DMI Minta Haul Guru Tua Masuk Kalender Pariwisata Sulteng

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Ketua Umum Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sulawesi Tengah Ahmad M Ali menilai Haul Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua) yang setiap tahun dilaksanakan di Kota Palu perlu menjadi satu kegiatan wisata provinsi khususnya wisata religi.

“Maka pemerintah perlu merespons kegiatan ini dengan memasukkan Haul Guru Tua dan Festival Raodhah dalam kalender event pariwisata Sulteng, khususnya wisata religi,” ucap Ahmad M Ali, dihubungi dari Palu, Ahad (15/5-2022).

Haul Guru Tua di Alkhairaat tidak hanya dihadiri oleh umat Islam di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam catatan Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Haul Guru Tua tahun 2022 dihadiri oleh 50.000 umat Islam yang berasal dari wilayah Sulteng, serta umat Islam dari Pulau Kalimantan hingga Papua.

Bahkan, PB Alkhairaat menyebut umat Islam dari Jawa dan Sumatera, dan mancanegara juga hadir di Alkhairaat untuk memperingati Haul Guru Tua.

“Di samping itu, Alkhairaat menjadi titik sentral basis penyebaran pendidikan Islam terbesar di wilayah Kawasan Timur Indonesia yang dipelopori oleh Guru Tua,” kata Ahmad Ali.

Ia juga mendorong Pemerintah Kota Palu dan Pemprov Sulteng untuk bersinergi mengambil bagian secara optimal dalam mengembangkan Haul Guru Tua dan Festival Raodhah.

“Momentum Haul Guru Tua dan Festival Raodhah menjadi momentum strategis yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Ahmad Ali.

Ahmad Ali yang saat ini merupakan Anggota DPR dari daerah pemilihan Sulteng sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem juga akan mendorong Kementerian Pariwisata agar mengakomodir Haul Guru Tua dan Festival Raodhah masuk dalam kalender pariwisata nasional.

“Mari kita bersama-sama memperjuangkan Haul Guru Tua beserta seluruh kegiatan penunjangnya, menjadi satu tujuan destinasi wisata religi secara nasional,” imbuhnya.

Guru Tua tidak hanya berdakwah, tetapi menghibahkan perjalanan hidupnya untuk kepentingan masa depan pembangunan bangsa di bidang pendidikan di Tanah Air.

Dalam masa perjuangan dakwahnya, Guru Tua telah berhasil membangun 420 madrasah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia bagian timur, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, dan Papua.

Semuanya adalah saksi nyata akan dakwah dia yang tak mengenal lelah, yang kini telah mencapai lebih dari 1.700 madrasah.

Perkembangan Alkhairaat saat pesat, Alkhairaat memiliki jenjang pendidikan mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga SLTA tersebar di seluruh Indonesia, utamanya di kawasan timur. Selain itu, Alkhairaat juga memiliki perguruan tinggi yang bernama Universitas Alkhairaat, dan memiliki Rumah Sakit Alkhairaat serta usaha-usaha lainnya di di Sulteng.***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Provinsi Sulteng

Abdul Rauf Terpilih Sebagai Ketua DMI Kabupaten Parigi Moutong

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Musyawarah daerah (Musda) Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menetapkan Abdul Rauf Serang sebagai Ketua DMI Parigi Moutong periode 2022 – 2027.

Rauf Serang terpilih secara aklamasi pada Musda DMI Kabupaten Parigi Moutong yang dipimpin oleh pimpinan sidang Syamsurijal Labatjo, berlangsung di Masjid Darussalam, Kompleks Pelabuhan, Kelurahan Loji, Ahad (15/5-2022).

“Ketetapan Musda DMI Kabupaten Parigi Moutong menetapkan dan mengesahkan Rauf Serang sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Parigi Moutong sekaligus Ketua Formatur,” ucap Pimpinan Sidang Musda PD DMI Kabupaten Parigi Moutong Syamsurijal Labatjo, di Parigi, Ahad.

