3 Jam Kadis Pertanian dan Holtikultura Bersama Kelompok Tani

Bang Doel (deadline-news.com)-Lombosulsel-Sekitar 3 jam Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Pinrang Andi Tjalo Kerrang bersama para kelompok tani di Desa Benteng Paremba Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang.

Pertemuan itu berlangsung usai salat Jum’at (5/1-2018), tepatnya pada pukul 13-15:30 wita di areal persawahan kelompok Tani Galang-Galang H.Sere (65) yang notabene Kadus Lombo.

Puluhan warga yang tergabung dalam kelompok tani di wilayah Desa Benteng Paremba hadir dalam pertemuan silaturahmi dengan Kadis Pertanian dan Holtikultura Andi Tjalo Kerrang.

Dalam pertemuan itu Sekdes Benteng Paremba Burhanuddin mewakili warga kelompok tani meminta alat perontok jagung. Selain itu Kadir kelompok Tani Pammasepuang mengeluhkan irigasi yang tengah tersumbat, sehingga mengurangi debet air masuk ke lahan pertanian mereka.

Kunjungan kerja Kadis Pertanian dan holtikultura Pinrang itu untuk melihat langsung proyek percetakan sawah baru di Desa Benteng Paremba yang tersebara di empat dusun, yakni Lombo, Indoapping, Kandokan dan Rajang Balla.

Dalam pertemuan itu terungkap, bahwa lahan percetakan sawah baru yang dibagun tahun 2015 silam, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, walau belum maksimal. Hal itu terjadi karena system irigasinya (pengairannya) belum maksimal.

Sehingga pada musim tanam pertama hasilnya tidak seberapa. Kemudia pada musim tanam kedua malah hampir gagal, sebab ada kelompok tani hanya berhasil memanen tidak lebih dari 1 karung.

“Tapi pada musim tanam ketiga akhir 2017 ini dan awal tahun 2018, Insha Allah berhasil sesuai harapan. Sebab system airnya sudah menggunakan pipanisasi dengan menggunakan dana desa,”ujar Kades Benteng Paremba M.Yusuf yang diamini Sekdesnya Burhanuddin.

Kades Benteng Paremba M.Yusuf menjawab deadline-news.com membenarkan awalnya proyek percetakan di desanya pada musim tanam pertama dengan luas lahan baru 25 hektar cukup berhasil. Namun pada musim tanam ke 2 hampir gagal karena kelompok tani ada yang hasil panennya hanya 1 karung. Bahkan ada yang stengah karung setiap petaknya.

Pada tahun 2017, pemerintah Desa menggunakan anggaran desa untuk membangun jaringan air lewat pipa nisasi untuk mengairi sawah para kelompok tani.

Kadis Pertanian dan Holtikultura Andi Tjalo Kerrang dihadapan masyarakat Desa Benteng Paremba mengaku sering jalan masuk ke daerah itu pada saat masih menjadi tenaga honorer di Pertanian. Dan pada tanggal 20 Nov 2017, diangkat menjadi Kadis Pertanian dan holtikultira.

Pada pertemuan bersama warga kelompok tani itu, Kadis Pertanian Andi Tjalo Kerrang menjelaskan bahwa dinasnya saat ini tengah memprogramkan banyak hal yang berkaitan dengan pertanian dan holtikultura yakni penanaman Padi, Jagung, Kedelai, dan Bawang.

Selain itu program pengendalian hama, baik penggerek batang maupun tikus.

“Yang perlu diwaspadai adalah hama Tikus. Karena tidak dilihat. Tapi bisa merusak tanaman. Bahkan ada 3 kecamatan di Kabupaten Pinrang yang pernah gagal panen, akibat diserang hama tikus. Namun begitu harus juga diwaspadai hama penggerek batang,”tutur Kadis Pertanian yang baru 2 bulan lebih menjabat itu. ***

foto puluhan kelompok tani yang tengah menyimak penjelasan Kadis Pertanian dan holtikultura Pinrang Andi Tjalo Kerrang. foto Bang Doel/deadline-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top