Serunya Murid SDN Inpres 2 dan 23 Tanamodindi di Hut RI ke 77

 

Foto lomba tarik tambang di SDN 23 Tanamodindi. Foto bang doel/deadline-news.com

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Pasca ke ganasan covid19, tahun 2020-2021 hingga awal 2022 dimana kegiatan masyarakat dibatasi.

Foto lomba lari karing di SDN Inpres 2 tanamodindi. Foto bang doel/deadline-news.com

 

Sekarang pembatasan kegiatan publik secara terbuka mendapat perhatian dari pemerintah.

Dimana aktivitas masyarakat secara umum baik berkelompok maupun sendiri – sendiri telah diberi kelonggaran. Tak ada lagi pembatasan dan pengaturan jarak secara ketat seperti 2 tahun lalu.

Sehingga disetiap sekolah diberikan kelonggaran bermain dan berinteraksi antara satu dengan yang lainnya, baik kelompok maupun perorangan.

Dengan kelonggaran dan kebebasan berinteraksi ini, dimanfaatkan SDN Inpres 2 dan 23 tanamodindi mengadakan berbagai lomba dalam memeriahkan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 77 tahun yang jatuh pada 17 Agustus 2022.

Berbagai kegiatan lomba yang digelar di dua SDN Inpres yang berada dalam satu kompleks ini.

Mulai dari senam massal, tarik tambang, lomba makan kerupuk, lari karung, lari kelereng dan lomba olah vokal dengan lagu-lagu bernuansa nasionalisme, diantaranya lagu Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan 17 Agustus 45 dan aku anak Indonesia.

Terlihat murid – murid di dua SDN Inpres itu menikmati keseruan, keceriaan, bergembira ria bersama guru – gurunya dan para orang tua murid.

Adalah guru Ilham dibantu para ibu guru meminpin jalannya pertandingan di SDN Inpres 2 Tanamodindi dan Andika yang memimpin jalannya pertandingan di SDN 23 tanamodindi.

Pihak sekolah menyiapkan berbagai hadiah bagi murid – murid yang mendapatkan juara.

Adalah alat – alat tulis yang disiapkan pihak sekolah sebagai hadiah bagi para pemenang lomba keseruan Hut RI ke 77 tahun di SDN Inpres 2 dan 23 tanamodindi kota Palu provinsi Sulawesi Tengh itu. ***

Dewan Pers Minta Peserta UKW Taati Kode Etik dan Undang Undang Pers

 

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng- Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) resmi berakhir.

Adapun pada penutupannya, Ninik Rahayu selaku  Ketua Komisi Penelitian dan Gratifikasi Dewan Pers menuturkan, bahwa “Benar yang dikatakan oleh bapak Rustam Fachri, bahwa Etika itu sangat penting,”.

“Jadi haruslah, kita beretika dalam melakukan hal apapun. Terlebih bagi seorang wartawan”ujar Ninik.

Kemudian pada penutupannya, Ninik juga menyampaikan pesan dari Dewan Pers dan dikutipnya sebagai kata penutup dari kegiatan UKW pada hari minggu (26/6-2022).

“Pesan dari Dewan Pers yaitu “Tetap kembangkan pengetahuan kalian, jangan berhenti ditengah jalan. Jadilah wartawan yang profesional dan bertanggung jawab dengan menaati kode Etik dan UU Pers,” pungkas Ninik.

Kemudian pada penutupannya, Ninik juga menuturkan, bahwa “Bagi semua peserta UKW jika memiliki kendala apapun, silahkan adukan ke Dewan Pers,”.

“Karena bagi yang telah mengikuti UKW, Sudah menjadi bagian dari Dewan Pers,” jelas Ninik sambil menutup kegiatan. ***

50 Wartawan Uji Kompetensi di Palu

 

Foto suasana hari pertama uji kompetensi jurnalistik/Wartawan (UKJ/UKW). Foto Bang Doel/deadline-news.com

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Sekitar 50 wartawan dari berbagai media ikut ujian kompetensi jurnalis/wartawan (UKJ/UKW) di Sutan Raja Hotel Palu Sabtu (25/6-2022).

UKJ/UKW ini digelar oleh kolaborasi Aliansi Jurnalistik Indepen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) dan koran Tempo Group (Tempo Institut),bersama dewan pers (DP).

Peserta UKJ/UKW ini dari media online, cetak dan elektronik se kota Palu. Dan ada juga dari Luwuk Banggai, Kendari dan Papua.

