Aspidsus Bersama Penyidik Ekspose Dugaan Korupsi PU Sigi di KPK

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Diam-diam Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Joko Susanto, SH, MH bersama tim penyidiknya ternyata telah berkoloborasi dengan komisi pemberantasan korupsi (KPK) RI untuk melakukan penuntasan penyidikan dugaan korupsi dana proyek pembangunan ruas jalan Sadaunta-Lindu dan Peana – Kalamantan.

Adalah Ekspose perkara di KPK atas dugaan korupsi anggaran pada proyek jalan Sadaunta – Lindu dan Peana – Kalamanta di KPK Senin – Selasa (16-17/10-2017). Demikian dikatakan Kasi Pengkum dan Humas Kejati Sulteng Andi Rio Rahmatu, SH, disela-sela pelantikan dan serah terima jabatan Kajari Morowali dari Muh.Mansyur, SH, MH ke Hartadi Kristianto, SH, MH Rabu (18/10-2017), di Ruang Aula Baharuddin Lopa, Kejati Sulteng.

Menurut Andi Rio, penyidik Kejati dibawah komando Aspidsus Joko Susanto, SH, MH terus melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi di PU Sigi itu. Agar kasus itu dapat dituntaskan secepatnya, maka Aspidsus bersama tim penyidik diundang ke KPK untuk melakukan ekspose perkara.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa anggaran proyek jalan Sadaunta – Lindu sebesar Rp.7,708,641,000, di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sigi, namun realisasinya hanya Rp,6,258,475,440.

Dan Kemudian paket pembangunan jalan Peana-Kalamanta yang menelan anggaran sebesar Rp,20,348,000,000, tapi realisasi volume hanya senilai Rp. 17,092,320,000. Dugaan korupsi dua paket proyek jalan tersebut diatas, merupakan hasil audit badan pemeriksa keuangan (BPK) RI perwakilan Sulteng di Palu pada tahun 2016.

Sehingga diduga telah terjadi kerugian Negara sebesar Rp, 8,256,788,759, sebagai mana temuan hasil audit Badan pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Sulawsi Tengah yang dilaporkan pada tahun 2016. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top