Raslin : Mendingan Bangun Huntap Penyintas

“Dari Pada Acara Konser Musik Rp, 3,037 M”

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Aktivis pekerja hukum progresif Muh.Raslin, menyoroti rencana konser musik pemerintah kota Palu senilai Rp, 3 miliyar lebih.

Alasannya karena masih ada penyintas yang butuh hunian tetap (Huntap). Olehnya mestinya itu yang menjadi perhatian pemerintah kota Palu, bukan acara serimonial yang menghabiskan anggaran miliyaran rupiah.

“Ditengah masih ada warga kota Palu koraban bencana alam gempa bumi, likuifaksi dan tsunami belum memiliki tempat tonggal, malah pemerintah kota Palu melalui Dinas Pariwisata menggelar konser musik, Kami tidak terima, seban masih ada  ribuan jeritan penyintas yang mestinya menjadi perhatian dan prioritas Pemkot Palu,”tegas lelaki yang suka berdemonstrasi membela kepentingan rakyat itu Rabu (29/10-2025), via telepone di aplikasi whatsAppnya dari Jakarta.

Ironisnya lagi ditengah kampanye program efisiensi anggaran baik Pemerintah pusat maupun daerah, ternyata diam-diam pemerintah kota Palu melalui Dinas Pariwisata dan Kesekretariatan akan menggelar konser musik dengan nilai fantastis.

Proyek Expo UMKM dan Konser musik  ini nilainya mencapai Rp, 1,637,366,000 + Rp, 1.399.954.200 = Rp, 3.037.320.200 yang akan menghandirkan artis dangdut dan musisi Arilasso.

Sementara itu sumber lain menyebutkan bahwa tender proyek penyewaan pendukung kegiatan itu seperti tenda, panggung dan Sound system
ini baru saja dilakukan pada 27 Oktober 2025. Dan belum ada pengumuman pemenangnya.
Tapi kok sudah ada yang pasang tenda dan panggung.

“Di aplikasi belum pengumuman pemenang, rencananya hari ini Rabu tanggal 29 pengumuman pemenang. Tapi kok sudah ada yang pasang tenda, panggung dan peralatan pendukung lainnya. Padahal proses kotrak dari pengumuman pememang bisa satu minggu. Dan pengumuman itu di lpse sdh ada jadwalnya. Kalau sudah ada yang pasang tenda dan panggung  berarti peserta tender sudah tahu kalau dia menang,”sebut sumber itu.

Menurutnya patut diduga proses tender berbau kongkalingkong atau syarat akan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

“Ini pemborosan dan Bikin habis anggaran,  Seakan terpaksa dibuat ini acara. Padahal masih banyak pembangunan dan perbaikan ruas jalan yang perlu pembiayan dalam kota Palu,”kata sumber itu dengan nada kritis.

Kata dia, bayangkan untuk bayar artis saja mencapai Rp, 1 miliyar lebih. Kira-kira apa faedah dan efeknya untuk daerah dengan konser artis dengan nilai fantastis itu.

“Total untuk acara konser yang masih kaitannya hut kota Palu  totalnya mencapai Rp, 3 miliyar, lebih”sebut sumber itu.

Menurut sumber itu, mengapa baru bulan depan (November 2025) digelar konser itu. Karena Kemarin pas Hut kota Palu kan tidak jadi, sebab ada larangan dari presiden, makanya  Mereka geser.

“Padahal cukup banyak jalan-jalan rusak dalam kota Palu yang perlu anggaran perbaikan. Diantaranya jalan Padat Karya di Palupi, jalan Adam Malik di Petobo dan masih banyak lagi ruas jalan lainnya,”jelas sumber itu.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata kota Palu Dhoank Mustafa yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya Minggu malam (26/10-2025), terkait rencana konser Musik Hut kota Palu senilai Rp, 3 miliyar itu, meminta didatangi di kantornya.

“Tabe Pak… K kantor saja nanti sy pertemukan dgn Panitia Spy lengkap penjelasannya 🙏🙏,”tulisnya.

Begitupun dengan Kabag Umum Pemkot Palu Sandi yang dikonfirmasi via chat di whatsAppnya minggu malam (26/10-2025), mengatakan panjang kalau dijelaskan, nanti ketemu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top