Dari Mana Biaya Semarak Bhayangkara?

“Hadia Open Turnamen Kapolda Cup Domino 2 Unit Mobil”

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun bhayangkara ke 79 tahun 1 Juli 2025 berbagai lomba atau turnamen berhadia yang digelar Polda Sulteng.

Nilai hadiahnyapun tidak tanggung-tanggung, mulai yang bernilai lebih dari Rp, 100 jutaan, puluhan juta dan jutaan rupiah.

Adalah open turnamen Domino Kapolda Cup dengan hadiah dua unit mobil baru yakni Avanza dan Xenia yang harganya Rp,200 jutaan/unit kali dua = Rp, 400san juta.

Kemudian 10 unit motor listrik yang harganya dikisaran Rp, 5 jutaan/unit kali 10 unit. Dan hadiah uang mulai dari Rp, 1 jutaan kali 7 juara, Rp, 1,5 juta untuk 1 jura, Rp, 2 juta untuk 1 juara dan Rp, 2,5 juta untuk juara.

Atas hadiah-hadiah itu kawanku punya teman mempertanyakannya, “dari mana biaya semarak hari ulang tahun bhayangkara ke 79 itu.”

Tanya temanku punya kawan apakah hanya dari biaya pendaftaran yang nilinya hanya Rp, 200 ribu/pendaftar ataukah ada sumbangan dari pihak-pihak lain, semisal pengusaha pertambangan baik yang legal maupun “ilegal”.

Ataukah saweran dari para Dir, Satker dan anggota Polri lainnya di jajaran Polda Sulteng seperti Polres dan polsek.

“Dan apakah secara aturan Polda dalam hal ini panitia hut bhayangkara diperbolehkan mengajukan permohonan bantuan ke pengusaha atau pihak ketiga untuk kegiatan peringatan hut bhayangkara,”tanya temanku punya teman itu.

Temanku punya kawan mengatakan apakah tidak mempengaruhi integritas Polri dalam penegakkan hukum dikemudian hari ketika perusahaan penyumbang atau pihak ketiga bermasalah hukum?

Kabid humas Polda Sulteng yang juga panitia hut bhayangkara ke 79 tahun Kombes Djoko Wienartono yang di konfirmasi media ini beberapa kali sejak Kamis (26/6-2025) hingga Jum’at (27/6-2025) sampai tulisan ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi terkait sumber dana semarak hari ulang tahun bhayangkara itu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top