“Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana di Kelas SS600 dan Podium Tiga di Kelas AP250”
Widi (dealine-news.com-Mataram-Yamaha Racing Indonesia menyabet hasil positif pada gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Tampil di home race, Yamaha Racing Indonesia berhasil mengunci kemenangan perdananya musim ini bersama Wahyu Nugroho pada Race 1 di hari Sabtu (8/8-2026).
Kemenangan Wahyu Nugroho menjadi salah satu kemenangan bersejarah di musim ini. Setelah tampil kompetitif sejak kualifikasi di hari Jum’at (7/8-2026), Wahyu mampu menjalankan strategi balap dengan konsisten hingga menang di Race 1.
Hasil ini sekaligus memperkuat konsistensinya dalam persaingan championship Supersport 600 (SS600) tahun ini. Torehan positif ingin dipertahankan Wahyu Nugroho pada Race 2.
Ketatnya persaingan dan tantangan suhu panas yang lebih ekstrem di hari Minggu memaksanya untuk harus finish di posisi 4.
Rekan setim Wahyu Nugroho, M Faerozi juga terus menunjukkan perkembangan positif dalam proses menemukan gaya balap terbaiknya. Meski harus finish di P7 di Race 1 dan harus finish di P6 di Race 2, namun home race Mandalika tetap menjadi momentum terbaik baginya untuk terus beradaptasi dengan berbagai tantangan yang datang sepanjang tahun ini.
Secara spesial, dalam perhelatan ARRC Mandalika tahun ini, Arai Agaska yang kini berkiprah di ajang World Sportbike (WSPB) mendapatkan pengalaman berharga setelah tampil sebagai wildcard di kelas SS600.
Meski juga harus puas finish di P5 pada Race 1 dan P8 pada Race 2, namun kesempatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk proses pembelajarannya demi meningkatkan kapabilitasnya tampil di World Sportbike.
Hasil round 4 ARRC Mandalika menambah poin bagi Wahyu Nugroho yang tetap di posisi 4 klasemen sementara mengemas 96 poin. Lalu M Faerozi naik satu peringkat di posisi 9 mengoleksi 54 poin.
Podium Perdana Fadhil Musyavi Momentum positif Yamaha Racing Indonesia juga hadir di kelas Asia Production 250 (AP250) melalui Fadhil Musyavi.
Memulai Race 2 di hari MInggu (9/8) dari posisi sulit, yakni grid ke-11, Musyavi mampu meningkatkan ritme balap secara agresif dan bertahap hingga berhasil finis dan mengamankan poin positif di posisi ketiga.
Hasil tersebut menjadi podium perdana Musyavi di ajang ARRC musim ini, sekaligus jadi milestone penting baginya setelah harus puas finish di posisi ke-13 pada Race 1 di hari Sabtu.
Hasil kurang beruntung dialami oleh Candra Hernawan pada Race 2 di hari Minggu.
Setelah berjuang mempertahankan performanya di Race 1 dengan finish di posisi 4, namun di Race 2 Candra harus mengakhiri performa terbaiknya setelah mengalami crash menjelang final lap.
Hasil tersebut menjadi evaluasi untuk memperbaiki gaya balap sekaligus strategi menghadapi balap pada seri berikutnya.
“Home Race tahun ini memberikan banyak pembelajaran bagi kami. Setiap rider terus berkembang dalam menemukan strategi dan beradaptasi selama balapan. Wahyu berhasil meraih kemenangan perdana dan menjaga konsistensinya di championship, Fadhil juga bisa meraih podium pertamanya musim ini di P3, Faerozi semakin menemukan gaya balapnya, sementara Arai mendapatkan pengalaman penting melalui wildcard. Hasil Race 2 Candra juga menjadi evaluasi untuk seri berikutnya. Championship tinggal tersisa 2 seri, sehingga konsistensi, adaptasi, dan eksekusi strategi akan menjadi kunci penting untuk terus bertumbuh lebih baik. Hasil positif di Mandalika menjadi motivasi kami untuk menjaga tren positif, mempertahankan peluang di championship, serta menjaga performa hingga akhir musim 2026,” ujar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Wahyu Nugroho
“Mendapatkan kemenangan perdana di SS600 dan balapan home race musim ini, terasa sangat spesial bagi saya. Memulai race di posisi kedua jadi salah satu milestone yang ingin terus saya jaga secara konsisten hingga akhir kompetisi ini. Saya akan terus berjuang hingga akhir musim dan optimis untuk raih gelar championships.”
M Faerozi
“Saya merasa ada perkembangan positif di seri kali ini. Saya terus berusaha menemukan gaya balap yang paling sesuai dan memahami bagaimana memaksimalkan performa motor. Hasilnya memang masih belum
sesuai harapan, tetapi saya semakin memahami apa yang harus diperbaiki di seri berikutnya.”
Arai Agaska
“Tampil sebagai wildcard di ARRC di tanah sendiri, jadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya dapat banyak pembelajaran menggeber big bike di level internasional guna support performa di World Superbike. Saya harap, kesempatan ini meningkatkan kemampuan saya di ajang dunia.
Candra Hernawan
“Saya cukup kecewa karena belum bisa memberikan podium di home race kali ini, setelah finish di P4 pada race pertama, namun saya tidak bisa melanjutkan momentum tersebut pada Race 2 , dengan mengalami Crash saat berebut posisi 3 menjelang final lap. Saya akan belajar dari hasil ini dan mempersiapkan diri lebih baik untuk seri berikutnya.”
Fadhil Musyavi
“Saya bersyukur bisa mendapatkan podium perdana di musim ini, P3 di home race. Meski harus start dari grid 11 tetapi saya mencoba untuk selalu fokus. Saya masih harus memperbaiki strategi, terutama dalam mengeksekusi performa di lap-lap akhir. Podium ini jadi motivasi bagi saya untuk terus berjuang lebih baik.” ***





