Ijal sapaan akrab Syamsurijal Labatjo menerangkan, sesuai dengan ketetapan musda DMI Kabupaten Parigi Moutong nomor 05/TAP/Musda-DMI.PRG/2022, Rauf Serang juga ditetapkan sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan paripurna PD DMI Parigi Moutong periode 2022 – 2027.

“Sesuai dengan keputusan Musda kepengurusan dibentuk dalam jangka waktu tujuh hari ke depan,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan musda, DMI Provinsi Sulteng memberikan mandat kepada Harun Nyak Itam Abu sebagai karateker Ketua PD DMI Kabupaten Parigi Moutong. Harun diberikan amanah untuk melaksanakan musda dalam rangka penguatan kepengurusan organisasi DMI di wilayah Parigi Moutong.

“DMI adalah organisasi pengabdian kepada umat. Maka pengurus DMI Parigi Moutong ke depan, harus memiliki itikad dan tekad yang baik semata-mata mengabdi untuk umat lewat peran-peran DMI,” ujar Harus Nyak Itam Abu.

Berkaitan dengan itu, Sekretaris Umum PW DMI Provinsi Sulteng Muchtar Ibnu Masud mengemukakan pengurus DMI Kabupaten Parigi Moutong harus tetap solid untuk mengembangkan fungsi masjid di kabupaten tersebut.

“Pengurus harus tetap solid, fokus terhadap visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ucap Muchtar.

Untuk mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid, kata Muchtar, dibutuhkan gerak cepat dan akselerasi pengurus dalam menjalankan program-program produksi terkait dengan pengembangan fungsi masjid dan pembinaan imam serta pegawai syara.

“Karena itu, kesolidan, kebersamaan menjadi hal penting dalam mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” sebut Muchtar.

Sementara itu Ketua PD DMI Kabupaten Parigi Moutong Rauf Serang mengatakan pihaknya akan segera membentuk kepengurusan untuk menjalankan program-program yang merupakan tindak lanjut dari visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

“Pengurus akan segera kami bentuk dan kami laporkan ke PW DMI Sulteng. Untuk optimalisasi visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid, DMI Parigi Moutong akan bersinergi dengan PW DMI Sulteng,” ujarnya.***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Provinsi Sulteng

DMI Sulteng: Masjid Benteng Peradaban Umat

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan pengurus DMI di semua tingkatan kabupaten/kota se-Sulteng harus menjadikan dan mengembangkan fungsi masjid sebagai benteng peradaban umat.

“Pengembangan fungsi masjid sebagai benteng pembangunan peradaban umat, menjadi prioritas DMI,” kata Sekretaris Umum PW DMI Provinsi Sulteng Muchtar Ibnu Masud dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Parigi Moutong, di Parigi, Ahad (15/5-2022).

Musyawarah Daerah Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Parigi Moutong berlangsung di Masjid Darussalam, Kompleks Pelabuhan, Kelurahan Loji, Ahad.

Dalam musyawarah itu, Muchtar mengatakan, pembangunan peradaban umat berbasis masjid yang ke depan menjadi fokus yaitu, menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan dan sentral pemberdayaan ekonomi umat.

“Dalam konteks pembangunan peradaban umat, DMI fokus pada pengembangan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat,” ucap Muchtar.

Pengembangan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan umat, kata Muchtar, terlebih dahulu DMI akan melakukan pembinaan kapasitas imam masjid dan pegawai syara.

“Sesuai dengan arahan Ketum DMI Sulteng bapah Ahmad M Ali bahwa ke depan, DMI akan melibatkan pondok pesantren untuk membina para imam dan pegawai syara, untuk mengembangkan kapasitas mereka,” sebutnya.

Sehingga ke depan, sebut Muchtar, imam masjid dan pegawai syara dapat menjalankan fungsi masjid sebagai tempat pendidikan, minimal pendidikan Islam khususnya baca dan tulis alquran yang diajarkan kepada anak usia dini.

Kemudian, pada aspek pemberdayaan ekonomi umat, Muchtar menguraikan, DMI Sulteng mengembangkan konsep masjid mart yang dalam waktu dekat akan diluncurkan di Palu.

