Diduga Langgar Etika, Pansus Hak Angket Dilaporkan ke BK

foto Bukti Laporan ke BK diterima Staf BK. foto dok Istimewa/deadline-news.com
0

foto berita acara penerimaan laporan. foto dok istimewa/ deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Makassarsulsel-Diduga Melanggar etika dan moralitas Panitia khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulawesi Selatan terhadap Gubernur Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman, ST dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulawesi Selatan di Makassar Kamis (22/8-2019).

Adalah Direktur Eksekutif Forum Pemerhati Masalah Sosial Politik dan Kemasyarakatan (Forsospolmas) Sulsel MS Baso DN yang melapor ke BK DPRD Sulsel itu.

Menurutnya laporannya ke BK itu menyikapi perkembangan politik akhir – akhir ini di Sulawesi Selatan, terutama terkait panitia khusus (pansus) hak angket terhadap gubernur/wakil Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah-H.Andi Sudirman Sulaiman,ST, dimana hasil laporan pansus dinilai terdapat beberapa keganjalan dan terkesan ada unsur ketidakadilan.

MS Baso DN menegaskan terutama pansus abai dan tidak melakukan pemanggilan terhadap beberapa nama – nama yang terungkap dalam persidangan pansus hak angket terhadap beberapa pihak terperiksa. Namun hal tersebut tidak ditindaklanjuti oleh pansus, seperti tidak melakukan pemanggilan terhadap seperti Ferry dan Anggu.

“Saya lihat ada kesan dalam laporan pansus ibarat, leher yang gatal, tapi kepala yang digaruk,” tegas Direktur Eksekutif Forum Pemerhati Masalah Sosial Politik dan Kemasyarakatan (Forsospolmas) Sulsel, MS Baso DN menanggapi beberapa poin rekomendasi dari pansus hak angket DPRD Sulsel.

Lebih jauh dijelaskan, seharusnya pansus hak angket juga merekomendasikan perihal terungkapnya ada bagi – bagi fee sebesar 7,5 persen oleh oknum mantan Pejabat Kepala Biro Pembangunan Jumras seperti yang diungkapkan Andi Irfan Jaya dihadapan pansus hak angket, kepada aparat penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan dan kepolisian.

“Kenapa hal ini tidak dicantumkan di rekomendasi khusus pada poin – poin di laporan pansus hak angket. Yang ada adalah rekomendasi yang dikeluarkan ‘tebang pilih’ dan ada kecenderungan hanya ingin membidik seseorang yakni Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah. Silahkan Badan Kehormatan melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan pelanggaran etik dan moralitas dari oknum – oknum tertentu di parlemen dewan Sulsel,”Terang MS Baso DN.

Dirinya juga sangat menyesalkan sikap yang dilakukan Ketua Pansus hak angket Kadir Khalid yang menurut info dari sumber dikalangan Fraksi PDIP dan PKS yang tidak diundang untuk mengikuti pembahasan poin – poin yang akan dirumuskan sebagai laporan dan rekomendasi pansus hak angket.

Bahkan Ketua pansus hak angket terkesan arogan selama memimpin persidangan terhadap terperiksa dan pihak yang hadir dalam persidangan.

“Persidangan pansus hak angket itu tidak seperti persidangan umum di pengadilan. Persidangan di pansus hak angket semua rakyat bisa hadir menyaksikan tanpa harus dibatasi apalagi dihalang – halangi masuk,”tutur MS Baso DN.

MS Baso DN menegaskan jika alasan karena persoalan tempat harusnya digelar ditempat yang lebih luas dan kalau perlu terbuka, biar semua masyarakat dari berbagai golongan menyaksikan apa dan bagaimana pansus hak angket.

“BK kami dorong harus segera melakukan pemeriksaan terhadap anggota dewan khususnya Pansus hak angket, dan jika ditemukan terjadi dugaan penyalahgunaan kewenangan, maka BK harus merekomendasikan anggota dewan tersebut untuk di proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Baso.

Staf Badan Kehormatan DPRD Sulsel Sudirman yang dikonfirmasi via handpone Kamis malam (22/8-2019) membenarkan jika dirinya menerima laporan aduan dari Direktur Eksekutif Forsospolmas MS Baso DN.

“Iye pak ada tadi sekitar jam 5 sore kami menerima aduan di BK dari Forsospolmas,”akunya singkat.

Ketua BK DPRD Sulsel A.Marzuki Wadeng yang dikonfirmasi via whatsapp dan telepon selulernya di nomor 08218822625X Kamis malam (22/8-2019), terkait laporan Forsospolmas MS Baso DN, menulis belum ada laporan dari sekretariat. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: