Zubair (deadline-news.com)-Palu-Puluhan ribu masyarakat Sulteng datang dari berbagai daerah tumpah ruah memadati sepanjang Jalan Samratulangi, Kota Palu, pada Jumat (6/3/2026) dalam kegiatan Berani Buka Puasa Bersama (Bukber) Sulteng Nambaso yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Warga Sulteng yang hadir dalam semarak Berani Bukber Nambaso itu ada yang berasal dari Sigi, Donggala, Parigi dan kota Palu. Diperkirakan 20an ribuh masyarakat padati Berani Bukber Nambaso itu.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi besar antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat umum.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan lebih dari 20 ribu porsi makanan berbuka puasa yang dinikmati secara meriah dan gratis oleh masyarakat yang hadir. Bahkan ada yang ambil menu buka lebih dari satu.
Kata orang Palu “ba bungkus pulang”. Sekalipun ada beberapa yang tidak kebagian karena terlambat datang, sehingga hanya Es buah dan air mineral yang mereka dapatkan, saking padatnya warga menikmati berani Bukber Nambaso itu.
Sejak sore hari, ribuan warga sudah memadati lokasi kegiatan hingga memenuhi sepanjang Jalan Samratulangi dari prampatan jalan S.Parman, Samratulangi dengan Raden Saleh hingga ke prampatan Cikditiro, Haji Hayun dengan Samratulangi dimana tenda-tenda menu makanan dan minuman segar berdiri disisi kiri dan kanan jalan protokol itu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Dr.Anwar Hafid, M.Si Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, mantan Gubernur Sulawesi Tengah Drs.Longki Djanggola,M.Si dan H.Rusdy Mastura, Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf bin Muhammad Aljufri, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, serta Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama unsur Forkopimda dan pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk upaya memperkuat persatuan masyarakat melalui silaturahmi.
“Tidak ada persatuan tanpa silaturahmi. Dengan silaturahmi yang terus terjalin, maka akan tercipta persatuan dan kesatuan yang kuat untuk membangun Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi “Sulteng Nambaso” yang sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Gubernur Anwar Hafid secara khusus menyampaikan pesan kepada para pelajar yang hadir agar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus pembangunan di masa depan.
Ia menegaskan bahwa generasi yang mampu bersaing di era 2045 harus memiliki tiga karakter utama, yakni karakter moral atau akhlak yang kuat, karakter intelektual yang unggul, serta kemampuan untuk terus belajar dan berkembang.
“Akhlak adalah yang paling utama. Kepintaran tanpa akhlak tidak akan membawa seseorang bertahan dalam persaingan kehidupan yang semakin tajam,” jelasnya.
Selain memperkuat karakter moral, para pelajar juga didorong untuk meningkatkan kualitas intelektual melalui pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kata dia, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan.
Salah satunya melalui program Berani Cerdas yang membuka akses kuliah gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi muda Sulawesi Tengah menuju Sulteng Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 5.700 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Palu juga mengikuti sosialisasi bahaya narkoba yang digelar bersama Polda Sulawesi Tengah sebagai langkah preventif melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan Bukber “Sulteng Nambaso” ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Sulawesi Tengah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Sumber rilis Ro Adpim. ***












