Muhidin : Presiden Prabowo Menginginkan Anggaran Terarah

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Terkait “jeritan” daerah atas minimnya anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dikucurkan ke daerah-daerah dalam bentuk tunai, ini tanggapan dari wakil ketua badan anggaran (Banggar) DPR RI Dr (HC) H.Muhidin M Said, SE, MBA.

Politisi Senior Partai Golkar itu menjwab media ini Minggu malam (13/9-2026), di kediamannya jalan Tolambu Palu mengatakan bahwa memang secara anggaran tunai ke daerah tidak seperti pemerintahan sebelumnya, tapi anggarannya digelontorkan dalam bentuk program pembangunan melalui Kepres agar anggarannya terarah.

“Jadi bapak presiden Prabowo Subianto menginginkan anggaran ke daerah itu terarah khususnya di bidang infrastruktur seperti jalan, jembatan, Bendungan atau Irigasi dalam bentuk instruksi presiden (Inpres), sehingga daerah atau masyarakat tinggal menerima manfaat,”jelas anggota DPR RI dari Daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu.

Disinggung bahwa dengan model Inpres itu kembali ke pemerintahan orde baru dimana keuangan untuk pembangunan nasional di daerah sentralistis di pusat?

Jawab anggota DPR RI berlatar belakang pengusaha itu, tidak juga, tapi ini kan uang pusat yang harus terarah peruntukannya seperti pembiayaan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi seperti yang saya sebutkan tadi.

Karena biasanya kepala daerah lupa itu, makanya melalui inpres, sehingga anggaran pusat terarah ke daerah yang dituju.

“Jadi pusat itu melaksanakan secara nasional, olehnya jika ada anggaran dari pusat ke daerah, maka pemerintah daerah harus segera membelanjakannya sesuai peruntukannya dan jangan mengendap tapi harus habis. Karena kapan tidak habis maka anggaran itu berikutnya tidak diberikan lagi, sebab daerah tidak mampu melakukan penyerapan sesuai programnya,”ujarnya.

Untuk diketahui infrastruktur irigasi di Sulawesi Tengah berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres Nomor 2 Tahun 2025/2026) anggarannya mencapai Rp325 miliar.

Daerah sasaran anggaran perbaikan saran dan prasarana petanian yakni irigasiĀ  tersebar di 12 kabupaten dan 1 kota, di ataranya, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli, Buol, Morowali dan Banggai. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top