“Tinjau Lokasi Rest Area di Barru”




Bang Doel (deadline-news.com)-Enrekangsulsel- Didampingi Bupati Enrekang Muslimin Bando, Gubernu Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah bersilaturahim dengan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Enrekang Senin (21/1-2019).
Selain itu Gubernur Nurdin Abdullah meninjau beberapa lokasi pembangunan Rest Area di Enrekang. Namun sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Barru dengan misi yang sama yakni meninjau lokasi rest area Barru.
Dalam kunjungan itu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dengan Bupati Barru menanda tangani Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Barru untuk Pembangunan Rest Area.
Kabupaten Barru termasuk dalam 10 rencana pembangunan rest area dan merupakan daerah pertama dalam pembangunannya di sulawesi selatan.
“Selain Barru, kita juga kerjakan satu rest area lagi di Jeneponto dan Enrekang,”ujar mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Pemerintah Kabupaten menyediakan lahan, dan Pemprov membangun rest area. Kita sudah siapkan anggaran 30Miliar. Ini sinergi yang baik antara Pemprov dengan Pemerintah Kabupaten. Insya Allah, bulan Mei sudah mulai dibangun fisiknya.
“Saya menyampaikan kepada jajaran Pemkab Barru dan Masyarakat Barru bahwa Rest Area ini merupakan pemantik pusat pertumbuhan ekonomi baru. Saya berharap rest area menjadi sentra penjualan produk UMKM dan hasil tani/laut masyarakat,”kata Nurdin Abdullah.
Selain itu, menurut laporan Bupati Barru Suardi Saleh ada banyak lakalantas di poros Barru. Kebanyakan diakibatkan karena kondisi pengendara yang mengantuk. Dengan fasilitas yang ada di rest area, diharapkan menjadi check point pengendara untuk beristirahat, agar kondisi kembali fit.
“Semoga pelayanan publik seperti ini dapat optimal berjalan dan dinikmati oleh masyarakat,”tandas Gubernur Sulsel yang baru 5 bulan menjabat itu.
Kemudian Selasa (22/1-2019), Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah meninjau lokasi pembangunanan pedestrian di jalan utama di Kota Rantepao Toraja Utara.
Gubernur Nurdin Abdullah didampingi pemerintah Torut melakukan peninjauan. (dikutip di akun FB Abdul Rahman Abbas/Benyamin Putra Arsyad).***














