari sekolah, tapi saat mendaftar karena buru-buru sehingga tidak memperhatikan  zonasinya, sehingga tidak terbaca oleh sistem atau alamatnya belum dirubah pada data depodiknya, sehingga domisilinya tidak terbaca,”urainya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top