Fokus Perkuat Ekosistem Durian, Hengky Mundur Dari PSI

Zubair (deadline-news.com)-Palu-Hengky Idrus, S.P., M.Si., menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Sulawesi Tengah.

Keputusan tersebut diambil seiring dengan keinginannya untuk lebih fokus pada pengembangan dunia usaha dan penguatan ekosistem komoditas durian di Sulawesi Tengah.

Hengky saat ini juga dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN) Sulawesi Tengah, dengan aktivitas yang berfokus pada pengembangan sektor perkebunan dan ekosistem durian di daerah.

“Saya mengambil keputusan ini setelah mempertimbangkan dengan matang arah pengabdian dan fokus yang ingin saya jalankan ke depan. Saya ingin lebih berkonsentrasi pada pengembangan usaha dan ekosistem komoditas durian,” ujar Hengky, Senin (28/9-2026).

Menurut Hengky, pengembangan durian membutuhkan perhatian berkelanjutan, mulai dari sektor hulu, budidaya, peningkatan kualitas produksi, pascapanen, hingga penguatan akses pasar.

“Sebagai Ketua APDURIN Sulawesi Tengah, saya melihat masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan bersama untuk membangun ekosistem durian yang kuat dan berkelanjutan. Ini membutuhkan fokus dan waktu,” katanya.

Selain aktivitas di dunia usaha dan sektor durian, Hengky juga akan memberikan perhatian pada berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Ia menyebut akan tetap memberikan dukungan terhadap kerja-kerja sosial kemasyarakatan bersama Ahmad Ali, Ketua Harian PSI Pusat.

“Saya juga akan memberikan perhatian dan dukungan pada berbagai kegiatan serta kerja-kerja sosial kemasyarakatan bersama Kanda Ahmad Ali,” ujarnya.

Hengky menegaskan, keputusan mengundurkan diri dari kepengurusan PSI Sulawesi Tengah tidak mengurangi rasa hormat dan hubungan baik yang telah terbangun dengan keluarga besar PSI.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran PSI Sulawesi Tengah atas kebersamaan, kepercayaan, dan pengalaman yang telah menjadi bagian dari perjalanan dirinya.

“Saya berharap silaturahmi dan hubungan baik tetap terjaga. Setiap perjalanan memiliki ruang pengabdian masing-masing. Saat ini saya memilih memberikan lebih banyak energi untuk dunia usaha, penguatan komoditas daerah, dan kerja-kerja sosial kemasyarakatan,” tutur Hengky.

Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Sulawesi Tengah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top