Pinjam Uang Atas Nama Pribadi, Mobdis Kadis BPKAD “Dijaminkan”

 

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Tolitoli-Menggelikan sekaligus memalukan institusinya kelakuan Kepala dinas Badan pengelolaan keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) kabupaten Tolitoli Najaruddin Lanta,SH.

 

Bagaimana tidak Najaruddin pinjam uang ke Ibu Ara secara pribadi (personal) yang nilainya mencapai Rp, 2 miliyaran.

Gub Sulteng H.Risdy Mastura

 

Cekalanya lagi ketika si pemilik uang datang menagih sambil “marah-marah” di kantor yang dipimpin Najaruddin, terpasak mobil dinas (Mobdis) jadi jaminan untuk menenangkan sang pemilik uang.

Dewan masjid

 

Bisa-bisanya pengelola uang ratusan miliyara atau tempat para organisasi perangkat daerah (OPD) menagih uang, malah terlilit utang “rentenir” Rp,2 miliyaran.

 

Kepala BPKAD Najaruddin Lanta, menjawab konfirmasi deadline-news.com mengakui adanya pinjaman personal (Pribadi) BPKAD, tidak terkait dengan keadaan kas daerah.

H.Longki Djanggola

 

“Pinjaman atas nama pribadi,…tdk terkait dgn keadaan kas daerah,.. Dan tdk juga tergantung kegiatan kantor,…serta tdk ada hutang kantor kpd pihak lain n jumlahnya tdk sebanyak itu.. Tks,”tulis Najaruddin via chat di whatsAppnya Kamis (13/4-2023).

Anwar Hafid

 

Sebelumnya telah diberitakan hak koreksi Najaruddin terkait dengan pemberitaan deadline-news.com edisi Rabu (12/4-2023) dibawa judul “Pemda Tolitoli Diduga Pinjam Uang Ke Rentenir Rp, 2 M” mendapat koreksi dari Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan asset daerah (BPKAD) Najaruddin Lanta,SH.

 

Berikut ini isi lengkap hak koreksi Najaruddin Lanta,SH ;

 

Waalaikumsalam,.. Makasih pak andi…. Atas beritanya dapat saya sampaikan bahwa tidak benar pemda Tolitoli terlilit hutang dengan rentenir.

 

Yang benar personal kantor BPKAD telah meminjam sejumlah uang kepad yang namanya ARA untuk jangka waktu tertentu.

 

“Tidak ada jaminan apapun. Namun sampai saat ini belum diselesaikan. Soal mobil dinas, sebenarnya bukan menjadi jaminan,.Hanya saja pada kejadian di kantor bulan maret 2023 kemarin,. Terjadi insiden/keributan..antara ibu ARA dengan kami,”kata Najaruddin.

 

Majarussin menjelaskan agar supaya tidak ribut n ibu ARA bisa tenang,.sy bilang bawah sj itu mobil dinas dan jika kami dapat uangnya, serahkan kembali mobil tsb, jadi bukan disita… yang hingga hari ini kami masih berupaya menyelesaikan masalah hutang piutang ini.

“Yang namanya chi atau porong, saya tidak kenal… Tks,”akunya. ***

Sementara itu dari pihak Prokopim Sekretariat daerah Kabupaten Tolitoli menyampaikan mengklarifikasi bahwa
Hingga saat ini Pemerintah Daerah tidak pernah melakukan transaksi pinjaman dari pihak manapun, apalagi dengan pihak RENTENIR.

“Assalamu’alaikum…
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli saya menyampaikan bahwa pemberitaan Deadline-News Rabu tanggal 12 April 2023 terkait dugaan Pemda Tolitoli pinjam uang ke rentenir, TIDAK BENAR.

Hal ini telah diklarifikasi dan ditegaskan melalui Deadline-News Kamis tanggal 13 April 2023 bahwa itu adalah pinjaman PERSONAL dan tidak ada hubungannya dengan Pemerintah Daerah.

Hingga saat ini Pemerintah Daerah tidak pernah melakukan transaksi pinjaman dari pihak manapun, apalagi dengan pihak RENTENIR.

Untuk itu mohon rekan-rekan tidak memberikan statemen/pemberitaan sebelum konfirmasi dengan Pemerintah Daerah melalui Bagian Prokopim Setdakab. Tolitoli. Demikian untuk diketahui. PROKOPIM.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *