“Ada Pengadaan Mobdis News Alphard dan Fortuner di Pemkot Palu”


Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Ternyata kerusakan jalan sekota Palu Sulawesi Tengah mencapai 456 ruas dari total 3.050 ruas jalan atau diata 75 persen yang rusak dalam kota Palu.
Demikian dikatakan pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Palu Ismayadin Parigade, ST, MT menjawab media ini Jum’at (5/6-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya.
“Kerusakan diatas 75 % ada sekitar 456 ruas jalan yang rusak dari 3.050 ruas jalan,”jelas Ismayadin.
Disinggung soal kerusakan jalan tanggul utara Ismayadin mengatakan terkait jalan tersebut, kami anggarkan di tahun ini (2026) melalui dana APBD.
“Insya Allah tahun ini 2026 jalan tanggul Utara segera diperbaiki. Karena sudah dianggarkan melalui dana APABD 2026,”ujarnya.
Menurutnya Kerusakan jalan tersebut (tanggul utara) banyak hal penyebabnya, yang bukan kerana beban, tetapi tetap pemkot melakukan perbaikan tahun ini.
Ditanya soal perbaikan jalan Adam malik dengan panjang hampir 1 kilometer, jawab Ismayadin jalan Adam Malik masih terpending.
“Kami sudah lelang tahun sebelumnya, dikarenakan DAK tidak tersalurkan, sehingga tertunda pak. Kami mengajukan kembali di 2027. Untuk penanagan sementara kami menggunakan dana pemeliharaan,”ungkapnya.
Selain jalan tanggul utara dan jalan Adam Malik, masih terdapat banyak ruas jalan di Palu Selatan khususnya di kelurahan Petobo yang rusak parah, diantaranya jalan Telaga Raya.
“Untuk jalan telaga raya masih menunggu kebijakan terkait pemanfaatan lahan eks likuifaksi🙏,”kata PLT Kadis PU Kota Palu Ismayadin.
Namun kata Dia, ada beberapa ruas jalan telah diperbaiki di wilayah palu Selatan diantaranya ruas jalan bulili.
“Untuk jalan bulili sudah kami tangani pak,”aku Ismayadin.
Sementara itu data yang diperoleh di Pemkot Palu, ditengah efisiensi anggaran dan masih banyaknya ruas jalan rusak dalam kota Palu, malah ada dugaan pengadaan mobil dinas (Mobdis) jenis New Alphard dan Fortuner senilai kurang lebih Rp, 2,76 miliyar untuk tahun anggaran 2026.
Mobdis New Alphard itu diduga diperuntukkan ke walikota Palu Hadianto Rasyid, SE sedangkan untuk Fortuner diduga untuk mobdis Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin atau ketua DPRD Kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola.
Ketua DPRD kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya mengatakan kalau pengadaan di sekretariat daerah berarti untuk walikota/wawali/sekot bang Dul.
“Selain itu untuk kendaraan dinas ketua dprd berdasarkan aturan hanya bisa maksimal 2.500 cc, Kalo lihat di sipd ini fortunernya 2,800 cc jadi sudah pasti bukan untuk pimpinan dprd. Pengadaan kendaraan dinas pimpinan dprd harusnya masuk di sekretariat dewan le,”jelas politis muda partai Gerindra kota Palu itu.
Disinggung soal pengadaan mobil Alphard yang katanya tidak pernah di bahas di DPRD kota Palu, Rico membenarkannya.
“Namun kata Rico pernah ada usulan permintaan pengadaan mobil Fortuner dengan harga sekitar Rp, 900san juta, tapi kalau News Alphard kayaknya memang belum pernah ada pembahasan pengadaannya,”ungkap putra mantan Gubernur Sulteng Longki Djanggola itu.
Berdasarkan harga resmi dealer Toyota Hadji Kalla, Harga Toyota All New Alphard 2.5 HEV CVT Modellista di Indonesia berkisar antara Rp1.810.600.000 hingga Rp2.003.900.000 On The Road (OTR) Jakarta.
Variasi harga ini sangat bergantung pada pemilihan jenis warna (warna standar atau warna premium) serta kebijakan diler di masing-masing wilayah.
Sementara harga Toyota New Fortuner 2.8 VRZ A/T GR Sport TSS 4X4 (One Tone) saat ini dibanderol dengan harga resmi Rp.788.300.000 hingga Rp789.600.000.
Sebelumnya kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palu Romy Sandi Agung, S.H, M.Adm.KP yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya Selasa (2/6-2026) mengaku akan mengeceknya terlebih dahulu ke kabag umum dan PPK.
“Sy cek dulu dengan kabag umum setda dan ppk,”tulisnya.
Sejurus kemudian Sandi Agung mengarahkan untuk melakukan konfirmasi ke Kabag umum Setda.
“Pak andi konfirmasi sm kabag umum setda,”pintahnya.
Kabag Umum Setda kota Palu
Ahmad Risandi Dwi Putra, S.STP, M.AP yang dikondirmasi terkait pengadaan Mobdis Alphard dan Fortuner senilai Rp, 2,75 miliyar itu awalnya mengaku akan melakukan pengecekan.
“Waalaikumsalam, Sy cb cek2 dlu bang 🍻,”tulis Ahmad Risandi menjwab konfirmasi deadline-news.com group Selasa (2/6-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya.
Namun sampai berita ini naik tayang Kabag Umum Sandi belum memberikan lanjutan hasil pengecekannya.***



















