Bupati Buol 2024-2029 Risharyudi Triwibowo dalam intaian “bahaya” atas dugaan korupsi atau gratifikasi saat menjadi stafsus di kementerian Ketenaga Kerjaan RI.
Sebagai bukti keterlibatannya dalam dugaan korupsi, komisi pemberantasan korupsi (KPK) menyita motor gede jenis Harley Davidson warna merah.
Ia diketahui merupakan mantan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sebelum menjabat sebagai Bupati Buol.
Penyitaan dilakukan KPK dari “penguasaan” Risharyudi Triwibowo yang notabene mantan Stafsus Menteri Kentenaga Kerjaan sebagaimana dikutip dari Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis kepada sejumlah media di Jakarta, Selasa (22/7-2025) malam.
Moge tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.
Kendaraan itu diangkut langsung dari kediaman pribadi Risharyudi Triwibowo di Jakarta dan kini telah diamankan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara (Rupbasan) KPK, Cawang, Jakarta Timur.
Secara visual, moge tersebut tampil mencolok dengan dominasi warna hitam, tangki merah menyala bertuliskan Harley Davidson, serta detail mesin dan kabel berwarna merah yang memperkuat kesan mewah dan eksklusif.
Berdasarkan penelusuran penulis yang dikutip dari berberapa media online ini, Harley Davidson Sportster Iron 883 dijual dengan harga baru mencapai Rp448 juta di pasar Indonesia, sebanding dengan harga satu unit mobil keluarga seperti Toyota Innova.
Sementara itu, mengacu pada situs resmi Harley Davidson, harga global tipe Sportster Iron 883 berkisar mulai dari 8.949 dolar AS atau sekitar Rp120 juta.
Namun, harga di Indonesia meningkat tajam karena dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) serta beban biaya impor lainnya, yang membuatnya melampaui Rp200 juta bahkan mendekati Rp500 juta, (dikutip di beritasulteng.id).
Dengan disitanya Moge dari kediaman Bupati Buol Risharyudi Triwibowo oleh KPK merupakan alamat buruk Bupati Buol itu dalam “Bahaya”.
Dan siap-siap wakil Bupati Muh.Natsir Dai Maroto naik tahta menggantikan Risharyudi Triwibowo jika kemudian ia ikut terseret arus deras korupsi di Kementerian Ketenaga Kerjaan itu.
Semoga saja Bupati Buol Risharyudi Triwibowo tidak ikut ditahan oleh KPK bersama yang lainnya dalam pusaran kasus dugaan korupsi di Kementerian Ketenaga Kerjaan jaman Ida Fauziyah. ***














