Keseruan Guru, Siswa Bersama Walikota dan Kadis Dikbud di Hardiknas

foto kesriuan guru, siswa foto bersama walikota Drs.Hidayat, M.Si dan Kadis Dikbud Palu Ansyar Sutiadi. foto bang Doel/deadline-news.com
0

foto siswa siswi bersama Walikota Drs.Hidayat, M.Si dan Kadis Dikbud Kota Palu Ansyar Sutiadi. foto Bang Doel/deadline-news.com
foto Keseruan anak paskibraka bersama walikota Hidayat dan Kadis Dikbud Ansyar Sutiadi. foto bang Doel/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palukotakailisulteng-Keseruan menyelimuti peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2 Mei 2019 di lingkup Pemerintah Kota Palu. Bagimana tidak, peringatan Hardiknas ini berlangsung dalam suasana damai nan penuh rasa kekeluargaan.

Para guru, siswa-siswi dan masyarakat bergantian foto beramai-ramai bersama walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Ansyar Sutiadi.

Prosesi seremoni hardiknas berlangsung di halaman kantor Walikota Palu. Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si memimpin langsung Upacara Peringatan Hardiknas itu Kamis, (2/5-2019)

Dalam arahannya, Wali kota Hidayat yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhaddjir Effendy menyatakan bahwa saat ini peserta didik didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Sehingga lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru.

“Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru, untuk menerapkan Pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui Tri Pusat pendidikan: keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan.

“Selaras dengan itu, posisi kebudayaan sebagai basis pendidikan nasional semakin kukuh dengan disahkannya undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Kongres Kebudayaan tahun 2018,”tuturnya.

Lebih lanjut, Wali kota mengatakan dalam perspektif Kemendikbud pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menekankan dua penguatan yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali keterampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

“Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” katanya.

Upacara Hardiknas kota Palu dihadiri para Guru dan siswa tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP sederajat se-kota Palu dengan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Serta disemarakkan dengan penampilan-penampilan tarian dan drum band dari beberapa sekolah.

Di samping itu juga, Upacara dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Wali kota Palu tentang Masyarakat Peduli Lingkungan kepada para masyarakat yang dianggap memiliki kontribusi lebih dalam hal menjaga kebersihan kota Palu.

Adapun masyarakat tersebut yakni Muhammad Fadly, Agusdiansyah, Indra Gunawan, Mohamad syaiful, H. Marsuki, Dr. Thamrin Ta’lebe, M.Ag, dan Andi Besse Fatima Adam yang merupakan salah seorang wartawan dengan penghargaan sebagai “Wartawan Peduli Lingkungan”.

Dalam kesempatan tersebut Wali kota Hidayat juga menerima Piagam Penghargaan dari Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI atas Pencapaian 100 % Pengiriman Data Mutu Pendidikan tahun 2018 serta 2 (dua) Penghargaan lain untuk kota Palu sebagai Peringkat Kedua atas pencapaian Standar Nasional Pendidikan jenjang SD tingkat provinsi Sulteng tahun 2018 dan Piagam Penghargaan peringkat kedua atas pencapaian Standar Nasional Pendidikan jenjang SMP tingkat provinsi Sulteng tahun 2018. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: