Komisi II DPRD Touna Akan Panggil Bupati dan Dinas PU

0

 

“Terkait Pekerjaan Jamban Yang Anggarannya Dibandroli 22 Miliar”

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) Tounasulteng – Meski pandemi C19 belum berahir, dimana anggaran yang diperuntukan untuk projek infrastruktur dan lainnya yang belum terlalu prioritas dilakukan recofusing untuk penanganan pandemi itu.

Namun saat ini dikabupaten Tojo Una-Una seakan tak memperdulikannya, hal ini dibuktikan dengan begitu banyak pekerjaan proyek yang sudah ditenderkan bahkan sebagian telah dikerjakan dimasa pendemi sedang melanda daerah kita.

Banyak proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang notabene diperuntukkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dalam menekan laju penyebaran virus C19 di daerah itu.

Ungkap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Jafar M Amin saat meninjau lokasi pembangunan Jamban di Desa Cempa Kecamatan Ulubongka pekan lalu.

“Pada tinjauannya itu, ia menemukan kondisi pembangunan jamban tidak sesuai harapan, sebab fakta dilapangan, pembangunanya dikerjakan asal-asalan,” ujarnya.

Jafar menyebutkan, terkait pelaksanaan projek itu, bahwa ada sekelompok pejabat yang coba mengkriminalisasi uang Rakyat.

Sekedar diketahui kata dia, anggaran projek tersebut adalah bantuan Pemerintah Pusat untuk kepentingan rakyat yang bersumber dari dana APBN dibandroli Rp, 20 Miliar.

“Ditambah lagi dana penyertaan modal dari APBD II tahun 2021 sebesar Rp, 2 Miliar, sehingga total anggaran pemabangunan jamban itu sebesar Rp, 22 Miliar.

Jafar menjelaskan, dana pernyataan modal 2 Miliar itu adalah dana pendampingan, namun kata dia pihaknya sempat mencoret usulan itu.

“Berkat kejelian OPD terkait untuk meyakinkan pihaknya maka usulan itu disetujui,”tuturnya.

Ia menyayangkan apa yang di sampaikan OPD itu ke pihaknya saat pembahasan anggaran, semua tak sesuai kenyataan dan realita yang terjadi di lapangan.

Jafar juga menyebutkan, selain itu saat dirinya melakukan tinjauan lapangan dibeberapa tempat lainnya, banyak menemukan pekerjaan yang diduga di kerjakan asal – asalan, tak sesuai dengan gambar perencanaannya.

Sekaitan hal itu, ia mengingatkan kepada Bupati agar mengurusi rakyat sebaik-baiknya, sebab kita diberikan amanah oleh rakyat untuk mengurus uang mereka dan itu akan di pertanggung jawabkan dunia Akhirat.

Dalam waktu dekat ini kata dia, DPRD khususnya Komisi II akan segera memanggil Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Tujuan pemanggilan itu untuk menjelaskan kondisi pembangunan jamban yang diduga dikerjakan asal-asalan.

“Sebab secara defakto pembangunannya jauh dari kata memuaskan,”ujar politisi Nasdem yang telah dua periode menjabat sebagai angleg itu.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: