Erros Djarot Serukan Indonesia Bebas Diskriminasi Etnis

 

 

 

Widi (deadline-news.com)-Jakarta- Bangsa Indonesia sebagai bangsa multi etnis, harus dibebaskan dari segala diskriminasi etnis.

Banyak warga Tionghoa yang ikut berjuang membebaskan negeri ini dari penjajahan di masa lalu.

Budayawan yang berkomitmen kebangsaan Erros Djarot menyerukan hal itu dalam sambutannya di acara deklarasi Bhineka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI).

Erros menyebut sejumlah orang Tionghoa turut berjuang dalam memerdekaan Indonesia. Mereka di antaranya, Djiaw Kie Siong, pemilik rumah di Rengasdengklok, Karawang Jawa Barat, yang digunakan Soekarno dan Hatta untuk menyusun naskah teks proklamasi pada 16 Agustus 1945.

Tepat hari Kamis sore, setelah peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI, 17 Agustus 2023, masyarakat Tionghoa Indonesia mendeklarasikan sebuah wadah bernama Bhineka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI).

Organisasi itu dibentuk, menurut ketuanya, Vincen Djaya Saputra, untuk ikut berkontribusi pada kemajuan Indonesia yang berdaulat.

Deklarasi BTNI berlangsung di kantor GBN, Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo, budayawan yang peduli pada kebangsaan Erros Djarot, Wakil Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Yono Hartono, Ketua BTNI Vincen Djaya Saputra dan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa dari berbagai kalangan.

Dalam BTNI, Erros ditempatkan di pos strategis yaitu ketua dewan pertimbangan BTNI. Dalam sambutannya di depan Bambang Soesatyo saat BTNI dideklarasikan, Erros yang tampak egaliter menggunakan bahasa pergaulan sehari-hari yang membuat hadirin kaget dan tertawa.

“Tolong tertibkan momongan sampean. Wong yang namanya presiden itu adalah momongan sampean sebagai ketua MPR RI,” kata Erros yang disambut “gerr” tawa hadirin. ***

Polri Akui Keberadaan HGB PT.Sinar Putra Murni di Palu

 

 

Dewan masjid

 

“Ini Menepis Anggapan Negatif Terhadap PT.SPM”

 

Anwar Hafid

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Polri melalui Polda Sulteng akui keberadaan hak guna bangunan (HGB) PT.Sinar Putra Murni (SPM) di kota Palu.

 

Hal ini dibuktikan dengan pemberian piagam penghargaan dari Kapolda Sulteng Irjen Pol.Agus Nugroho kepada Direktur Utama PT.SPM Djoko Pustoko Onggo Hartono pada hari Bhayangkara ke 77 di Mapolda Sulteng Sabtu (1/7-2023).

 

Tim hukum PT.SPM H.Sahlan Lamporo,SH,MH bersama Salmin Haidar,SH didampingi Direktur SPM dan PT.Sinar Waluyo Abdul Rozak Hidayat mengatakan bahwa PT.SPM dan Sinar Waluyo telah berkontribusi kepada negara dan daerah yakni dengan menghibahkan sekitar 15 hektar lahan SPM untuk perkantoran Mapolda Sulteng.

 

Selain itu PT.SPM bersama PT.Sinar Waluyo menghibahkan masing-masing 15 hektar (30) hektar untuk kepentingan pembangunan hunian tetap (Huntap) korban bencana alam tahun 2018.

 

PT.SPM dan PT.Sinar Waluyo ini beradar di Palu Sulteng sejak tahun 1989 dijaman pemerintahan Abdul Azis Lamadjido.

Salmin Haidar meminta pemerintah Kota Palu dan Sulteng mendukung keberadaan PT.SPM dan Sinar Waluyo dengan memudahkan pengurusan izin-izin untuk pengembangan perumahan di kota Palu.

Menurut Salmi dengan adanya penghargaan ini menepis anggapan negatif tentang keberadaan PT.SPM dan Sinar Waluyo bahwa tidak berkontribusi ke negara dan daerah.

PT. SPM memiliki 150 hektar lahan dan sinar waluyo 100 hektar sejak tahun 1989-1990 sampai sekarang. Dan sebagian lahannya telah dihibahkan ke negara dan daerah.

“Dan kami membayar kewajiban ke negara yakni Penerimaan Negara bukan pajak (PNBP) hampir Rp, 200 jutaan. Jadi tidak benar kalau perusahaan kami (PT.SPM dan Sinar Waluyo) dianggap tidak berkontribusi ke nagara dan daerah,”jelas Salmi. ***

Anggota DPRA Ali Basrah dan Sekda Aceh Bustami Hamzah Menerima Anugerah SMSI Award

 

 

Dewan masjid

 

Antasena (deadline-news.com)-Banda Aceh- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ali Basrah dan Sekretaris Daerah Aceh Bustami Hamzah menerima penghargaan anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Award (SAA) 2023.

 

Masing-masing penerima penghargaan dengan alasan dan penilaian yang kuat. Ali Basrah dinilai oleh tim SMSI sebagai Anggota DPRA Penggerak Pembangunan Daerah. Sedang Bustami Hamzah sebagai birokrat berdedikasi dan berintegritas.

Anwar Hafid

 

Penghargaan untuk kedua tokoh berdedikasi tinggi itu diserahkan oleh Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus didampingi Ketua SMSI Aceh Aldin NL pada malam Anugerah SMSI Aceh Award 2023 di Parkside Petro Gayo Hotel, Takengon, Aceh Tengah, Senin malam (8/5-2023).

 

Ali Basrah, orang pertama yang dipanggil ke atas pentas untuk menerima penghargaan. Sekretaris DPD I Partai Golkar Aceh ini sebelumnya telah dijaring tim penilai dan masuk nominasi sebagai penerima award.

Himbauan iuran sampah

 

Sejak terpilih menjadi anggota DPRA pada Pemilu 2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 meliputi Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Ali Basrah dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap daerah pemilihan.

 

Ali Basrah sering turun ke daerah untuk menampung aspirasi masyarakat dari daerah pemilihannya, yang mendapat julukan “Bumi Sepakat Segenap” dan “Negeri Seribu Bukit” itu.

 

Kepedulian maupun kedekatannya dengan masyarakat sudah tak diragukan lagi. Meski Ali Basrah tinggal di Banda Aceh, sosok ini tidak asing lagi di mata masyarakat. Sebagai anggota legislatif, ia juga cukup responsif menyikapi setiap masalah yang mengemuka di Aceh.

Hendri Muhidin

 

Sementara penerima anugerah SMSI Bustami Hamzah juga dikenal sebagai sosok yang tegas dan memastikan penggunaan anggaran publik yang transparan dan akuntabel.

Syarifuddin Hafid

 

Kepedulian dan dedikasinya terhadap Aceh telah membuat Bustami Hamzah dihormati dan diakui oleh masyarakat Aceh, serta dihargai oleh rekan-rekannya di pemerintahan.

Gub Sulteng H.Risdy Mastura

 

Bustami merupakan teladan bagi para birokrat di Aceh yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan negara dengan integritas dan dedikasi yang tinggi.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Daerah Aceh, Bustami terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus membangun Aceh menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

SOSOK ALI BASRAH

Sosok Ali Basrah tidak hanya hadir ketika menjelang pesta demokrasi saja, tapi dia turun meninjau infrastruktur, pendidikan dan menampung aspirasi warga, kapan pun dan di mana pun.

Tidak heran bila pada Pemilu 2019 lalu, Ali Basrah memperoleh suara terbanyak dengan jumlah mencapai 25.314 suara. Suaranya kala itu tertinggi dari 81 anggota DPRA terpilih.

Selain menjabat sekretaris partai, pada masa kerjanya di periode 2019-2024, Ali Basrah juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA.

Berdasarkan penuturan anggota DPRA yang lain, Zulfadhli, sosok Ali Basrah merupakan anggota dewan yang pintar dan menjadi tempat bertanya, terlebih bagi anggota DPRA yang baru.

Tidak heran karena Ali Basrah merupakan sosok yang pernah cukup lama duduk di birokrasi.

Ali Basrah pernah menjabat Wakil Bupati Aceh Tenggara periode 2012-2017. Selama lima tahun menjabat, Ali Basrah mendampingi Bupati Hasanuddin Beruh, menjalankan roda pemerintahan di kabupaten tersebut.

Pasangan ini dianggap sukses memajukan Aceh Tenggara selama lima tahun kepemimpinan mereka.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan data lainnya menunjukkan, selama kepemimpinan Hasanuddin Beruh dan Ali Basrah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh Tenggara meningkat.

Angka kemiskinan dan pengangguran berkurang, pertumbuhan ekonomi meningkat, juga peringkat pendidikan meningkat.

Dalam bidang tata kelola pemerintahan, pasangan ini juga membawa Aceh Tenggara dua kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI Perwakilan Aceh. Yaitu pada tahun 2015 dan tahun 2017.

Pada tahun 2015, kali pertama Aceh Tenggara meraih WTP. Sebelumnya Aceh Tenggara hanya mampu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Pada bidang infrastruktur tahun 2017, pasangan Hasanuddin Beruh dan Ali Basrah berhasil membawa Aceh Tenggara meraih penghargaan nomor dua terbaik di Wilayah Sumatera dari Bapenas RI.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah lama bertugas di Dinas Pendidikan Aceh Tenggara. Awalnya, Ali Basrah menjabat sebagai Kasubbag Perlengkapan Kandepdikbud Kabupaten Aceh Tenggara.

Kemudian Kabid Bina Program Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara. Selanjutnya dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Tenggara (2004-2012).

Pada tahun-tahun terakhit ini, Ali Basrah yang beristrikan Hj Asnawati, bahkan digadang-gadang oleh masyarakat menjadi calon Bupati Aceh Tenggara pada Pilkada 2024.

Masyarakat di “Bumi Sepekat Segenap” ini agaknya sangat merindukan sosok pemimpin berpengalaman yang mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di kabupaten tersebut.

Ali Basrah lahir di Pulo Nas, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, pada 19 Juni tahun 1966. Ali Basrah memulai pendidikannya di SD Negeri 1 Kutacane tahun 1973-1979, SMP Negeri 1 Banda Aceh 1979-1982, SMA Negeri 3 Banda Aceh pada tahun 1982-1985.

Setamat SMA, Ali Basrah menyelesaikan pendidikan S1 dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi dari Universitas Syiah Kuala (USK) dan menyelesaikan S2 Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha, Jakarta (2001-2003).

SOSOK BUSTAMI HAMZAH

Bustami Hamzah adalah seorang birokrat yang memiliki dedikasi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Daerah Aceh. Ia lahir di Nicah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen pada 22 Juli 1967.

Bustami menamatkan pendidikan dimulai dari SD Delima di Pidie pada tahun 1981, SMP pada tahun 1984, dan SMA pada tahun 1987 di Sigli.

Kemudian, ia melanjutkan studi dan meraih Sarjana Ekonomi di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh pada tahun 1994. Kemudian meraih Magister Ekonomi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada tahun 2002.

Usai menempuh pendidikan hingga ke tingkat magister, Bustami telah mengikuti beberapa pelatihan dan pendidikan.

Termasuk Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara pada tahun 1996 dan pelatihan Antisipasi Penggabungan dan Penghapusan Daerah Otonom Terkait Rendahnya Capaian Kinerja dan Pembangunan Daerah Serta Evaluasi Peringkat Kinerja SKPD Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Lemhannas pada tahun 2009.

Bersama istrinya Mellani Subarni, Bustami dikaruniai dua orang anak yakni Muhammad Syafiq Al Yasir Bustami dan Muhammad Yafiq Al Fayyadh Bustami.

Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah, Bustami Hamzah telah memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia pemerintahan.

Ia pernah bertugas di Sekretariat Daerah Aceh sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Keuangan pada tahun 2004-2008.

Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh pada Maret-Desember 2008, Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh pada tahun 2008-2013, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh pada tahun 2013-2015, dan Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Ekonomi dan Keuangan pada tahun 2015-2016.

Pada tahun 2019-2021, Bustami menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA).

Ia kemudian dipercaya menjadi Pengadministrasi Kepegawaian di Sekretariat Daerah Aceh pada Januari 2022. Sejak itu hingga kini, Bustami menjabat sebagai Sekretaris Daerah Aceh.

Bustami dianggap sebagai sosok yang visioner dan proaktif dalam mengambil keputusan berkaitan dengan pengelolaan pemerintahan daerah.

Di bawah kepemimpinannya, Aceh telah mengalami kemajuan signifikan di berbagai bidang, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi.

Dalam sambutannya di acara penyerahan Anugerah SMSI, Sekda Aceh Bustami Hamzah mengajak seluruh pengurus SMSI Aceh untuk terus berbenah dan meningkatkan kapasitas dalam menghadapi gempuran dunia digital yang semakin berkembang.

Seiring berkembangnya teknologi tersebut menuntut insan pers untuk kreatif, adaptif dan mengikuti dunia kekinian agar insan pers dapat terus tumbuh. Sumber rilis SMSI Pusat. ***

Mengenal Sosok Duta Pariwisata Cilik Sulteng

 

 

 

“Mewakili Sulteng Ditingkat Nasional”

 

Gub Sulteng H.Risdy Mastura

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Selasa (21/2-2023) yayasan Dey ante Yojo Pageant menyelenggarakan pemilihan Duta Pariwisata Cilik dan Duta Pariwisata Remaja Provinsi Sulawesi Tengah di swess bell hotel.

Dewan masjid

 

Lalu siapakah sosok duta pariwisata cilik yang beruntung saat itu. Sosoknya putri pariwisata cilik itu tinggi, perawakannya bagus dan parasnya cantik. Makanya tidaklah heran jika tim juri memilihnya jadi juara.

Anwar Hafid

 

Namanya Nia Nur Ramadhani, lahir di palu pada 14 September 2008. Nia adalah putri pasangan H. Baharuddin Laebe,S.Sos dengan Hj.Marwati,S.Pd.

 

Putri duta pariwisata cilik ini berhasil diperingkat pertama atau juara 1 (ranner) duta parawisata cilik 2023 setelah mengalahkan para pesaingnya.

Nia akan mewakili provinsi Sulteng ketingkat nasional pada bulan September 2023 di Jakarta.

 

Putri bungsu dari 3 bersaudara dari pasangan almahrum Baharuddin Laebe atau yang akrab disapa H.Baba dengan Hj.Marwati ini, adalah pelajar SMP Negeri 1 Palu kelas 8 (2).

 

Orang tua Nia, Hj.Marwati memohon dukungan dan doa masyarakat Sulteng wabilkhusus warga kota Palu agar putri bungsunya itu dapat meraih juara ditingkat Nasional.

 

“Kami harapkan dukungan dan doa seluruh masyarakat kota Palu dan Sulteng agar putri kami dapat lolos dan meraih juara ditingkat nasional duta pariwisata cilik September 2023 mendatang. Olehnya kami sebagai orangtua mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,”ucapnya. ***

 

Hj.Salma Rahman Pendaftar kedua Balon Ketua Wilayah KKSS Sulteng

 

 

 H.Longki Djanggola

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon ketua wilayah kerukunan keluarga sulawesi selatan (KKSS) Sulteng oleh panitia seleksi (Pansel), sudah dua bakal calon (Balon) mendaftar.

Yakni Hj.Salma Rahman pendaftar kedua setelah incumbent H.Tjabani dengan menyetor uang kontribusi masing-masing Rp,50 juta.

Dengan demikian saat ini dari balon ketua sudah terkumpul Rp, 100 juta untuk biaya musyawarah wilayah (Muswil) ke 4 KKSS Sulteng di Luwuk Banggai 18-19 Februari 2023 mendatang.

“Saya siap bersaing pada Muswil ke 4 KKSS di Luwuk Banggai dengan semua kandidat lainnya,”ujar Hj.Salma usai mendaftar Jumat (10/2-2023) di sekretariat penitia jalan Lagarutu No.24A Palu.

Menurutnya kontribusi Rp,50 juta itu bukti bahwa saya bersungguh-sungguh dan peduli KKSS Sulteng.

Salma merupakan salah seorang tokoh perempuan yang dimiliki KKSS Sulteng yang berprofesi pengusaha jasa konstruksi.

Salma saat ini menahkodai Gapensi Sulteng. Sehingga sangat layak menjadi salah satu pilihan dalam Muswil KKSS Sulteng di Banggai mendatang. Karena selain matang dalam berorganisasi juga memiliki kemampuan secara ekonomi.

Sebelumnya ketua paniti seleksi bakal calon (pansel) Husen Alwi menegaskan bahwa kontribusi Rp,50 juta itu untuk kas KKSS dan biaya kegiatan selama musyawarah wilayah KKSS Sulteng di Luwuk Banggai pada 18-19 Februari 2023 mendatang.

Husen mengatakan adapun syarat umum dan khusus diantaranya loyalitas terhadap organisasi, berbadan sehat, bertakwa kepada Tuhan Yang maha Esa, setia terhadap NKRI dan Pancasila.

Sedangkan syarat khusus kata Husen diantaranya, memiliki kemampuan financial, berkapasitas, mandiri memiliki visi dan missi.

“Kemudian ber ktp sulteng, pernah menjadi pengurus BPW atau BPD kkss di Sulteng dan siap berkontribusi Rp,50 juta. Serta bersedia menyelesaiakan seluruh biayah Muswil ke 4 di Banggai ketika sudah terpilih,”jelas Husen yang diamini seluruh Pansel.

Disinggung soal syarat formil seperti Ijazah, Husen mengatakan itu tidak terlalu penting, karena yang terpenting adalah ketokohan, bukan ijazah, memiliki kepedulian, loyal terhadap organisasi, dan memiliki kemampuan financial serta merangkul.

Sedangan bakal calon yang mengemuka selain Tjabani, ada Hj.Salman Rahman, Dr.Huseima, M.Kes, Akhmad Sumarling dan H.Alimuddin Bau. ***

Hadiri Bedah Buku ALDERA, Ini Kata Gubernur Cudy

 

Foto Rektor Untad Prof Mahfudz bersama Mahasiswa saat mengikuti kuliah umum dan beda buku karya Pius. Foto dok Humprov Sulteng deadline-news.com

 

Antasena (deadline-news.com-Palu-Gubernur H.Rusdy Mastura atau bisa disapah Cudy menghadiri Kuliah Umum dan Bedah Buku Aliansi Demokrasi Rakyat (ALDERA) di Aula Kedokteran Universitas Tadulako, pada Kamis (9/2-2023).

Buku tersebut merupakan Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 yang dituangkan seorang aktivis 1998, yakni Dr.Pius Lustrilanang,S.IP,M.Si,CSFA,CFrA yang saat ini menjabat sebagai Anggota VI BPK RI.

Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa, akademisi, politisi, praktisi, para bupati/walikota se Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan BPK Sulteng dan secara resmi dibuka Rektor Untad Prof.Dr.Ir.Mahfudz,MP.

Kesempatan itu, Gubernur H.Rusdy Mastura mengatakan selamat datang kepada Dr.Pius Lustrilanang di Negeri Seribu Megalit, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia pun mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dr.Pius Lustrilanang yang telah meluangkan waktunya berkunjung ke Sulawesi Tengah untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa agar mengingat sekaligus melanjutkan perjuangan reformasi dan demokrasi di Indonesia.

Selanjutnya, Ia membakar semangat mahasiswa untuk tetap produktif dan giat membaca karena buku adalah jendela dunia yang akan membuka cakrawala kehidupan manusia.

“Saya bisa jadi ketua dprd, walikota dan gubernur berkat membaca saja,”pintanya agar mahasiswa mencontoh kebiasaannya.

Lebih jauh, Beliau menuturkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, diantaranya : Peningkatan PAD dari Rp 900 M menjadi Rp 1,7 Triliun, Peningkatan IPM mencapai 70,28 % serta Realisasi Investasi mencapai Rp 100 Triliun.

Terakhir, Ia mengucapkan terima kasih kepada BPK atas capaian WTP yang diraih kembali Pemprov Sulteng.

Adapun yang menjadi narasumber Dr.Rahmat Bakri,SH,MH dan Dr.M.Nur Alamsyah,S.IP,M.Si. Sumber Biro Adm Pimpinan.***

25 Tahun AJI Palu, Komitmen Merawat Semangat Deklarasi Sirnagalih

 

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, kini telah memasuki usianya yang ke-25 tahun.

Dideklarasikan di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) Nomor 76, Tahun 1998 silam atau empat tahun setelah Deklarasi Sirnagalih, kini AJI Palu sudah beranggotakan puluhan jurnalis dari berbagai platform media, bahkan kalangan pers mahasiswa.

Hingga kini, AJI Palu masih terus berusaha menjaga komitmennya untuk menjaga marwah jurnalis agar tidak keluar dari relnya.

Di usianya yang ke-25 tahun ini, AJI Palu harus berhadapan dengan situasi yang semakin berat, mulai dari kasus kekerasan (verbal maupun non verbal) terhadap jurnalis, hingga ujian lain di tengah gencarnya arus informasi yang semakin tak terkendali.

Belum lagi, AJI juga diperhadapkan pada momentum tahun politik yang mengharuskan anggotanya untuk tetap berdiri “di tengah” dari kepentingan-kepentingan politik para peserta pesta demokrasi.

Bagi AJI, sedapat mungkin semangat ini harus tetap dijaga, meskipun harus bergelut dengan kepentingan ruang redaksi dan tuntutan upah layak yang belum juga terealisasi.

