Gempa 5,8 Magnitudo Guncang Sigi, Getarannya Dirasakan di Sulsel

“Ada Kerusakan rumah warga di Kulawi Selatan”

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Gempa bumi berkekuatan 5,8 magnitudo mengguncang Kabupaten Sigi Sabtu malam (28/3-2020), sekitar pukul 22:43 wita.

Getaran gempa bumi itu, dirasakan di sebagian wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) diantaranya di Kabupate Luwu Timur, Luwu Utara, kota Palopo, Luwu dan Toraja. Bahkan sampai di wilayah Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Sulbar.

“Om gempa di Palu ya, kita rasakan getarannya sampai di Palopo,”kata Wenes warga Palopo. Halsenada juga dikatakan Patrik warga Luwu.

Sementara itu salah seorang warga Pasangkayu Sulbar Muis menuliskan statusnya di akun face booknya, bagaimana sudah ini, corona kita disuruh tinggal di rumah, sementara Om koro datang lagi, kita sudah menyingkir ke pinggir jalan, bukan diteras lagi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal gempa magnitudo (M) 5,8 yang terjadi Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), tersebut berjenis dangkal berada pada titik koordinat 1,72 lintang selatan dan 120,14 bujur timur Kabupaten Sigi dengan kedalaman 10 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas Sesar Palukoro. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip),” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam (28/3-2020).

Ketua DPRD Sigi Drs.Muhammad Rizal Intjenai, M.Si menjawab konfirmasi deadline-news via handponenya Minggu pagi (29/3-2020), mengatakan akibat gempa bumi 5,8 magnitudo itu, ada beberapa rumah warga rusak di daerah Kulawi Selatan. Namun belum diketahui berapa banyak dan tingkat keparahannya bagaimana.

“Kami belum mendapatkan data akurat berapa banya rumah warga yang rusak dan seberapa besar kerusakannya. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi pak Asrul Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Sigi,”kata ketua DPD Partai Golkar itu.

Kepala BPBD Sigi Asrul yang dikonfirmasi via telepon genggamnya belum bersedia memberikan keterangan.

“Maaf anggota saya masih di lapangan dan masih menunggu informasi dari pak Camat dan anggota saya disana. Jadi nanti satu kali dirilis jangan bertele-tele, habis satu desa ke desa satunya lagi. Olehnya lebih baik satu kali saja,”ujar Asrul dari balik telephone genggamnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top