Widi (deadline-news.com)-Jakarta-Putra asal Sulawesi Tengah (Sulteng) Reza Hidayat Lawali, SH, MH yang merupakan putra mendiang As’Ad Lawali, SH, MH dipromosikan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai koordinator di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Mediang As’Ad Lawali merupakan Jaksa Senior di Kejati Sulteng, kemudian setelah pensiun terjun ke dunia Politik bergabung di Partai Demokrat besutan Prof Dr.Susilo Bambang Yudhoyono ketika itu. As,Ad Lawali sempat menjadi anggota DPRD Sulteng.
As’ad Lawali, SH, MH menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah selama 1 periode, yaitu pada masa jabatan 2009–2014 dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah 2 (Donggala).
Selain Reza Hidayat Lawali, ada 16 Jaksa struktural dan wilayah di beberapa Kota/Kabupaten di Indonesia ikut dirotasi.
Reza Hidayat, SH.MH yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi (Kasi) Penkum, kemudian Kasi Upaya Hukum Luar Biasa Eksekusi dan Eksaminasi pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Putra daerah asal Kota Palu itu bergeser menggantikan posisi Andi Mujahidah Amal,SH yang di promosi menjadi Kajari Tanah Toraja.
Mutasi dan rotasi itu tertuang berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-518/C/05/2026 Tanggal 20 Mei 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Anang Supriatna pun mengonfirmasi bahwa rotasi ini sebagai bentuk penyegaran institusi.
Berikut daftar Jaksa yang dimutasi:
1. Agustinus Octavianus Mangotan dari Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi jadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
2. Farid Gunawan dari Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen jadi Kejaksaan Agung Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi
3. Efendri Eka Saputra dari Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat jadi Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung
4. Agustinus Hanung Widyatmaka dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi jadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
5. Tumpal Eben Ezer dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen jadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupeten Sukabumi
6. Mico Wiranto Wave Sitohang dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara jadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen
7. Romi Johanes dari Pemeriksa Perdata dan Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur jadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
8. Frendra dari Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja jadi Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo.
9. Andi Mujahidah Amal dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan jadi Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja.
10. Reza Hidayat dari Kepala Seksi Upaya Hukum Luar Biasa Eksekusi dan Eksaminasi pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
11. Mohammad Nursaitias dari Kepala Kejaksaan Negeri Alor jadi Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.
12. Subhan Gunawan dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara jadi Kepala Kejaksaan Negeri Alor.
13. Singgih Kurniawan dari Pemeriksa Keuangan Teknis pada Inspektorat Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung jadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
14. Dadi Wahyudi dari Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara jadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
15. Muhammad Junaidi dari Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil jadi Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara.
16. Syahron Hasibuan dari Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah jadi Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil.
17. Abu Nawas dari Kepala Seksi Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat jadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah. Dikutip di MonitorNasional.com.***


