Kegiatan UKJ/UKW itu berlangsung dua hari dengan kelas muda dan madya.

Adalah Hendri C Bangun dari Dewan Pers salah satu penguji utama dewan pers. Kemudian dari AJI Ruslan Sangadji alias Ochan, Rustam dan Tulus dari Tempo Institut serta Mahmud Mattangara dafo PWI. ***

Kapolres : Terkait Proyek SMKN 1 Parigi, Pihak Dinas dan Kontraktor Sudah Diperiksa

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Parigisulteng-Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada Proyek rehabilitasi dan pembangunan SMKN 1 Parigi, pihak Polres Parigi Moutong terus menyelidikannya.

“Untuk pelaksanaan perkembangan masih dalam tahap penyelidikan pak. Sementara yang kami periksa sudah dari pihak dinas dan kontraktor,”kata Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono menjawab konfirmasi deadline-news.com group detaknews.id Kamis (2/6-2022) via chat di whatsappnya.

Menurutnya mereka yang telah diperiksan terkait proyek SMKN 1 Parigi itu yakni PLT Kadis Pendidikan, Kabid SMK selaku KPA dan juga, PPTK dinas. Kemudian kontraktor juga sudah dilakukan pemeriksaan.

Kata Kapolres proyek itu sementara masih dalam masa rehabilitas, sebelum penyerahan ke dinas sampai tanggal 20 Juni 2022.

“Kami juga masih menunggu dari tim dinas untuk pelaksanaan rehabilitasnya,”aku Kapolres Yudy.

Proyek pemeliharaan/rehab di SMKN 1 Parigi itu dikerjakan oleh CV.Beiby Insan Pattawari dengan senilai anggaran sebesar Rp, 3.284.508.640.

Item pekerjaan pada proyek rehab itu yakni rehab ruangan praktik siswa (RPS), ruang kelas, ruang guru, toilet, dan ruangan kepala sekolah SMKN 1 Parigi Kabupaten Parigi Moutong.

Sebelumnya Kepala Bidang SMK Dikbud Sulteng Dr.Hj.Hatijah Yahya,M.Pd menjawab dikonfirmasi deadline-news.com via chat di whatsappnya Selasa (10/5-2022), mengatakan surat permintaan keterangan, bukan untuk apa – apa dan lokasi itu, masih masa pemeliharaan dan ada jaminan pemeliharaan 5 % (persen), dari kontraktor.

Menurutnya semua lokasi pembangunan 2021 dan saat ini juga masih dalam audit badan pemeriksa keuangan (BPK RI).

“Waalaikum salam, tabe lee…itu surat permintaan keterangan, bukan untuk apa2 dan lokasi itu, masih masa pemeliharaan dan ada jaminan pemeliharaan 5% dari Kontrak, dan semua lokasi pemb 2021, saat ini juga masih dalam Audit BPK. Tabe Maaf pa Andi…,”jelas Hatijah.

Dr Hatijah Yahya menambahkan pihaknya belum menerima surat Resmi dari penyidik Polres Parigi Moutong.

“Tabe adinda, surat resmi permintaan keterangan itu, belum diterima oleh Dinas Pendidikan sampai hari ini, jadi belum bisa beri komentar terkait itu, dan gedung itu sudah 100% selesai, dan saat ini masih masa pemeliharaan gedung selama 6 bulan. Jadi Inshaa Allah menurut kami tidak ada masalah,”ujar Hatijah.

Hatijah mengaku heran disebut tersangka. Padahal permintaan keterangan itu biasa saja.

“Iyye Dinda…saya jadi heran sepertinya panggilan itu panggilan karena kami tersangka padahal permintaan keterangan, biasa saja…kami siap memberikan keterangan seperti adanya…kalau tdk sempurna ya kita sempurnakan,”tulis Hatijah. ***

Guru SD Laporkan Bupati Poso ke OMBUDSMAN

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Bupati Poso Verna Ingkiriwang dilaporkan ke OMBUDSMAN perwakilan Sulawesi Tebgah di Palu Senin (30/5-2022).

Adalah 5 orang guru sekolah Dasar (SD) berasal dari KabupatenPoso dengan didampingi Kuasa Hukum mereka dari Kantor Hukum ADATAPURA mendatangi Kantor Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Tengah di Palu.

