Walau Pandemi C19, Pengerjaan Jembatan Palu V Terus Digenjot, Rekanan Optimis Selesai Tepat Waktu

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Walau ditengah pandemic covid19 (C19), pengerjaan proyek jembatan Palu V terus digenjot.

foto sebagian badan jembatan Palu V sedang dalam proses pemasangan besi untuk pengecoran. foto Antasena/deadline-news.com

Hal ini dilakukan rekanan yakni PT.Bumi Duta Persada sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawabnya. Proyek jembatan Palu V itu senilai kurang lebih Rp,43 miliyar.

foto badan jembatan Palu V yang sedang dalam proses pembesian. foto Antasena/deadline-news.com

“Kami berkomitmen dan bertanggungjawab untuk menyelesiakan proyek jembatan Palu V ini, walau ditengah pandemic C19, kami terus bekerja dan menggejot pekerjaan jembatan ini agar segera selesai tepat waktu dan dapat difungiskan dengan baik,”kata humas manajemen PT Bumi Persada Taufik Kamase menjawab deadline-news.com di lokasi proyek pembangunan jembatan Palu V itu Sabtu (20/6-2020).

Menurutnya jembatan Palu V ini akan menghubungkan dua kelurahan yaitu kelurahan Nunu dan Tatura Utara tersebut sudah memasuki tahap akhir konstruksinya. Diperkiran akhir bulan depan Jembatan Palu V itu dapat difungsikan.

“Kami optimis Jembatan Palu V ini selesai tepat waktu,” ucapnya.

Kata Taufik pengerjaan jembatan yang menghubungkan kelurahan Tatura Utara dan Nunu ini tinggal satu tahap yaitu pengecoran.

“Sementara pemasangan Gelagar dengan bentangan 50 dan berat 100 Ton yang terpasangan sebanyak 8 batang sudah selesai, itu merupakan pekerjaaan tersulit dalam Pembuatan jembatan ini, kurangnya tenaga kerja diakibatkan tidak adanya transportasi udara saat pandemi merupakan kendala utama karena tenaga kerja yang digunakan untuk memasang dan mengoperasikan peralatan (Louncer dan crane semuanya adalah tenaga kerja dari jawa (PT. WIKA),”ujar Taufik.

Pantauan deadline-news.com separuh bentangan badan jembatan telah selesai pengecorannya, dan masih ada sebagian lagi yang sementara dalam proses pengerjaan.

Sebelumnya Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si mengatakan perencanaan infrastruktur jembatan Palu V sudah dimulai sejak 2017 hingga 2018 yang sudah termasuk pembebasan lahan masyarakat, sehingga sejak tahun 2019 proses pembangunannya sudah dimulai.

“Infrastruktur jembatan Palu V yang menghubungkan Tatura Utara dengan Nunu ini memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat kota Palu saat ini, apalagi pascabencana 2018 silam yang mengakibatkan hancurnya Jembatan Palu IV, sehingga jalur logistik di kawasan pesisir Teluk Palu dialihkan ke dalam kota,”ujar Walikota Hidayat.

Menurut Walikota Hidayat secara teknis, pembangunan Jembatan Palu V sangat sederhana, namun tetap memperhatikan sisi kualitas konstruksi, karena pemanfaatan infrastruktur tersebut untuk kebutuhan jangka panjang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top