“Masjid mart ini sedang disiapkan oleh tim yang telah disiapkan oleh Ketum DMI Sulteng bapak Ahmad M Ali. Kita berdoa, Insya Allah niat baik Ketum DMI Sulteng untuk mengembangkan masjid sebagai sentral pendidikan dan pemberdayaan umat dapat diijabah Allah SWT,” ungkapnya.

Muchtar juga meminta kepada pengurus Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Parigi Moutong agar tetap solid, tetap menjaga kebersamaan dan persaudaraan, dan mengedepankan visi DMI yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid dalam menjalankan program organisasi.

“Kata kunci untuk mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid adalah kesolidan dan kebersamaan pengurus. Ini harus benar-benar diperhatikan,” tegas Muchtar.***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Provinsi Sulteng

DMI Sulteng Siapkan Layanan Kesehatan Gratis di Haul Guru Tua

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan layanan kesehatan gratis kepada jamaah yang dalam pada puncak peringatan haul ke 54 Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri.

 

“DMI Sulteng menyiapkan dua posko layanan kesehatan di dua titik pada puncak pelaksanaan Haul Guru Tua di Kompleks Alkhairaat,” ucap Koordinator DMI Sulteng Peduli Haul Guru Tua, Syamsurijal Labatjo, di Alkhairaat Palu, Sabtu (14/5-2022).

Ijal sapaan akrab Syamsurijal Labatjo mengatakan posko layanan kesehatan dilengkapi dengan sarana pendukung serta terdapat dokter, perawat dan puluhan relawan kesehatan.

“DMI juga menyiapkan beberapa unit ambulance di puncak peringatan Haul Guru Tua,” kata dia.

Salah satu posko layanan kesehatan DMI Sulteng berada di dalam lokasi Haul Guru Tua. Posko tersebut menangani 52 pasien yang bermasalah dengan kesehatan.

Para pengurus DMI Sulteng juga aktif dalam membantu panitia pusat Haul Guru Tua memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang ke puncak peringatan Haul Guru Tua.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, ujar Ijal, DMI Sulteng juga menyuplai logistik paket makanan ringan kepada jamaah Haul Guru Tua.

“Paket makanan ringan ini tersebar di tiga posko di pintu-pintu masuk menuju lokasi Haul Guru Tua,” ucapnya.

“Walaupun Pak Ahmad Ali tidak hadir secara fisik, namun marwah beliau selaku Ketua DMI Sulteng terasa hadir di tengah-tengah Abnaulkhairaat pada momen Haul Guru Tua berkat kesigapan dan pelayanan dari pengurus DMi yang hadir,” kata Ijal.

Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud mengemukakan kegiatan penunjang haul yang diselenggarakan DMI Sulteng merupakan bakti sosial wujud nyata kecintaan sinergisitas DMI dengan Alkhairaat.

“Semua kegiatan sosial yang diselenggarakan DMI pada Haul Guru Tua berasal dari Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali,” ujar Muchtar.

Sementara itu Panitia Pusat Haul Guru Tua menyatakan Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali memberikan bantuan 20.000 paket makanan untuk jamaah haul.

Puncak peringatan Haul ke 54 tahun Guru Tua dilaksanakan di Kompleks Alkhairaat di belakang Masjid Alkhairaat. Pantauan di lapangan puluhan ribu Abnaulkhairaat dan umat Islam di Sulawesi Tengah menghadiri puncak peringatan Haul Guru Tua.

“Haul Guru Tua tahun 2022 ini diperkirakan dihadiri 30.000 umat Islam, Abnaulkhairaat dari berbagai daerah di Tanah Air,” ujar Panitia Pusat Haul Guru Tua Sofyan Bachmid.***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

Di Malam Haul Guru Tua, DMI Sulteng Salurkan 1.000 Makanan Ringan

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Dimalam Haul Guru Tua, Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sulawesi Tengah menyalurkan 1.000 paket makanan ringan Jum’at (13/5-2022).

Haul Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua) itu dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai penjuru di wilayah Sulawesi Tengah dan Indonesia bagian timur.

“Iya, di malam puncak sebelum pelaksanaan Haul Guru Tua, DMI menyiapkan 1.000 makanan ringan/snack yang dibagikan kepada jamaah haul di Masjid Alkhairaat,” ucap Koordinator DMI Sulteng Peduli Haul Guru Tua, Syamsurijal Labatjo, di Kompleks Alkhairaat, di Palu, Jum”at malam (13/5-2022).

Abnaulkhairaat dari berbagai penjuru Tanah Air saat ini telah berada di Palu, dan mengikuti pembacaan tahlil, yasin, dan maulid serta barjanzi di Masjid Alkhairaat.

Setiap di Masjid Alkhairaat saat malam puncak sebelum pelaksanaan haul, terlebih dahulu diawali dengan pemanjatan doa yang dihadiri ribuan Abnaulkhairaat.

Kata Syamsurijal antusias yang tinggi dari Abnaulkhairaat mengikuti prosesi rangkaian Haul Guru Tua, menjadi satu perhatian DMI Sulteng, khususnya menyediakan makanan ringan kepada jamaah yang hadir.

“Penyediaan makanan ringan ini merupakan bentuk kepedulian sosial DMI Sulteng kepada tamu-tamu yang hadir di Haul Guru Tua,” kata dia.

Dalam kegiatan sosial itu, DMI Sulteng, kata dia, melibatkan beberapa mitra di antaranya pengurus organisasi Sahabat Masjid.

“Logistik berupa makanan ringan ini merupakan bantuan dari Ketua Umum DMI Sulteng bapak Ahmad M Ali dan pengurus DMI, serta organisasi mitra DMI,” ujarnya.

Haul Ke 54 Tahun Pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri akan dilaksanakan pada Sabtu (14/5). Panitia memperkirakan Haul Guru Tua tahun ini dihadiri sekitar 30.000 orang Abnaulkhairaat.

Beberapa pejabat daerah saat ini telah berada di Kota Palu untuk mengikuti Haul Guru Tua, di antaranya Gubernur Provinsi Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Bupati Pohuwato Saipul A Mbuinga. ***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

DMI Kota Palu Gelar Halal bi Halal dan Siap Sukseskan Haul Guru Tua

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng- Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI), kota Palu menggelar Halal bi Halal sekaligus rapat dan konsolidasi pengurus menjelang pelantikan PD DMI kota Palu serta mensukseskan pelaksanaan Haul Guru Tua ke-54 di kota Palu.

Sekretaris PD DMI Kota Palu, H.M. Ridho Lasimpara pada media ini mengatakan, acara itu dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2022, jam 19.30 sampai selesai di Rumah Kebun milik Ketua DMI Kota Palu, Jl. Bulu Masomba 1 Kel. Lasoani Kec. Mantikulore Palu.

Pada kesempatan itu, Ketua PD. DMI Kota Palu, H. Sirajuddin Ramly, SH,MH, mengemukakan tujuan pelaksanaan Halal Bi Halal yang di laksanakan di rumah kebun miliknya itu, sebagai sarana untuk saling mengenal atau ta’aruf sesama pengurus DMI kota Palu yang baru.

Menurutnya, kepengurusan PD DMI kota Palu baru tersusun 23 April 2022, sesuai rencana jika tidak ada halangan akan dilantik tanggal 21 Mei 2022 oleh Ketua PW. DMI Sulawesi Tengah, H. Ahmad Ali, SE.

Sirajuddin berharap, agar pengurus DMI Kota Palu selalu bersinergi dengan Pengurus Wilayah DMI Sulawesi Tengah dalam hal Program yang diluncurkan oleh DMI Sulawesi Tengah.

“Program yang sudah berjalan, adalah membagikan paket Ramadhan kepada seluruh imam yang berada di wilayah Sulawesi Tengah, Alhamdulillah sudah tersalurkan kurang lebih 10.000 paket. Saat ini DMI kota Palu turut serta bersama DMI Sulawesi Tengah mensukseskan pelaksanaan Haul Guru Tua ke-54 dengan menyalurkan bantuan 20.000 dus nasi kotak selama kegiatan haul dan snack sebanyak 10.000 pada Hari H,”ungkapnya.

