Anak Penderita Gizi Buruk Itu Direspon Cepat Pemkot Palu

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Bappeda Dinas Dukcapil Kota Palu dengan sigap cepat langsung menangani salah seorang anak yang mengalami kasus gizi buruk di kelurahan Pantoloan Boya, wilayah kecamatan Tawaeli.

Dari keterangan yang disampaikan Kabid Data dan Informasi Bappeda Kota Palu, Ibnu Mundzir, bahwa anak Naura usia 2 tahun lebih tersebut diketahui mengalami gizi buruk setelah pada Jumat (7/8-2020), oleh relawan yang tergabung dalam yayasan Karampuang melaporkan anak yang mengalami gizi buruk di kelurahan Pantoloan Boya itu.

Dan saat itu juga langsung dilaporkan ke Bappeda Kota Palu dan langsung direspons melalui program Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) dengan mitra dari Unicef.

Respons cepat tersebut dengan mengkoordinasikan pihak terkait didalamnya mulai dari pihak kelurahan Pantoloan Boya kecamatan Tawaeli, pihak puskesma pantoloan, pihak dukcapil kota palu termasuk bersama dengan yayasan karampuang langsung ke alamat anak yang mengalami gizi buruk tersebut.

Saat ditinjau langsung di kediaman anak yang menderita gizi buruk tepatnya di jalan kalimba RT 03, RW 04 kelurahan pantoloan boya melihat langsung kondisinya dan saat itu juga langsung ditangani oleh tim. Mulai dari penanganan medis langsung hingga pemberian asupan gizi juga sekaligus memintakan keterangan kedua orang tua anak yang menderita gizi buruk tersebut.

Pada selasa (11/8-2020), tim Pemkot Palu langsung mengantar anak penderita gizi buruk bersama dengan Ristam dan Fitriani orang tua dari Maura yang menderita gizi buruk tersebut ke puskesmas Pantoloan, setelah itu lalu dirujuk ke RSU Madani untuk penanganan medis lebih lanjut.

Dihari yang sama, Kepala Dukcapil Kota Palu, Hj Rosida Thalib, SH,MH, didampingi Kabid Data dan Informasi Bappeda Kota Palu, Ibnu Mundzir, Lurah Pantoloan Boya, Ridwan Mustafa S.Sos M.Adm KP, fasilitator SIPBM, Fitri Kenedi Mastura, dan Denok serta dari pihak perwakilan yayasan karampuang, menyerahkan dokumen kependudukan berupa kartu keluarga dan KTP.

Tak hanya itu saja dokumen BPJS juga segera menyusul untuk diserahkan. Termasuk juga untuk pemberian bantuan sosial dari Dinas Sosial Kota Palu dan kebutuhan lainnya.

Menurut Kadis Dukcapil Kota Palu, Hj Rosida Thalib bahwa pihaknya bergerak cepat mengurus dokumen kependudukan keluarga pak Rustam tersebut. Sebab sebelumnya keluarga ini benar benar ekonomi lemah dan memiliki enam enam orang anak. Ditambah lagi salah satu anaknya pada dua pekan lalu meninggal dunia dan juga dikabarkan menderita gizi buruk.

Sementara itu, fasilitator SIPBM, Fitri Kenedi Mastura menyampaikan bahwa dengan adanya respon cepat dari pemerintah kota palu tentunya kesehatan Maura anak yang menderita gizi buruk bisa segera membaik dan ekonomi keluarganya tertangani dengan baik.

Senada dengan Fitri, fasilitator SIPBM, Denok menyebutkann bahwa segala aspek dapat dipenuhi melalui SIPBM baik di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, tenaga kerja, sosial, data kependudukan, sehingga dapat diketahui siapa saja yang berhak menerima bantuan seperti: BPJS, KIP, JKN, Rastra dan lain-lain.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top