Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-nes.com)-Tounasulten-Ditengah mewabahnya covid19, berbagai kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam melawan ancaman virus berbahaya itu.

Terkait hal itu, pemerintah kecamatan Ampana Tete meluncurkan program Stay In The Garden (Di Kebun Saja).

Camat Ampana Tete Muh. Ichan Mursali, SP, M.Si selaku komandan kostra Tani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian) menjawan deadline-news.com saat ditemui di kediamannya Jum’at (24/4-2020) mengatakan, sebagai kepala wilayah yang memiliki 20 desa dan hampir 38.000 penduduk (80,6) persen didominasi petani.
“Olehnya kita membuat program Stay In The Garden (di Kebun Saja),”ujarnya.
Menurutnya, terobosan yang ia lakulan ini adalah mengalihkan isu masyarakat khususnya petani terkait mewabahnya virus mematikan itu.
“Dalam situasi seperti ini, Petani harus tetap tenang, dan tidak ikut-ikutan mengurung diri di rumah. Petani harusnya melakukan isolasi diri dikebun,”ujar Ichan.
Kata Ichan, sektor pertanian merupakan sektor yang tidak terlaku berdampak pada masa pandemik covid-19 ini.
Justru harusnya petani terus menyiapkan suplay pangan disaat produksi yang terpuruk akibat wabah ini.
Ia berharap, dengan memberi komando pada petani dalam mengolah tanah dan panen, maka pasca pandemik covid-19 akan cepat memulihkan kondisi ekonomi masyarakat. ***