Dia mengatakan, pada pelaksanaan Haul Guru Tua tahun ini, DMI Sulawesi Tengah dibantu DMI Kota Palu mendirikan tiga posko konsumsi, satu posko kesehatan dan satu posko pada malam pembacaan tahlil dan tahtim haul dilokasi Haul Guru Tua.

Sementara itu, Sekretaris DMI Sulawesi Tengah, H. Muhtar Ibnu Mas’ud, mengatakan, DMI Sulteng selalu mensupport Pengurus Daerah, termasuk DMI Kota Palu berupa kerjasama atau sinergi program.

“Insya Allah DMI Sulteng sudah memiliki program “Market Mart” yang akan dibangun satu di kota Palu, masing dua di Kabupaten Sigi dan Donggala, akan ada 20 Mart di halaman masjid, ini semua tujuannya untuk mengajak jamaah berbelanja di Mart tersebut, hal ini juga akan menjadi sumber pendapatan bagi masjid dan tentunya sumber pendapatan bagi DMI daerah,”ujarnya.

Hikmah Halal Bi Halal disampaikan oleh KH. Drs Husen Habibu, MM. Mantan Sekda kabupaten Sigi itu menekankan pentingnya silaturahmi dan pentingnya memakmurkan Baitullah atau Masjid Allah SWT.

Turut hadir, Dr. H. Syuaib Jafar, M.Si, Ketua Majelis Pakar DMI Kota Palu, Dr. Haerul Anam, SE.,M.Si, Ketua Majelis Ekonomi Syari’ah DMI Kota Palu serta para pengurus PD DMI Kota Palu. (Dikutip di PD DMI kota Palu).***

Di Haul ke 54 Guru Tua, DMI Sulteng Siapkan 4 Posko

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan satu posko kesehatan dan tiga posko logistik konsumtif di Haul Ke 54 Tahun Pendiri Alkhairaat Habib Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua).

“Iya, sesuai dengan arahan Ketua Umum DMI Sulteng bapak Ahmad M Ali bahwa DMI harus ambil bagian dalam menyukseskan Haul Guru Tua,” ucap Koordinator DMI Sulteng Peduli Haul Guru Tua, Syamsurizal Labatjo, di Palu, Minggu (8/5-2022).

Syamsurizal mengatakan pengurus PW DMI Sulteng telah menggelar rapat untuk menindaklanjuti arahan Ketum DMI Ahmad M Ali terkait dengan peran DMI di Haul Ke 54 Tahun Guru Tua.

Ijal sapaan akrab Syamsurizal Labatjo menerangkan untuk posko layanan kesehatan, DMI Sulteng turunkan tiga orang dokter, tiga perawat dan 20 orang relawan kesehatan, dan tiga unit mobil layanan kesehatan.

“Tim layanan kesehatan ini akan dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, untuk memberikan layanan kesehatan kepada Abnaulkhairaat atau masyarakat yang datang ke Haul Guru Tua,” ujar Ijal.

Tim layanan kesehatan, kata Ijal, sekaligus memberikan pertolongan/layanan medis kepada jamaah Haul Guru Tua, bila ada jamaah yang secara tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan.

“Jadi, jika ada jamaah yang secara tiba-tiba pusing, pingsan, atau gangguan kesehatan lainnya, maka dapat langsung mengunjungi posko layanan kesehatan DMI, di Jalan Sis Aljufri di sekitaran area pelaksanaan Haul Guru Tua,” kata Ijal.

Selanjutnya, sebut dia, DMI Sulteng juga menyiapkan logistik untuk jamaah Haul Guru Tua berupa 10.000 snack dan air minum, yang tersebar di tiga tenda logistik.

“DMI siapkan tiga tenda logistik di sekitar area pelaksanaan Haul Guru Tua, utamanya di Jalan Sis Aljufri. Masyarakat atau jamaah Haul Guru Tua dapat mengakses tiga tenda logistik tersebut untuk mendapatkan snack dan air minum secara gratis,” sebut Ijal yang merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-una.

