Adakah Etnis China Terpapar Covid19 di Indonesia?

 

Sejak pandemic covid19 merebak pada maret lalu hingga sekarang di Indonesia, adakah etnis China yang terpapar di Indonesia? Jika ada di wilayah mana? Maaf ini hanya sekedar bertanya.

Tulisan ini bukanlah bermaksud anti etnis China, dan bukan pula bermaksud rasisme, sebab banyak kawan-kawan dan sahabat saya adalah warga Indonesia yang nenek moyangnya berasal dari China.

Tapi hanya sekedar bertanya. Artinya jika tidak ada etnis China yang terpapar covid19 di Indonesia, maka timbul lagi pertanyaan, mengapa? Apakah ada resep obat khusus ataukah anti body mereka kuat.

Atau mungkin karena mereka patuh terhadap himbauan pemerintah? Misalnya tidak bepergian keluar rumah (di Rumah Saja). Menjaga jarak, menggunakan masker jika ada keperluan mendadak diluar yang sangat penting.

Tapi yang pasti sepengetahuan saya, kebanyakan kita yang pribumi terpapar covid19 ini. Apakah mungkin karena kita pribumi kurang patuh terhadap himbauan pemerintah? Ataukah memang anti body kita sebagai pribumi sangat lemah? Sehingga muda tertular virus yang katanya berasal daru Wuhan Cina itu.

Celakanya lagi, kelompok jamaah yang pernah ke acara Ijtima di Gowa yang mendapat stigma jeleng akibat covid19 ini. Dan memang kenyataannya sesuai rapid tes dan swab yang positif covid19, katanya kebanyakan yang menghadiri Ijtima Ulama di Gowa.

Pertanyaannya kemudian mengapa stigma itu ke acara Ijtima ulama di Gowa? Bukankah sumber dan asal muasal virus corona itu dari Wuhan China. Dan mengapa pula tidak pernah terdengar ada etnis China yang terpapar covid19?

Bahkan pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan hendak memberikan izin tenaga kerja asing asal China masuk ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti Kendari Sulawesi Tenggara.

Kita berharap covid19 itu segera pergi ke negeri asalnya atau lenyap sekaligus dari muka bumi ini. Sehingga warga dunia bebas berinteraksi baik secara sosial maupun ekonomi. Sekali lagi mohon maaf bagi saudara-saudara kami, putra Bangsa bahwa tulisan ini bukan anti etnis China, tapi hanya sekedar bertanya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top