Walikota Ajak Pengusaha dan Buruh Bersama Bangun Perekonomian Kota Palu

foto Walikota palu menerima santunan dari BPJS untuk pekerja yang meninggal dunia. foto humas pemkot Palu/deadline-news.com
0

Ilong (deadline-news.com)-Palukotakailisulteng-Wali kota Palu Drs.Hidayat, M.Si mengajak para buruh, pekerja, dan pengusaha agar bersama-sama membangun kembali perekonomian di kota Palu pascabencana Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi 28 September 2018 silam.

“Mari para pengusaha, buruh dan pekerja untuk bersama-sama pemerintah kembali membangun perekonomian kota Palu, pasca bencana alam 28 September 2018 lalu,”ajak Walikota Palu Hidayat pada acara dialog hari Buruh Sedunia (May Day) di Taman Gor Palu Rabu (1/5-2019).

Wali kota Hidayat didampingi Plh. Sekretaris Daerah kota Palu Imran M. Lataha bersama para pimpinan OPD lingkup Pemerintah kota Palu saat menghadiri Dialog memperingati Hari Buruh Sedunia itu.

Dialog itu menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai latar belakang yang berbeda, baik dari Pemerintah kota Palu, Serikat Buruh (SB), Serikat Pekerja (SP), Praktisi, dan lainnya tersebut membahas tentang 7 (tujuh) poin Petisi Serikat Pekerja/Serikat Buruh untuk Pemerintah yang ditandatangani oleh perwakilan serikat buruh di kota Palu.

Adapun poin-poin Petisi yang diajukan para Buruh yaitu (1) Pemerintah menjamin hubungan industrial yang harmonis dan proporsional di kota Palu, (2) Menindak tegas perusahaan investasi melakukan sistem out shorcing yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan, (3) Menindak tegas pemberangusan SP/SB dalam perusahaan maupun di luar perusahaan dengan cara apapun terhadap pengurus SP/SB.

Sementara itu (4) Revisi/Cabut PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, karena tidak lagi melibatkan SP/SB dalam penentuan UMK (penentuan upah berdasarkan KLH tidak berlalu lagi), (5) Membantu pengurus dan anggota SP/SB pada dampak Bencana 28 September 2018 yang kehilangan keluarga dan harta benda, (6) Mengalokasikan dana APBD minimal 5% untuk kesejahteraan atau pembinaan organisasi SP/SB khusus kota Palu Kaombona, dan (7) Memfungsikan dewan Tripartid dalam pembinaan hubungan industri di kota Palu.

Dialog May Day 2019 di kota Palu itu mengangkat tema “Menjamin keberlangsungan Hubungan Industrial yang Profesional, Humanis, dan Berkeadilan untuk Membangun Kembali Kota Palu yang Lebih Baik.”

Berbagai kegiatan, dilaksanakan Pemkot Palu bekerjasama para Organisasi Buruh menjelang pelaksanaan hari buruh sedunia. Kegiatan itu diantaranya Dzikir Akbar, pertandingan Domino, Jalan Santai sambil pungut sampah, dan penanaman pohon di Hutan kota Kaombona Jabal Nur.

Dalam sambutannya, Wali kota Hidayat mengatakan rangkaian kegiatan-kegiatan dalam menyambut peringatan hari Buruh Sedunia, akan lebih dikembangkan lagi pada tahun depan (2020). Rencananya, May Day akan dimeriahkan dengan berbagai jenis cabang lomba antar Perusahaan melawan perusahaan lainnya.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Buruh atau tahun 2019 kepada seluruh buruh khususnya para buruh di kota Palu,” ucapnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan jaminan kecelakaan kerja meninggal dunia dan jaminan hari tua dari BPJS Ketenagakerjaan kepada 2 (dua) ahli waris pekerja yang telah meninggal dunia sebesar Rp. 491 juta dan Rp. 240 juta. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: