Sedekah ke Anak Yatim “Memanjangkan” Umur dan Menolak Bala

Berangkat dari kisah sahabat seorang pemuda di zaman Nabi Ibrahim AS yang dipanjangkan umurnya karena bersedekah.

Sedekah bisa menjadi tolak bala atas musibah yang mengintai kita.

Dikutip dari berbagai sumber di google.com disebutkan sedekah diyakini kuat dalam Islam dapat menjadi tolak bala atau penolak musibah, bencana, dan keburukan, baik sebelum maupun sesudah terjadi.

Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, sedekah mampu menghapus dosa, meredam murka Allah, memanjangkan umur, dan menghindarkan diri dari kematian yang buruk.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai sedekah sebagai tolak bala:

Dalil Hadis: “Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah” (HR. At-Thabrani).

Kemudian Hadis lain menyebutkan, “Sedekah itu menolak 70 macam bala dan bencana, yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak” (HR. Baihaqi).

Mekanisme: Sedekah bertindak sebagai perisai dari bahaya, penyakit, dan kezaliman.

Keikhlasan: Agar efektif, sedekah harus dilakukan dengan tulus, tanpa ria, dan tidak menyakiti perasaan penerimanya.

Waktu Utama: Sangat dianjurkan bersedekah saat sulit, maupun di waktu-waktu khusus seperti bulan Safar.

Secara ringkas, sedekah bukan hanya sekadar memberi, tetapi juga bentuk ikhtiar nyata untuk meminta perlindungan Allah SWT dari berbagai bentuk keburukan.

Dijaman Nabi Ibrahim AS dikisahkan tentang seorang pemuda yang dijadwalkan wafat saat pernikahannya, namun selamat dan hidup panjang  karena bersedekah separuh hartanya di malam hari jelang pernikahannya.

Sedekah tulus tersebut mengundang keberkahan Allah SWT, menunda ajalnya, dan ia hidup hingga 70 tahun.

Berikut detail kisah hikmah tersebut:

Pemberitahuan Izrail: Malaikat Izrail memberitahu Nabi Ibrahim AS bahwa seorang pemuda yang baru saja menemuinya untuk memberi kabar pernikahan akan meninggal keesokan harinya.

Keajaiban Sedekah: Nabi Ibrahim AS terkejut mendapati pemuda tersebut masih hidup dan pernikahannya tetap berlangsung.

Saat ditanya, Izrail mengungkapkan bahwa pemuda itu bersedekah separuh hartanya pada malam pernikahan kepada anak yatim.

Umur Panjang: Allah SWT memanjangkan umur pemuda tersebut sebagai balasan atas kedermawanannya, bahkan hingga ia mencapai usia 70 tahun.

Hikmah: Kisah ini menjadi dalil bahwa sedekah dapat menolak bala, memperpanjang usia, dan menjadi keberkahan, sebagaimana ditegaskan dalam hadis: “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan usia”.

Kisah ini mencontohkan bahwa sedekah yang ikhlas dapat mengubah ketentuan (Takdir) memberikan keberkahan harta, dan memperpanjang umur.

Semoga saja kita sebagai hamba Allah dan Umat Nabiullah Muhammad SAW tergolong dalam kisah pemuda tersebut karena baik diwaktu sulit maupun diwaktu longgar atau senang kita tetap memperhatikan anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang dhuafa dengan bersedekah kepada mereka.

Olehnya penulis mengajak pembaca untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

Dan Alhamdulillah setiap peringatan hari jadi media deadline-news.com group manajen selalu mengutamakan bersedekah kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafan dengan melibatkan para dermawan mitra strategis deadline-news.com group yang setiap tahun 9 Maret tahun berjalan diperingati sambil bersedekah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top