Mereka melaporkan Bupati Poso Verna yang menerbitkan Surat Keputusan Bupati Poso No. 820/0886.5/BKPSDM.PSO/2022 tanggal 9 mei 2022 tentang Mutasi Jabatan Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Kab.Poso yang diduga terjadi maladminsitrasi.

Sumardi, S.SH salah satu advokat yang mendampingi mereka mengatakan terdapat beberapa kejanggalan.

Pertama, berdasarkan informasi dari klien kami bahwa dalam SK tersebut terdapat pegawai yang telah pensiun sejak tanggal 1 Mei 2022, namun tetap dimutasi dari jabatan terakhir sebelum Ia pensiun adalah Kepsek SDN 2 Watuawu dimutasi menjadi guru di SDN 2 Watuawu Kecamatan Lage.

Kedua, ada Kepala Sekolah (Kepsek) yang dimutasi mejadi guru, padahal jabatan mereka sebagi Kepsek belum sampai 1 periode atau belum cukup 4 tahun, seperti Kepsek SDN Watumaeta dan Kepsek SDN Baleura dan yang lainnya.

“Sementara berdasarkan Permendikbud no 6 tahun 2018 dan Peraturan Mentri Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi no 40 tahun 2021 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, kemudian untuk memberhentikan seseorang dari jabatan Kepsek berdasarkan permedikbud tersebut harus berdasarkan penilaian Kinerja bukan berdasarkan keinginan Pribadi,”ujarnya.

Salah satu guru yang mewakili kelimanya, berinisial PEJ mengatakan sangat menyayangkan tindakan semacam ini bisa terjadi, akibat dikerjakan oleh orang yang tidak berkompoten dalam bidangnya alias orang tidak professional.

“Kami melaporkan dan mengadukan ini ke Ombudsman agar nasib Guru yang dimutasi mendapatkan kepastian hukum” tutupnya.

Guru dan pendamping hukum mereka diterima langsung oleh Kepala Ombudsman Sulawesi Tengah, Sofyan Farid Lembah.

Bupati Poso dr.Verna Gledys Ingkiriwang yang dikonfirmasi deadline-news.com group detaknews.id via chat di whatsappnya Selasa malam (31/5-2022), sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasinya. ***

Setelah Kadis dan Kabid SMK Diperiksa, Giliran PPKNya

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Parimosulteng-Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah terus mendalami dugaan korupsi pada proyek pemeliharaan/rehabilitasi di SMKN 1 Parigi.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sulteng Yudiawti V Windarrusliana,S.KM, M.Kes dan Kepala Bidang SMK Dr.Hatijah Yahya, S.PD,.M.PD telah diundang untuk diperiksa.

Saat ini giliran pejab pembuat komitmen (PPK) yang akan dimintai keterangannya oleh penyidik unit III Tipikor Sat Reskrim Polres Parimo.

Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya menjawab konfirmasi deadline-news.com group detaknews.id mengatakan pihaknya baru melakukan lidik.

“Walaikum salam pak andi…iya baru dilakukan lidik oleh unit tipikor polres dan rencananya buat klarifikasi undangan kepada PPK nya,”tulis Kapolres.

Proyek pemeliharaan/rehab di SMKN 1 Parigi yang dikerjakan CV.Beiby Insan Pattawari senilai Rp, 3.284.508.640, dilidik unit III Sat Reskrim Polres Parigi Moutong sejak minggu lalu.

Item pekerjaan pada proyek rehab itu yakni rehab ruangan praktik siswa (RPS), ruang kelas, ruang guru, toilet, dan ruangan kepala sekolah SMKN 1 Parigi Kabupaten Parigi Moutong.

Proyek SMKN 1 Parigi itu diduga berbau korupsi, sehingga unit III Tipikor Sat Reskrim Polres Parigi Moutong melakukan penyelidikan (Lidik). ***

Sebelumnya kepala Bidang SMK Dikbud Sulteng Dr.Hj.Hatijah Yahya, S.PD, M.Pd menjawab dikonfirmasi deadline-news.com via chat di whatsappnya Selasa (10/5-2022), mengatakan surat permintaan keterangan, bukan untuk apa – apa dan lokasi itu, masih masa pemeliharaan dan ada jaminan pemeliharaan 5 % (persen), dari kontraktor.

Menurutnya semua lokasi pembangunan 2021 dan saat ini juga masih dalam audit badan pemeriksa keuangan (BPK RI).

