Polisi “Atasi” Pengangguran

Foto Kapolda Sulteng Irjen Pol.Rizal Irawan bersama masyarakat komunitas warkop K4. Foto bang doel/deadline-news.com

Pagi itu Rabu (28/10-2026) bertepatan hari Sumpah Pemuda ke 98 tahun, seorang anggota Polri berpangkat dua bintang (Irjen Pol) menyambangi warung kopi K4 di jalan Tanggung Pesik kota Palu Sulawesi Tengah.

Adalah Kapolda Sulteng Irjen Pol.Rizal Irawan hadir di warkop K4 dalam tajuk “polisi bersama Masyarakat”. Kehadiran perdana polisi bintang dua di warkop itu merupakan kali pertama sejak Polda Sulteng berdiri.

Kunjungan polisi ngopi bersama masyarakat itu tidak terlepas dari tagline Kapolri Jendral Polisi Suyudi Ario Seto “Polisi Bersama Masyarakat”. Kapolda Rizal dalam pemaparannya menjawab pertanya masyarakat terkait penanganan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, mengatakan pihaknya bukan hanya penindakan tapi juga solusi.

“Polisi bukan hanya penindakan tapi juga mengatasi pengangguran. Khususnya saudara-saudara kita eks Napiter dulu mendapat kebijakan dan kelonggaran berdagang bbm dari Kapolda sebelumnya, kita juga akan berlakukan itu, sehingga mereka tidak menganggur. Hanya saja tentunya ada porsinya masing-masing,”ujar Kapolda Rizal yang diamini Dirbinmas Kombes Pol.Sirajuddin Ranly.

Dalam Polisi ngopi bareng masyarakat itu, kapolda juga memaparkan penanganan dan pemberantasan Narkoba di kota Palu dengan melakukan penggerebekan dan penangkapan bagi yang terindilasi dengan peredaran narkoba di Palu dan sekitarnya.

Adalah “Kampung Narkoba” Tatanga, Kayumalue dan beberapa tempat lainnya di kota Palu menjadi sasaran penggerebekan oleh Ditresnarkoba dibawah komondo Kombes Pol.P.Sembiring.

“Kami bertekad membersihkan kota Palu khususnya dan Sulteng umumnya dari Narkoba,”tegas Kapolda Sulteng Irjen Pol.Rizal.

Disinggung soal pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), kapolda Rizal menegaskan bahwa dimasa kepemimpinannya tidak ada toleransi dengan PETI, karena itu ilegal.

“Kalau saya membiarkan PETI bebararti sama halnya saya melegalkan yang ilegal. Olehnya tidak ada jelannya yang ilegal kita legalkan, hanya saja kita cari solusi terbaik sesuai regulasi dan kebijalan pemerintah. Tegasnya “Polisi Atasi” Pengangguran,”aku Kapolda Rizal Irawan. 

Sebelumnya Kapolda sulteng Irjen Pol.Rizal Irawan telah melakukan safari kamtibmas ke ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim, Gubernur Anwar Hafid, kajati Zulikar Tanjung dan tokoh agama Prof Zainal Abidin. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top