Bang Doel (deadline-news.com)-Makassarsulsel- Setelah beberapa kali mengunjungi daerah terpencil, seperti perbatasan Sulteng dengan Sulsel yakni Seko, Toraja, Luwu, Palopo, Luwu Timur dengan Lombo Desa Benteng Paremba Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang yang merupakan perbatasan Sulsel dengan Sulbar, elektabilitas pasangan Professor HM.Nurdin Abdullah, M.Agr – Andi Sudirman Sulaiman, ST (Andalan) mengalami peningtakan dari 26,1% menjadi 32%.
Survei Populi Center merilis di Jakarata, Kamis (1/2/2018) jika elektabilitas jika pasangan Prof Andalan naik hingga 7 persen dibanding dengan hasil survei Pilgub terakhir yang pernah dilakukan Indo Barometer beberapa waktu lalu
Dari data yang di rilis, pasangan Prof. Andalan memperoleh angka 32 persen yang disusul pasangan IYL- Cakka dengan perolehan angka 20,3 persen.
Diurutan ketiga pasangan NH-Azis memperoleh 17,0 persen dan dinomor buncit bertengger pasangan AAN-TBL dengan angka 10, 9 persen.
Adapun responden yang tidak menjawab atau belum tahu berjumlah 19,9 persen.
Menaggapi hal itu, Tim Media Prof Andalan, Haeruddin Nurman mengatakan, hal ini membuktikan, jika masyarakat Sulsel telah cerdas memilih pemimpin yang mengandalkan kerja nyata dan prestasi kepemimpinan, dan bukan yang hanya sekedar menebar janji politik.
“Pak Nurdin itu pemimpin yang punya kerja nyata, masyarakat Sulsel tahu soal itu, jadi ini bukti bahwa, warga Sulsel membutuhkan pemimpin yang bekerja nyata untuk kesejahteraan rakyat,” jelas Elu, sapaannya.
Pak Nurdin Abdullah bersama wakilnya menjadi representasi kuat bagi kesejahteraan masyarakat Sulsel selama 5 tahun ke depan,” sambung Elu via whats app ke tribun-timur.com.
Diketahui, menurut Popoli Center, survei yang dilakukan selama 7 hari, yakni tanggal 15-22 Januari 2018 menjelaskan tingkat kemantapan pemilih di Sulsel sangat tinggi yakni 52,8 persen.
Ini mengindikasikan tingkat kecerdasan pemilih Sulsel sudah tinggi dan mampu menentukan pilihannya berdasarkan track record para kandidat.
Survei ini dilakukan di 80 desa/kelurahan se Sulsel dengan metode multi tage random sampling.
Dilaksanakan dengan model wawancara tatap muka pada 800 responden dengan margin error 3,39 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (dikutip di Tribunmakassar.com).***