“Waalaikum salam, tabe lee…itu surat permintaan keterangan, bukan untuk apa2 dan lokasi itu, masih masa pemeliharaan dan ada jaminan pemeliharaan 5% dari Kontrak, dan semua lokasi pemb 2021, saat ini juga masih dalam Audit BPK. Tabe Maaf pa Andi…🙏🏻,”jelas Hatijah.

Dr Hatijah Yahya menambahkan pihaknya belum menerima surat Resmi dari penyidik Polres Parigi Moutong.

“Tabe adinda, surat resmi permintaan keterangan itu, belum diterima oleh Dinas Pendidikan sampai hari ini, jadi belum bisa beri komentar terkait itu, dan gedung itu sudah 100% selesai, dan saat ini masih masa pemeliharaan gedung selama 6 bulan. Jadi Inshaa Allah menurut kami tidak ada masalah,”ujar Hatijah.

Hatijah mengaku heran disebut tersangka. Padahal permintaan keterangan itu biasa saja.

“Iyye Dinda…saya jadi heran sepertinya panggilan itu panggilan karena kami tersangka padahal permintaan keterangan, biasa saja…kami siap memberikan keterangan seperti adanya…kalau tdk sempurna ya kita sempurnakan,”tulis Hatijah. ***

Proyek SMKN 1 Palu Disoal, Ini Kata Kabid SMK Dikbud Sulteng

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Proyek pemeliharaan/rehab gedung SMKN 1 Palu di jalan Kartini disoal.

Pasalnya proyek itu diduga dilaporkan volume pekerjaannya telah mencapai 100 persen, sehingga anggaran pun diduga di cairkan 100 % (Persen).

Padahal sebagian sisa anggarannya di Freeze (disimpan/dibekukan-red). Karena sesungguhnya proyek SMKN 1 Palu itu diduga menyeberang tahun.

Diduga progresnya baru mencapai 90an persen. Tapi diduga dilaporkan sudah mencapai 100 persen sebagai bentuk siasat agar anggaran proyek itu tidak dikembalikan ke pusat, kendati pihak rekanan dikenakan sanksi denda.

Sebab jika tidak mencapai 100 persen laporan progresnya maka uang anggaran proyek SMKN 1 Palu itu dikembalikan ke Negara.

Karena proyek itu dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2021 melalui program dana alokasi khusus (DAK) fisik. Demikian dikatakan sumber deadline-news.com Rabu (11/5-2022) di Palu.

Menurut sumber itu, proyek itu dikerjakan oleh CV.Shaba Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp, 4.895.995.348.

“Apakah sisa anggarannya yang 10 persen lagi dititipkan di rekening Kas daerah atau Kas Dikbud atau di rekening mana?” tanya sumber itu lagi.

Kepala bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tengah Dr.Hatijah Yahya, M.Pd menjawab konfirmasi deadline-news.com group detaknews.id via chat di whatsappnya Rabu (11/5-2022), memberikan penjelasan sebagai berikut :

Walaikum salam, terkait pelaksanaan pembangunan dan Rehabilitasi Gedung SMKN 1 Palu oleh CV. SHABA MANDIRI dengan nilai Kontrak Rp. 4.895.995.348, Kami sampaikan sbb :

BPK RI telah melakukan Audit secara khusus baik Administrasi maupun perkembangan dilapangan sebelum Lebaran idul fitri kemaren. Hasil auditnya masih dalam proses. Namun saat dilakukan Audit berdasarkan laporan dan kunjungan kelapangan :

  1. Pekerjaan Fisik sudah mencapai 95 % lebih.

  2. Pembayaran keuangan kepada Kontraktor pelaksana baru dibayarkan sebesar 65 %.

  3. Sisa pekerjaan yg belum selesai (Fhinising dan pekerjaan lainya), masih diberikan kesempatan kepada Kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan.

  4. Pengenaan denda atas pelaksanaan itu tetap dikenakan, dan pihak penyedia bersedia, sesuai surat pernyataan.

  5. Saat audit BPK RI berlangsung Pengenaan denda kepada kontraktor sudah mencapai Rp. 511 juta lebih yang akan disetor ke Kas Daerah.

  6. Kontraktor pelaksana berjanji segera merampungkan pembangunan gedung ini.

  7. Dalam rangka persiapan PHO pekerjaan pembangunan/rehabilitasi Gedung SMKN 1 Palu, Disdikbud membentuk Tim khusus untuk menghitung progress yang tercapai, yang melibatkan Pihak APH (Inspektorat, BPKP) Ahli Konstruksi dr Tadulako, Tim Teknis Dinas PUPR, dan Ahli Kontrak.

