Widi (deadline-news.com)-Ambon-Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI termasuk Drs. H. Longki Djanggola, M.Si tengah bertemu dengan jajaran manajemen yakni Komisaris dan Direktur Bank Maluku dan Maluku Utara, di Kota Ambon Kamis (16/4-2026).
Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR RI Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Dr. Dede Yusuf Macan Effendi memandu jalannya pertemuan ini.
Dalam pemaparan Direktur Utama Bank Maluku Utara Syahrisal Imbar terungkap kinerja luar biasa dari BUMD sektor jasa keuangan daerah ini, selain hal-hal terkait.
Disampaikan Dirut Syahrisal, di tengah dominasi bank besar, baik Himbara maupun swasta, bank daerah di Kota Ambon Manise ini, tumbuh melesat.
Saat ini, Bank Maluku Maluku Utara sudah punya aset ±Rp10 triliun. Labanya naik hingga 30%. Ini bank daerah yang ibaratnya sedang “lari sprint”. Agresif, ekspansif, dan menarik perhatian.
Ini hampir mencapai jumlah aset Bank Sulteng. Dari data yang ada tercatat aset Bank Sulteng mencapai ±Rp14 triliun. Sedang laba tumbuh hampir 20%.
Tentu masih harus terus berusaha mengejar bank-bank daerah lain seperti Bank DKI, dan BJB yang disebut Raja Bank Daerah.
Sebagai catatan Bank DKI punya aset sejumlah ±Rp83 triliun dengan laba Rp1 triliun lebih. Sementara itu, raksasa bank daerah, Bank Jawa Barat, asetnya sudah tembus Rp221 triliun. ***

