Logistik berupa 10.000 snack dan air mineral disiapkan DMI pada puncak pelaksanaan Haul Guru Tua, Sabtu 14/5, mulai pukul 7.00 Wita.

“Partisipasi ini semata-mata bentuk kepedulian sosial DMI kepada masyarakat, serta kepedulian sosial dan kecintaan DMI kepada Alkhairaat,” ungkapnya.

Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), ulama besar yang menghibahkan perjalanan hidupnya untuk kepentingan masa depan pembangunan bangsa di bidang pendidikan dan dakwah Islam, di Tanah Air.

Pada 14 Muharram 1349 Hijriah atau 30 Juni 1930 Masehi, dibukalah dengan resmi Madrasah Alkhairaat yang didirikan oleh Guru Tua. Peresmian dihadiri wakil Pemerintah Belanda, Raja Palu Djanggola, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar Kota Palu. Perjuangan Alkhairaat terhitung dimulai sejak 1928.

Haul Ke 54 Guru Tua akan dilaksanakan pada Sabtu 14 Mei 2022 di Kompleks Alkhairaat di Jalan Sis Aljufri Kota Palu. Pengurus Besar Alkhairaat memprediksi Haul Guru Tua tahun ini akan dihadiri sedikitnya 30.000 Abnaulkhairaat dari berbagai penjuru daerah di Tanah Air. ***

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

Ketum: Pengurus DMI Harus Solid Untuk Kembangan Fungsi Masjid

 

Ilong (deadline-news.com)-Palu-Ketua Umum Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah Ahmad M Ali mengemukakan pengurus DMI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota harus tetap solid untuk mengembangkan fungsi masjid di provinsi tersebut.

“Pengurus harus tetap solid, fokus terhadap visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ucap Ahmad Ali, dalam rapat pleno II DMI Sulteng, di Palu, Kamis (28/4-2022).

Ahmad Ali mengatakan DMI memiliki program besar terkait dengan pengembangan fungsi masjid dan pembinaan pegawai syara di 5.000 masjid se-Sulteng.

Program-program tersebut di antaranya, membangun Masjid Mart di masjid yang merupakan pemberdayaan ekonomi umat. Menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan, serta meningkatkan sumber daya manusia pegawai syara.

Karena itu, kata Ahmad Ali, pengurus DMI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tidak perlu menyikapi dan terpengaruh dengan isu-isu negatif yang disebarkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Salah satu isu yang disebarkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab bahwa Ahmad Ali akan mempolitisasi masjid untuk kepentingan politiknya.

“Saya tidak akan lagi maju sebagai calon Anggota DPR dari daerah pemilihan Sulteng. Cukup dua periode saya di DPR,” kata Ahmad Ali.

“Isu-isu tersebut tidak perlu disikapi, ditanggapi. Pengurus DMI fokus saja pada visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ujarnya.

Ahmad Ali menilai, untuk mewujudkan visi tersebut dibutuhkan gerak cepat pengurus. Sehingga pengurus agar tidak terlalu terjebak pada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“AD/ART jangan sampai menjadi penghambat kita dalam gerak cepat mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa waktu ke depan, semua pengurus di tingkat kabupaten/kota harus telah selesai dibentuk, sehingga pelantikan dapat dilaksanakan serentak dalam waktu dekat. Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng.***

 

DMI Sulteng Bangun Kembali Masjid Tertua di Palu

 

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Tengah membangun kembali Masjid Pandapa Alhidayah yang merupakan masjid tertua di Kota Palu.

“DMI akan mengambil peran sebagai bagian dari sejarah pembangunan kembali masjid tertua di Kota Palu ini,” kata Ketua Umum PW DMI Provinsi Sulteng Ahmad M Ali, di Palu, Kamis (28/4-2022) saat melakukan peletakan batu pertama Masjid Tertua di Besusu Barat Palu itu.

Masjid Alhidayah di Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, menjadi salah satu masjid bersejarah di Kota Palu.

Masjid tersebut menjadi salah satu tempat penyiaran dan pengembangan Islam pertama di Kota Palu.