Kata Hatijah hal ini dilakukan agar Dikbud tidak melakukan kesalahan pembayaran atas capaian bobot pekerjaan, serta Mutu hasil pekerjaan nantinya.

“Demikian kami sampaikan dengan harapan kepada Kontraktor pelaksana CV. SHABA MANDIRI agar segera merampungkan pembangunan gedung ini, mengingat sebentar lagi sudah memasuki penerimaan siswa baru, tahun pelajaran 2022/2023 yang tentu saja sangat dibutuhkan dimanfaatkan oleh sekolah,”jelas Hatijah.

Pantauan deadline-news.com group detaknews.id di kokasi proyek Rabu siang (11/5-2022), terlihat masih ada tukang sedang bekerja, tepatnya di lokal kelas Tata Boga SMKN 1 Palu. ***

 

Guru se Kabupaten Sigi Keluhkan Gaji Terlambat

 

Nelwan (deadline news.com)-Sigisulteng- Sejak 1 Maret 2022 pergantian bendahara Guru dilingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sigi Sulteng, akibatnya hingga jelang akhir bulan Maret ini, gaji guru belum juga dibayarkan.

Terkait depersiasi (perampingan) masa transisi pergantian bedahara guru di lingkup strutural Dinas pendudikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sigi Sulteng, para guru banyak mengeluhkan gajinya sampai saat ini belum juga mereka diterima.

Menurut mantan bendahara di staf bidang kebudayaan Ani menjawab deadline- news.com (21/3-2022), tertanggal 1 Maret 2022 sampai efesiensi eksekusi SK pergantian dirinya sudah ditetapkan 21 Maret bulan ini.

Dilingkup struktural dijajaran Dikbud Sigi Sulteng terkait depersiasi struktur pergantian bendahara lama ke bendahara yang baru tersebut.

Hingga menyebabkan gaji guru-guru se kabupaten Sigi itu mengalami keterlambatan pembayarannya sampai detik ini.

Perihal pergantian bendahara di masa transisi ini tutur Ani, memang agak sedikit terkendala dengan proses input ulang data file lama ke bendahara yang baru.

Belum lagi soal proses peralihan spesimen dan falidasi sejumlah data guru dari 16 kecamatan di Sigi, jumlah totalnya – + 2500 orang ke 4 unit bank BRI.

Dimana kesemuanya letak bank tersebut terpisah jauh, 1. BRI di Jalan Jendral Sudirman kota Palu, 2. BRI cabang Biromaru, 3. BRI di kecamatan Palolo, 4. BRI di kecamatan Kulawi.

Hal itulah yang menyebakan keterlambatan penggajian para guru-guru di Sigi, karena bendahara yang baru harus menyusun dan menginput kembali data lama juga merekapitulasi semua falidasi file nama-nama guru tersebut.

“Baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil maupun yang guru masih honorer se kabupaten Sigi Sulteng,” terangnya.

Di jajaran lingkup Dikbud sendiri dalam waktu dekat ini, kata Ani, soal keterlambatan penggajian para guru PNS maupun gaji para honorer akan dilakukan pengkajian revisi ulang pada perampingan (depersiasi) dimasa transisi pengalihan bendahara lama ke bendahar baru itu.

“Mengingat suksesi akan adanya perampingan di Dikbud saat ini, spesifiknya, memang sudah sangat efesien dan selayaknya harus dilakukan pergantian bendahara, sebab dirinya hanya diperbantukan sementara hanya dalam rentang waktu 2 tahun saja,” tandasnya.

Ani juga mengaku, kapasitasnya jadi bendahara guru se kabupaten Sigi itu, sebelumnya pressure masa kerjanya (bendahara) spesifik hanya 2 tahun itupun sudah cukup efisian.

Dan poksinya juga diposisikan hanya sebagai bendahara pebmbantu.

Kemudian dalam struktur depersiasi sistem birokrasi identik dengan perampingan atau masa (transisi) jabatan bendahara hanya sementara jajaran Dikbud itu sendiri.

“Dimana disetiap bidang dan jabatan yang diperuntukan pada pemangku jabatan dan legalitasnya diprioritaskan membidangingi poksi masing-masing setara dengan disiplin ilmunya,” pungkasnya.***

IJTI Sulteng Bermusyawarah Daerah IV

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Dalam rangka menjalankan amanat organisasi yang dituangkan dalam AD/ART, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulteng akan menyelenggarakan pergantian kepengurusan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam Musyawarah Daerah IV, IJTI Sulteng, di Amazing Beach Resort Kota Palu, pada Sabtu, 4 Desember 2021.

“Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, dan dilaksanakan secara hybrid, dan juga virtual yang diikuti oleh peserta dari beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah secara online, melalui aplikasi zoom,” ujar Rian Saputra, Ketua Panitia Pelaksana usai melakukan persiapan di Amazing Beach Resort, , Jumat (3/12/21).

Menurut Rian, kegiatan Musda IJTI Sulteng yang bertemakan Jurnalis Televisi Profesional di Era Digital, akan diawali dengan Diskusi Panel yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Polisi Didik Supranoto, Ketua KPID Sulawesi Tengah Harry Azis.

Serta satu narasumber secara virtual melalui aplikasi Zoom, yaitu Ketua GAPKI Sulawesi Dony Yoga.

Kegiatan tersebut akan dihadiri 30 orang sebagai peserta yang merupakan anggota IJTI Sulteng aktif, dari berbagai media televisi baik lokal maupun nasional.

Kegiatan Musda ke 4 IJTI Sulteng kali ini, didukung oleh sejumlah mitra yang selama ini bekerja sama dengan IJTI, yaitu PT ASTRA AGRO LESTARI, PT IMIP, PT Donggi Senoro, PT CPM, termasuk MEDIA CENTER DELIS DAN DJIRA.

“Kami berterima kasih kepada semua mitra yang bersedia mendukung kegiatan ini. Semoga selanjutnya kita dapat terus bekerja sama,” aku Rian Saputra.

Acara yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak, nantinya akan diawali dengana doa bersama, menyayikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, dan sambutan ketua umum IJTI yang membuka acara secara resmi, serta diskusi panel, pada hari pertama.

Sementara untuk hari kedua, yakni pada Minggu 5 Desember 2021, secara keseluruhan akan berlangsung pertanggungjawaban pengurus lama, dan pemilihan kepengurusan baru. (rls ijti st).***

Mahasiswa KKN UIN Renovasi Rumah Nenek Maniara

 

Kahar (deadline-news.com)-Pinrangsulsel-Sebanyak 8 orang Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar angkatan ke 66 yang sedang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Lingkungan Rampusa Kelurahan Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Sulsel merenovasi rumah Nenek Maniara.

“Renovasi Rumah Nenek Maniara sejak awal sudah diprogramkan, karena melihat rumah panggung itu sudah tidak layak, sebagian kayunya sudah lapuk, begitupun atapnya,”kata Ilham dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi deadline-news.com Jum’at (5/11-2021).

Ilham adalah koordinator Desa (Kordes) KKN angkatan 66 UIN Makassar yang ditempatkan di Lingkungan Rampusa Kelurahan Betteng, Lembang Kabupaten Pinrang.

Menurut Ilham sebesar Rp, 4 juta anggaran renovasi Rumah Nenek Maniara yang berukuran 6 X 6 meter itu. Sedangkan dana sebesar itu dikumpulkan sebagian dari swadaya para mahasiswa dan dibantu salah satu organisasi relawan kemanusiaan di Kabupaten Pinrang.

Adalah HPMP nama organisasi relawan kemanusiaan di Pinrang yang membantu merealisasikan program mahasiswa UIN KKN angkatan ke 66 di Lembang itu.

Kepala Lingkungan Rampusa M.Dahlan mengaku bangga atas kerja- kerja mahasiswa KKN ang.66 UIN Alauddin Makassar, Karena telah memperhatikan kondisi masyarakatnya yang sedang membutuhkan bantuan.

“Matterima kasi lakoi anang KKN sa ratui dikka bantua paregei bolaku, kela tannia kapang anang KKN Yate bolaku la situru tarrui dikka.Saba nai laku rannua sa mesa-mesa a dikka na madodong Tomo tau, matuami tau.Terima kasi Anang KKN muda-mudahan na siruntuki cege’Terimah kasih,”unjar nenek Maniara dalam bahasa Pattinjo.

Artinya saya sangat berterima kasih kepada anak-anak KKN karena datang membantu saya perbaiki rumah saya. Sebab sudah tidak ada orang yang saya harapkan untuk memperbaikinya. Apalagi keadaan saya sudah lemah dan tua,”kata Nenek Maniara. ***