Minggu Ini Penetapan Tsk Dugaan Korupsi di Bawaslu

“Dugaan Korupsi Untad Menunggu PKKN”

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Tim penyidik Kejaksaan Tinggi sulawesi tengah (Kejati) Sulteng menjadwalkan penetapan tersangka (tsk) dugaan korupsi di badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) sulteng.

“Wslm, klo bawaslu insya Allah dalam minggu ini penetapan tsknya,”kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) sulteng Agus Salim, SH, MH melalui pelaksana tugas (PLT) Kasi Penkum Abdul Haris Kiay,SH, MH menjawab deadline-news.com group detaknews.id dan deadlinews.co Senin (18/3-2024) via telepone di aplikasi whatsAppnya.

Disinggung soal dugaan korupsi alat kesehatan laboratorium (Lab) fakultas kedokteran universitas tadulako (untad) Palu, Haris mengatakan masih menunggu perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dari badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP) RI perwakilan sulteng.

“Kalau Lab untad masih menunggu hasil PKKN,”sebutnya.

Sebelumnya telah diberitakan proses penyidikan dugaan korupsi di badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) atas dugaan korupsi senilai Rp, 900 juta dari total anggaran Rp, 56 miliyar terus digenjot.

Lalu siapa yang akan jadi tersangkanya (TSK) dalam dugaan korupsi di Bawaslu sulawesi tengah itu?

Apakah pejabat di sekretariat ataukah komisionernya? Yang pasti rumah pejabat pembuat komitmen (PPK) Sakila Labenga (SL) telah digeledah tim penyidik kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Dan dalam penggeledahan itu tim penyidik telah menyita uang dan beberapa lembar sertifikat tanah yang diduga berkaitan dengan penyidikan korupsi di Bawaslu itu.

Pelaksana tugas (PLT) Kasi Penkum Kejati Abdul Haris Kiay, SH, MH dalam keterangannya Selasa lalu (16/1-2024) mengatakan dalam waktu dekat tsk dugaan korupsi di Bawaslu akan ditetapkan seiring telah keluarnya hasil audit badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP).

“Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan penetapan tersangkanya. Kita tunggu saja, karena hasilnya sudah keluar,‚ÄĚkata Haris dengan nada meyakinkan awak media.

Disinggung soal perkembangan alat kesehatan laboratorium (alkes Lab) Untad Haris mengatakan sementara proses penyidikan dan permintaan keterangan ahli.

Ikuti terus perkembangan dugaan korupsi di Bawaslu Sulteng dan Untad di deadline-news.com group detaknews.id dan deadlinews.co. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top