“Kejari Lidik Dugaan Korupsi Pengadaan Perahu Nelayan dan Penyertaan Modal Perumda”
Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Setelah dugaan korupsi proyek pengadaan 3.844 unitĀ mobiler (Meja dan Kursi) di Dinas Pendidikan kota Palu naik status penyidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu.
Kini diam-diam Kejari Palu juga sedang menyelidiki dugaan korupsi proyek pengadaan perahu kayu nelayan tahun 2022/2023 senilai murang lebih Rp, 900 juta.
Kemudian dugaan korupsi penyertaan modal perusahaan umum daerah (Perumda) kota Palu kurang lebih Rp, 1,4 miliyar untuk biaya proyek tanaman bawang goreng (merah).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Palu Mohammad Rohmadi, SH, MH yang dikonfirmasi di salah satu warkop di kota Palu membenarkan sedang menangani tiga dugaan korupsi di lingkungan pemerintah kota Palu.
“Iya benar, untuk dugaan korupsi proyek pengadaan perahu kayu nelayan dan mesinnya masih dalam proses penyelidikan. Begitu pun dengan penyertaan modal Perumda kota Palu,”aku Rohmadi menjawab deadline-news.com group, detaknews.id, morowalipost.com, deadlinews.co, ikrapost.com dan deadlinews.com beberapa waktu lalu.
Direktur Operasional Perumda kota Palu Rustam Makalama, SE yang dikonfirmasi deadline-news.com group Jum’at sore, mengaku tidak ada penyertaan modal sebesar Rp, 1,4 miliyar ke Perumda tahun 2022.
Namun Rustam mengaku sudah beberapa kali diperiksa terkait dugaan korupsi di Perumda kota Palu itu.
“sdh berapa kali sy di periksa.
Dan ditangani inspektorat sbgai pengembalianš,”tulis Rustam via chat di aplikasi whatsAppnya. ***














