Bupati Tolitoli: Kendaraan Dinas “Di Tangan Rentenir” Itu Sudah Jelas Salah

 

“Terkait Pinjaman Ke Rentenir, Itu Pribadi Oknum di Keuangan Daerah Bukan Pemerintah”

 

Mahdi Rumi (deadline-news.com)-Tolitoli- Setelah ramai di perbincangkan di Sosial media dan diberbagai Group Whatsapp, terkait Pemerintah Daerah Tolitoli diduga pinjam uang ke rentenir 2 Milliar, akhirnya Bupati Tolitoli Amran Hi Yahya angkat bicara, dikutip di kabartuday.com Kamis (13/4-2023) Siang.

Gub Sulteng H.Risdy Mastura

Dikutip di kabartoday.id, terkait adanya Pinjaman uang kepada rentenir yang diduga dilakukan Pemda sebesar Rp 2 Miliar, Bupati Tolitoli Amran Yahya menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli tidak perna melakukan peminjaman kepada rentenir sebesar Rp, 2 Miliar.

H.Longki Djanggola

“Terkait ada peminjaman kepada rentenir itu bukan dilakukan oleh pemerintah, melainkan murni oknum yang ada di Badan Pengelolaab Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) yang melakukan peminjaman secara pribadi,”ungkap Bupati Amran.

 

Amran mengatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah saat ini tidak lagi sama seperti tahun tahun sebelumnya.

Anwar Hafid

khusus pada tahun 2023 pengelolaan keuangan dilakukan menggunakan sistem Aplikasi yang sangat ketat.

“Sudah sering saya sampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar jangan perna bermain-main dengan uang negara. Karena resikonya sangat besar,”tegasnya.

Disinggung terkait adanya jaminan kendaraan yang di berikan kepada rentenir, Bupati menegaskan soal kendaraan yang saat ini ada di tangan rentenir, itu sudah jelas salah, karena kendaraan ini milik negara bukan pribadi, jadi biar saja nanti mereka yang berurusan dengan polisi.

 

Himbauan iuran sampah

 

“Saya juga bingung, kok dari pihak rentenir mau terima jaminan mobil negara yang diberikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah. Kalau bisa dibilang ini dua-duanya tidak paham aturan terkait barang milik Negara,”kata Bupati Sambil tertawa.

Syarifuddin Hafid
Hendri Muhidin

 

“Iya, Dinda kalau tadi tidak salah saya dapat info, bahwa Kendaraan dinas yang dijadikan jamin tersebut saat ini telah dikembalikan oleh pihak rentenir BKUD. Sekali lagi saya sampaikan terkait pinjam meminjam itu urusan Pribadi bukan Pemerintah Daerah,”jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *