Warkop Stevani K2 Gelar Tahlilan Afif Siraja

Bang Doel (deadline-news.com)-Sabtu malam (18/10-2025), warga kota Palu digegerkan dengan penemuan mayat dalam ruko di Palupi.

Adalah pengusaha tambang bernama Afif Siraja, ST yang ditemukan meninggal dunia itu dalam ruko miliknya.

Afif adalah putra kelahiran Poso. Semasa hidupnya banyak berinteraksi dengan Komunitas warung kopi (Warkop) di kota Palu.

Salah satunya adalah warkop Stevani K2 yang terletak di jalan Masjid Raya Kelurahan Lolu Utara Kecamatan Palu Timur.

Komunitas warkop Stevani  K2 itu merasa sangat kehilangan sosok  Afif yang dikenal baik dan ringan tangan membantu bagi orang yang membutuhkannya.

Dan semasa hidupnya tidak pernah berkonflik dengan komutas warkop Stevani K2 itu, sekalipun terjadi dinamikan dan faksi-faksi dengan berbagai kepentingan.

Makanya tidaklah heran, jika komunitas warkop “rakyat” Stevani K2 Palu itu menggelar Tahlilan malam ke 3 atas kematian aktivis Himpunan Mahasiswa Isalam (HMI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu.

“Almahrum kita kenal orang baik, sekalipun di warkop Stevani K2 ini sering terjadi dinamika dan perdebatan baik itu soal politik praktis maupun masalah lainnya, Almahrum saudara kita Afif itu tidak pernah memihak, tapi selalu menjadi pendingin dalam suasana panas,”Kata ketua himpunan pemuda Alkhairaat pusat Palu Ashar Yahya, SE dihadapan puluhan jamaah Tahlilan Afif Siraja, Rabu malam (23/10-2025).

“Tahlilan malam ke 3 saudara kita Almahrum Afif ini sebagi resonansi sosial kemanusiaan dengan tujuan mendoakan Almahrum,”ujar Prof. Dr. Hamlan, M.Ag dalam tauzianya.

Dari berbagai sumber yang dihimpun media ini, Afif diduga meninggal tidak wajar. Sebab disekujur tumbuhnya terdapat lebam-lebam seperti hantaman benda tumpul.

Menyikapi misteri dibalik kematian Afif itu, pihak keluarga melaporkannya ke Polda Sulteng. Dan melakukan Autopsi untuk memastikan apa penyebab kematian ayah 4 anak itu.

Menurut salah seorang sumber yang minta namanya tidak disebutkan, bahwa awal bulan oktober 2025, ia mendengar almahrum Afif bersitegang dengan orang lewat handpone.

“Awal bulan Oktober 2025 ini, saya mendengar Almahrum bersitegang dengan orang di handponnya. Setelah menerima telepone, karena barusan saya lihat bicara dengan nada tinggi, saya beranikan diri bertanya, ada apa kanda? Lalu beliau menjawab biasa anak kemarin,”jelas sumber itu mengutip bahasa almahrum.

Namun sumber itu mengaku tidak dapat memastikan dengan siapa almahrum bersitegang dan terkait urusan apa?

“Saya tidak berani bertanya secara detail siapa orang yang menjadi lawan bicarannya dengan nada keras dan marah di handpone. Dan terkait apa,”sebut sumber itu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top