Om Doel (ikrapost.com)-Palu-Kapoldan Sulteng Irjen pol Endi Sutendi melalui Kabid Humas Polda Kombes Djoko Wienartono menjawab konfirmasi media ini Senin (9/2-2026), mengatakan penyelidikan dugaan tipikor bustrans kota Palu masih dalam proses dan belum ada perkembangan signifikan.
“Pemeriksaan masih berjalan, pengumpulan bukti-bukti dan penyidik masih mencari pembanding yang sama terkait sistem sewa ditempat/kota lain,”ungkapnya.
Namun sebelumnya Kabid Humas Polda Sulteng itu pada Rabu (28/1-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya mengatakan Ditreskrimsus atas dugaan tipikor bustrans kota Palu masih tahap penyelidikan dan 12 orang telah dimintai keterangan, termasuk pihak penyedia bustrans kota Palu dari PT.Bagong Dekaka Makmur dan Kadis Perhubungan Trisno Yunianto, DP.
“Untuk tipikor bus trans palu masih tahap lidik, riksa saksi-saksi dan pihak penyedia bus sebanyak 12 orang,”tulis Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol.Djoko Wienartono.
Jika merujuk ke kota lain di Indonesia, beberapa kota besar yang tingkat kemacetan lalulintasnya sangat tinggi mendapat bantuan bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.
“Bantuan bus trans kota atau subsidi operasional melalui skema Buy The Service (BTS) yang dikenal dengan brand Teman Bus dan pengembangan BRT (Bus Rapid Transit) di berbagai daerah,”kata Menhub RI Dudy Purwagandhi.
Menurutnya pada tahun 2025, subsidi ini direncanakan difokuskan pada 8 kota besar. Berikut adalah daerah yang mendapatkan bantuan/subsidi bus dari Kemenhub:
Kota dengan Layanan BTS (Teman Bus/Trans Metro):
Medan: Trans Metro Deli
Palembang: Teman Bus Palembang
Surakarta (Solo): Batik Solo Trans (BST)
Yogyakarta: Trans Jogja
Denpasar (Bali): Trans Metro Dewata
Banyumas: Trans Banyumas
Surabaya: Trans Semanggi Suroboyo
Makassar: Teman Bus Makassar
Bandung: Teman Bus Bandung
Manado: Teman Bus Manado
Kalimantan Timur: Samarinda/Balikpapan
Catatan:
Beberapa kota seperti Bandar Lampung, Ambon, Sorong, dan Mataram pernah menerima bantuan bus hibah pada tahun-tahun sebelumnya (seperti 2015).
Pada tahun 2025, Kemenhub juga mengalokasikan 150 unit bus sekolah untuk mendukung akses pendidikan di berbagai daerah.
Subsidi BTS pada beberapa rute direncanakan disesuaikan atau dialihkan ke pemerintah daerah pada 2026, seperti pada kasus Batik Solo Trans.
Update akhir 2025 menyebutkan penambahan bus untuk Sekolah Rakyat di Sleman dan Bantul serta armada baru di Sumatera Utara (Mebidang).
Sementara bustrans kota Palu pemkot menyewa dan membiayainya dari PT.Bagong Dekaka Makmur dengan biaya mencapai Rp, 17 miliyar lebih dengan rincian Rp, 1,8 miliyar perbulan.
Sehingga membebani APBD pemkot Palu, sementara jika dilihat dari urgensi bus pelayanan publik belum terlalu penting. Hal ini dapat dilihat setiap hari untung kalau ada penumpang 1, 2 atau 3 orang.
Makanya polda Sulteng setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan LSM langsung melakukan penyelidikan terkait dugaan tipikor bustrans kota Palu sejak menjelang Pilwakot 2024 hingga 2025.
Sebelumnya Kadis Perhubungan kota Palu Sutrisno yang dikonfirmasi via aplikasi telepone whatsAppnya belum bersedia memberikan keterangan konfirmasi. ***

