DMI, kata Ahmad Ali, perlu mengabil peran dalam pembangunan kembali masjid tersebut, yang salah satu tujuannya untuk pelestarian nilai-nilai sejarah Islam di Kota Palu.

Peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Alhidayah telah dilakukan langsung oleh Ketua Umum DMI Sulteng Ahmad M Ali.

DMI menargetkan pembangunan kembali masjid tersebut berukuran 6 x 6 meter persegi, berlangsung tiga sampai empat bulan.

“Masjid ini bukan tempat yang baru bagi saya, dahulu sejak saya masih mahasiswa saya sering berkumpul dengan kawan-kawan di masjid ini,” ujarnya.

DMI tidak hanya membangun kembali fisik masjid tersebut, melainkan, sebut Ahmad Ali, juga akan menyediakan berbagai fasilitas penunjang bagi masjid itu, di antaranya terkait dengan pengembangan fungsi masjid sebagai pusat pembangunan peradaban manusia pada aspek sosial-keagamaan, pendidikan dan ekonomi.

Karena itu DMI, kata Ahmad Ali mengajak para dermawan untuk ikut dalam mengembangkan fungsi masjid untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

“Kita butuh seorang muslim kaya, yang bisa bertoleransi, bergandengan tangan mengembangkan Islam di Sulteng,” imbuh Ahmad Ali.

Kedepan, DMI ingin menjadikan masjid-masjid jami di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan di Sulteng menjadi sentral pergerakan dan pertumbuhan ekonomi umat. Sumber: Biro Kominfo PW DMi Sulteng.***

DMI Palu Prioritaskan Pengembangan Fungsi Masjid Untuk Makmurkan Umat

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, memprioritaskan pengembangan fungsi masjid untuk menopang pembangunan kemakmuran umat, dalam program kerja organisasi tersebut.

“Sesuai dengan visi DMI yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid, maka program DMI Palu merupakan tindaklanjut dari visi tersebut yang berorientasi pada pembangunan kemakmuran masjid,” ucap Ketua DMI Kota Palu Sirajuddin Ramli, di Palu, Rabu (27/4-2022).

Sirajuddin mengatakan pengembangan fungsi masjid yaitu menjadikan masjid sebagai pusat perubahan, yang di dalamnya mengandung fungsi pendidikan, sosial dan keagamaan, dan fungsi ekonomi.

Namun, ujar dia, untuk optimalisasi implementasi visi tersebut dibutuhkan kerja sama DMI dengan multi pihak. Termasuk, sinerjisitas DMI Kota Palu dengan PW DMI Sulteng.

“DMI adalah organisasi besar dengan visi yang sangat besar. Kerja sama menjadi kata kunci untuk mewujudkan visi tersebut,” ungkapnya.

Sekretaris Umum PW DMI Provinsi Sulteng Muchtar Ibnu Masud mengemukakan sinerjisitas DMI tingkat provinsi dengan kabupaten/kota, menjadi hal penting untuk pengembangan fungsi masjid sebagai upaya memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

DMI, sebutnya, merupakan satu wadah yang di dalamnya terdiri dari berbagai komponen dan elemen masyarakat dengan latar belakang yang beragam, namun tujuannya satu yaitu mengabdi kepada umat.

“DMI membuka diri dan siap bekerja sama dengan siapapun dan elemen apapun, dalam rangka memakmurkan umat/masyarakat,” kata Muchtar.

DMI Kota Palu telah menggelar musyawarah daerah pada Selasa malam (26/4), di Sekretariat PW DMI Sulteng. Dalam musyawarah itu, Sirajuddin Ramli ditetapkan sebagai Ketua DMI Kota Palu periode 2022 – 2027.

Sirajudin Ramli merupakan salah satu perwira aktif yang saat ini bertugas di Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). AKBP Sirajudin Ramli pernah menjabat sebagai Kapolres Parigi Moutong.

“Saya telah menghadap kepada Kapolda Sulteng untuk memohon izin dan restu beliau, dan Alhamdulillah Bapak Kapolda memberikan restu kepada saya untuk menjadi pengurus DMI Kota Palu membantu Ketua PW DMI Sulteng Ahmad M Ali, ujarnya. ***