Jum’at pagi (20/6-2025), saya bersama sejumlah kawan-kawan berencana berangkat ke Jogyakarta dengan menggunakana maskapai penerbangan lion air.
Jadwal dalam tiket tinggal landas pada pukul 6:30 wita, Palu ke Makassar, namun alasan teknis, lion air dengan nomor JT 641 Pesawat delay sampai pukul 8:00 wita.
Tepat pukul 8:00 wita Lion Air terbang ke Makassar dari Palu dengan penumpang cukup banyak, terlihat semua kursi terisi.
Penerbangan Palu ke Makassar ditempuh sekitar 1 jam 10 menit, dengan ketinggian jelajah 5000 – 10,000 kaki. Dalam penerbangan Palu ke Makassar ini cuaca sedikit buruk, mendung disertai hujan rintik-rintik.
Namun syukurnya penerbangan Palu Makassar dengan jumlah penumpang kurang lebih 100 orang itu mendarat dengan baik di Bandara Internastional Sultan Hasanuddin pada pukul 9:10 wita.
10-20 menit para penumpang antrian keluar dari dalam kabin pesawat. Mereka yang hanya tujuan Makassar menuju ke pintu keluar bandara.
Sedangkan yang penumpang lanjutan ke Jogyakarta, Denpasar Bali, Jakarta dan daerah lainnya diarahkan ke petugas transit.
Namun alangkah kecewan sejumlah penumpang ketika boarding pas ke petugas transit setelah dicek, maspakai full dengan tujuan Jogyakarta, Gorongtalo dan beberapa daerah lainnya.
Beberapa penumpang diminta bersabar menunggu untuk mencari solusi agar bisa terbang ke daerah tujuannya.
Salah seorang diantaranya penumpang yang tidak dapat seat lagi untuk tujuan Jogyakarta adalah kawanku punya teman.
Padahal tiket pesawat lion air palu Jogyakarta sejak seminggu yang lalu dibeli, tapi kok bisa-bisanya seat full saat transit di Makassar dari Palu.
Manajemen maskapai Lion Air ini patut diduga amburadul. Ataukah ada mafia tiket “penumpang gelap” di Maskapai lion air itu? Sehingga ada penumpang tidak dapat kursi tempat duduk (seat).
Kata temanku punya kawan “waspada” jika hendak bepergiat menggunakan maskapai lion air yang dikelola swasta murni itu. Jangan jadi “korban dan kecewa” tidak mendapatkan seat untuk daerah tujuan seperti yang dialami kawanku punya teman.
Akibatnya temanku punya kawan itu harus bersitegang dulu dengan petugas transit di Bandara Sultan Hasanuddin baru mendapatkan solusinya.
Pihak maskapai lion air menawarkan rute Makassar ke Jakarta dengan menggunakan Batik Air ID 6267 pada pukul 10:20 wita.
“Dari Makassar ke Jakarta Mas sekarang pukul 10:20 wita langsung ke pintu 3 lantai 2, Mas, nanti sampai bandara Soekarno Hatta lapor lagi ke bagian transit dan perlihatkan kode ini, sambil menunjuk ID 6360 (CGK – YIA)”.
Petugas transit dengan menggunakan rompi hijau hitam dengan logo maskapai lion air group itu menjelaskan penerbangan Jakarta ke Jogyakarta nanti lepas landas sekitar pukil 14 : 00 wita.
“Jadi masih sempat mas,”jelasnya.
Penerbangan dari Makassar ke Jakarta ditempuh kurang lebih 2 jam, sehingga diperkirakan tiba di bandar udara Soekarno Hatta pukul 12:30 wita atau pukul 11:30 waktu Jakarta.
Hikma Dibalik Tak Dapat Seat
Kata temanku punya kawan, ternyata ada dua hikma dibalik tak mendapatkan seat ke daerah tujuan awal.
Hikma pertama menurut kawanku punya teman naik pesawat keliling dari Palu ke Makassar, Makassar ke Jakarta dan Jakarta ke Jogyakarta.
“Jadi semacam berwisata udara le,”ungkap kawanku punya kawan itu.
Kemudian hikma kedua di pesawat lion air yang langsung Palu, Makassar ke Jogyakarta tidak mendapatkan air minum dan snack atau roti. Sedangkan naik batik air Makassar ke Jakarta disuguhi air minerak gelas dan roti.
Olehnya kata kawanku punya kawan, sabar dan selalu bersyukur, karena Allah menyayangi dan Maha Tahu tentang kita, makanya selalu diuji. ***