Ketua AJI Kota Palu, Yardin Hasan, mengatakan, AJI Palu dalam 25 tahun usianya terus berusaha menjaga komitmennya menjalankan fungsinya sebagaimana semangat Deklarasi Sirnagalih yang dicetuskan pada tanggal 7 Agustus 1994 dan UU Pers Nomor: 40 Tahun 1999, sebagai pijakan ideologinya.

“Ini bukan hal mudah, karena jurnalisme saat ini sedang berada pada zaman terberatnya. Di samping persoalan internal pers itu sendiri, jurnalisme juga menghadapi tantangan soal disrupsi media hingga AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang sekarang sudah dirasakan ancamannya,” tutur Yardin.

Di satu sisi, kata dia, pemenuhan hak publik untuk memperoleh informasi melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan independen, tantangannya juga makin berat. Serangan terhadap jurnalis yang menjalankan fungsi kontrolnya masih terus terjadi di banyak tempat.

“Problem serius seperti ini masih terus terjadi dan memberi dampak pada usaha jurnalisme menyampaikan karya jurnalistik yang independen. Memang belum banyak yang kami bisa perbuat, tapi kamu berusaha semampunya untuk melahirkan karya jurnalistik yg pro publik,” tutupnya.

AJI Kota Palu dideklarasikan oleh sekelompok jurnalis muda di Jalan Otista 76, Kota Palu, tepatnya di kediaman Maxi Wolor.

Sejarah AJI Kota Palu sendiri dimulai dari diedarkannya majalah “Independen” oleh aktivis mahasiswa yang tergabung di Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) Palu pada 1996-1997. Majalah itu diterbitkan oleh SMID Indonesia yang ditulis oleh wartawan yang majalahnya dibredel.

AJI Kota Palu berdiri di tengah berkecamuknya konflik komunal di Kabupaten Poso. Saat itu, AJI sering dimintai pendapat oleh jurnalis terkait penulisan berita konflik agar tidak memperkeruh suasana dan mengedepankan penyelesaiannya secara damai.

Berikut urutan Ketua AJI Kota Palu mulai dari Muhammad Nur Korompot sebagai ketua pertama, kemudian diganti oleh Maxi Wolor, Jafar G Bua, Ruslan Sangadji, Amran Amier/M Ridwan Lapasere, M Ridwan Lapasere/Muh Subarkah, Riski Maruto/Muh Sharfin, Muh Iqbal/Yardin Hasan dan Yardin Hasan/Kartini Nainggolan (2021-2024). ***

Bayi Ibrahim Pederita Hidrosefalus Dapat Donasi Dari KKSS Foundation

 

 

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Donggala- Bayi Ibrahim umur 1,2 tahun, penderita penyakit kepala besar (Hidrosefalus) mendapat donasi dari kerukunan keluarga sulawesi selatan (KKSS) foundation.

Pengumpulan donasi ini diinisiasi Akhmad Sumarling,SE. Donasi yang terhimpun ini dari keluarga Akhamd Sumarling atas nama almahrum ayahnya Muhammad Yodding Tutu, selebihnya dari partisipasi warga KKSS Foundation.

Bayi Ibrahim ini merupakan anak ke 4 dari pasangan Herman dan Osin yang beralamat di Desa Lolisaluran Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala.

Bayi Ibrahim menderita penyakit kepala besar sejak lahir. Ia sudah 14 bulan membawa penyakit hidrosefalus itu.

Adalah Ibu Salma, Mega, Arisa, Salim Bacuku dan Moh.Nurnas Islami Dg Rola yang mengantarkan donasi itu. Mereka mendatangi bayi Ibrahim ini di kediamannya Jumat siang (4/11-2022), di Lolisaluran.

“Kami mewakili KKSS Foundation menyerahkan donasi kurang lebih Rp,2,4 juta yang dikumpulkan selama dua hari ini,”ujar Salma.

Sementara itu Ibu Bayi Ibrahim, Osin mengucapkan terima kasih kepada KKSS Foundantion yang telah memberikan perhatian dan bantuannya.

“Semoga Allah SWT membalas ke baikan bapak Ibu. Wibil khusus warga KKSS Foundation,”ujarnya yang diamini seluruh warga KKSS Foundation yang hadiri di kediaman Osin Ibunda Bayi Ibrahim.

