“Ada sekitar 456 ruas jalan yang rusak dari 3.050 ruas jalan se kota Palu”



Wajah kota Palu makin canti, setelah bersolek dan ditata rapi di periode kedua Walikota Palu Hadianto Rasyid, SE yang didampingi wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE, setelah “ditingal pergi” dr Rany A Lamadjido yang naik kelas jadi Wakil Gubernur Sulteng mendampingi Dr.Anwar Hafid, M.Si sebagai Gubernur periode 2025-2030.
Prestasi walikota Palu Hadianto Rasyid memang patut diakui dalam menata wajah kota Palu di periode kedua ini.
Namun kecantikan wajah kota Palu juga masih menyisahkan “lubang-lubang” jalan rusak yang mengangah di sejumlah wilayah dalam kota Palu.
Sebut saja seperti ruas jalan Adam Malik yang menghubungkan jalan Dewi Sartika dengan Jalan Tanggul Selatan sejak akhir periode pertama Wali Kota Hadianto masih tetap rusak sampai sekarang di periode kedua. Begitu juga jalan tanggul utara kota Palu.
Kondisis jalan Adama Malik dan Tanggul Utara ini pasca gempa bumi sepertinya belum pernah mendapat perbaikan, sehingga lubang-lubang besar menganga dibadan jalan ini. Bila hujan digenangi air, licin dan sering mengakibatkan kecelakaan lalulintas dimana pengendara sepeda motor tergelincir.
Bukan cuman itu, tapi di wilayah selatan kota Palu ini masih banyak jalan rusak yang menghubungkan satu kompleks perumahan ke kompleks lainnya, di antaranya jalan Taipa Bali, 1, 2, 3 dan jalan Bulili 1 hingga 5.Begitupun di wilayah Palu Barat dan Ulujati.
Dan lebih ironis lagi, ditengah program pusat hingga daerah efisiensi belanja untuk pengadaan barang dan jasa yang tidak urgen, karena tidak termasuk program prioritas, justru pemerintah kota Palu diduga menganggarkan pembelian mobil dinas (mobdis) jenis New Alphard 2,5 dan Fortuner.
Tidak tanggung-tanggu total anggaran yang disiapkan mencapai Rp, 2,76 miliar dari APBD Kota Palu tahun 2026. Padahal mobdis walikota Palu Hadianto Rasyid masih sangat layak. Begitupun mobdis Wawali Imelda Liliana masih sangat layak.
“Kalau Rp,2,76 miliyar itu digunakan untuk perbaikan jalan, diperkirakan 1,2, 3-4 kilometer atau lebih ruas jalan dalam kota dapat diperbaiki.
Data hasil investigasi yang ditemukan media ini Selasa (2/6-2026), tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP dengan kode RUP 65174433 tercantum paket belanja Modal Kendaraan Bermotor Khusus pada Sekretariat Daerah Kota Palu.
Pada rincian paket itu disebutkan spesifikasi kendaraan yang akan dibelanjakan yakni New Alphard 2,5 Hev Cut Modelista dan New Fortuner 2,8 VRZ A/T 6R-Sport TSS 4X4 (One Tone).
Paket pengadaan itu diumumkan pada 6 Februari 2026 dengan metode pemilihan e-purchasing. Jadwal pelaksanaan kontrak direncanakan berlangsung Januari hingga Desember 2026. (official radarsulteng).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palu Romy Sandi Agung, S.H, M.Adm.KP yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya Selasa (2/6-2026) mengaku akan mengeceknya terlebih dahulu ke kabag umum dan PPK.
“Sy cek dulu dengan kabag umum setda dan ppk,”tulisnya.
Sejurus kemudian Sandi Agung mengarahkan untuk melakukan konfirmasi ke Kabag umum Setda.
“Pak andi konfirmasi sm kabag umum setda,”pintahnya.
Kabag Umum Setda kota Palu Ahmad Risandi Dwi Putra, S.STP, M.AP yang dikondirmasi terkait pengadaan Mobdis Alphard dan Fortuner senilai Rp, 2,75 miliyar itu awalnya mengaku akan melakukan pengecekan.
“Waalaikumsalam, Sy cb cek2 dlu bang 🍻,”tulis Ahmad Risandi menjwab konfirmasi deadline-news.com group Selasa (2/6-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya.
Namun sampai berita ini naik tayang Kabag Umum Sandi belum memberikan lanjutan hasil pengecekannya.
Sementara itu sumber lain di internal pemkot Palu membenarkan akan pengadaan kendaraan dinas jenis New Alphar akan digunakan oleh Walikota Palu Hadianto Rasyid.
“Kalau mobdi atau randis jenis New Alphard tentunya hanya sekelas walikota Palu yang akan menggunakannya, karena tidak mungkin pejabat dibawah walikota Palu Hadianto Rasyid yang akan menggunakan kendaraan semewah itu. Dan tidak mungkin juga wawali Imelda Liliana yang akan menggunakannya. Sebab beliau banyak mobil mewahnya termasuk Alphard so bosan beliau,”kata sumber diinternal pemkot Palu itu.
Berdasarkan harga resmi dealer Toyota Hadji Kalla, Harga Toyota All New Alphard 2.5 HEV CVT Modellista di Indonesia berkisar antara Rp1.810.600.000 hingga Rp2.003.900.000 On The Road (OTR) Jakarta.
Variasi harga ini sangat bergantung pada pemilihan jenis warna (warna standar atau warna premium) serta kebijakan diler di masing-masing wilayah.
Sementara harga Toyota New Fortuner 2.8 VRZ A/T GR Sport TSS 4X4 (One Tone) saat ini dibanderol dengan harga resmi Rp.788.300.000 hingga Rp789.600.000.
Sekretaris Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, yang dikonfirmasi terkait apakah kendaraan tersebut sudah dibelanjakan atau belum, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (Dikutip di official radarsulteng).
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Palu terdapat kerusakan jalan diatas 75 % ada sekitar 456 ruas jalan yang rusak dari total 3.050 jalan se kota Palu.
Ruas jalan rusak itu butuh penanganan dan anggaran perbaikan untuk kelancaran konektivitas antara satu kompleks perumahan warga kota dengan wilayah lainnya yang berdekatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Palu Ismayadin Parigade, S.T., M.T yang dikonfirmasi membenarkan ruas – ruas jalan yang rusak dalam kota Palu itu.
“Kerusakan diatas 75 % ada sekitar 456 ruas jalan yang rusak dari 3.050 ruas jalan,”aku Kadis PU Ismayadin. ***


