Kemudian Moh.Nurnas Dg Rolah disela-sela penyerahan bantuan itu mengatakan bagi para dermawan yang ingin membantu meringankan beban keluarga bayi Ibrahim, dapat berkungjung langsung ke kediamannya di jalan trans Palu Donggala tepatnya di Desa Lolisaluran Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.

Atau hubungi kami dinomor handpone bapak Muh.Nurnas Islami Dg Rola +62 852-8901-7777 atau Andi Attas Abdullah 082191680001. ***

KKSS Sulteng Nasibmu Kini

 

 

Kepemimpinan H.Tjabani Dg Mengeppe sebagai ketua badan pengurus wilayah kerukunan keluarga sulawesi selatan (BPW-KKSS) mestinya berakhi di tahun 2015-2020.

Namun karena alasan bencana alam, sampai badan pengurus pusat (BPP -KKSS) memperpanjang masa kepemimpinan sampai 2021.

Tapi apa yang terjadi sampai saat ini sudah 8 tahun (2022), Tjabani memimpin BPW KKSS Sulteng.

Artinya sudah seharusnya ada musywarah wilayah (Muswil) untuk kepengurusan baru.

Sehingga program-program KKSS bisa jalan dengan baik. Ada apa dengan KKSS Sulteng sampai saat ini belum melakukan Muswil?

Padahal sudah seharusnya ada pergantian atau penyegaran kepengurusan baru.

KKSS Sulteng stagnan, bagaikan anak ayam kehilangan induk, atau kapal tanpa nahkoda. Atau hidup segan mati tak mau.

Sungguh kasihan paguyuban anak Sulsel ini. Nasibnya terkesan tak terarah. Bayangkan kepanitian muswil yang sudah dibentuk tahun lalu 2021, harus terhambat karena ketua BPW KKSS Sulteng H.Tjabani tidak bersedia bertanda tangan dengan alasan sibuk.

Menyikap hal itu kelompok milenial KKSS Sulteng dibawa koordinator Andi Ridwan Batara Guru akan melakukan diskusi atau konkoslidasi dan peran KKSS Sulteng dalam percepatan pembangunan Sulawesi Tengah.

Disku ini akan berlangsung Minggu besok 23 Oktober 2022 di lantai dua ruangan paduka hotel sutan raja Palu.

Andi Ridwan Bataraguru akan menggagas KKSS milenial untuk mengkosolidasikan peran KKSS dalam pembangunan Sulteng yang berkelanjutan.

Dan akan melakukan mosi tidak percaya jika ketua BPW KKSS H.Tjabani Dg Mangeppe tidak bersedia segera membentuk panitia Muswil.

“Saya melihat KKSS dibawah kepemimpinan H.Tjabani seperti tak berdaya atau hidup segan mati tak mau.
Tak mampu berperan aktif dalam proses pembangunan di daerah ini. Makanya kita mencoba berakseslerasi dengan ide-ide cerdas dari warga KKSS dalam diskusi besok,”tegas mantan aktivis mahasiswa itu.

Kata Andi Ridwan mestinya KKSS Sulteng menunjukkan eksistensinya di daerah ini. Jangan hanya diam, bangun komunikasi dengan pemerintah daerah Sulteng agat warga kita (KKSS) di daerah ini juga dapat perhatian dari pemerintah daerah. ***

Jum’at Berkah SMSI Berbagi Nasi 100 Dos

 

 

Antasena (deadline-news.com)-Palu- Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI) provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng) kembali berbagi berkah.

Kali ini di Jumat berkah (7/10-2022), 100 nasi dos dibagikan di dua masjid yakni Masjid Al-Jihad lorong Jihad Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Masjid Babul Falah Tavanjuka.

Ketua SMSI Sulteng, Mahmud Matangara mengatakan kegiatan SMSI Peduli bertajuk Jumat berkah ini merupakan agenda rutin setiap pekan yang diadakan keluarga besar SMSI Sulteng.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, nantinya program ini kami jadikan agenda rutin,” ujar Mahmud Matangara didampingi beberapa pengurus SMSI, Jum’at (7/10-2022).

Program ini awalnya dicetuskan dari hasil sharing sambil ngopi bersama rekan – rekan media yang tergabung di SMSI.

“Semoga program ini terus berlanjut. Karena itu, kami bersama keluarga besar SMSI di Sulteng mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus serta donatur yang telah berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan Sosial yang kami lakukan ini, utamanya ketua dewan pembina Akhmad Sumarling,SE,”demikian dikatakan Mahmud Matangara. ***