Warga Korban Banjir Bandang Mencari Sisa Barang Berharga

foto warga Sigi yang sedang duduk diatas atap rumah pasca banjir bandang. foto Mad/deadline-news.com
0

Mad (deadline-news.com)-Sigisulteng-Pasca banjir bandang di kecamatan Dolo Selatan, kabupaten Sigi Sulawesi Tengah, warga mulai mencari sisa – sisa barang berharga meraka yang masih tertinggal.

Sebelumnya banjir di wilayah itu menenggelamkan pemukiman warga dan kurang lebih 500san unit rumah rusak berat. Akibat banjir bandang itu, puluhan kepala keluarga terjebak dalam bencana tersebut. Banjir kali ini adalah yang terparah dalam kurung waktu 7 bulan pasca gempa bumi, likuifaksi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala).

Warga desa Bangga yang terkena dampak banjir bandang ini, kembali ke rumah mereka untuk mencari sisa-sisa barang berharga, seperti kendaran roda dua dan barang berharga lainnya yang masih tertimbun lumpur dan material kayu.

Kasim salah seorang korban yang terseret banjir bandang bersama anaknya berhasil menyelamatkan diri. Namun seluruh harta bendanya tidak dapat diselamatkan.

Menurut Kasim, dirinya bersama keluarga sempat terseret banjir, namun berhasil menyelamatkan diri diatas atap rumah. Mereka terjebak kurang lebih 6 jam hingga ahirnya selamat.

Kini kasim dan keluarganya mengungsi di wilayah pegunungan desa Bangga, dan yang tertinggal hanya pakaian di badan. Kasim meminta, pemerintah segera mencari lokasi baru untuk tempat tinggal warga desa Bangga. Karena desa tersebut tak layak lagi untuk ditinggal. ***

DATA SEMENTARA KORBAN BENCANA BANJIR DI WILAYAH KAB. SIGI PER 29 APRIL 2019 PUKUL 15.00 WITA SBB:*

1. Desa Balongga Kec. Dolo Selatan
a. Rumah rusak : 36 unit (sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
b. Warga mengungsi: 174 jiwa / 47 KK (sumber data dari BPBD Kab.sigi)

2. Desa Bangga Kec. Dolo Selatan
Rumah : 500 Unit terendam lumpur, 551 KK atau 2259 jiwa ( sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
3. Desa Walatana Kec. Dolo Selatan

Warga mengungsi 42 KK (sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
4. Desa Omu Kec. Gumbasa
a. Rumah : 5 unit hilang terbawa banjir (data dari Polsek BIromaru – sama dengan data dari BPBD kab.sigi) dan 23 unit terendam banjir (data dari Polsek biromaru)

Total 28 unit rumah hilang dan terendam banjir.
b. Lahan perkebunan 10 hektar (sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
c. Lahan persawahan 10 hektar(sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
d. Jalan putus 10 meter di perbatasan Kec. Kulawi dan Kec. Gumbasa (sumber data dari BPBD Kab. Sigi)
e. Warga mengungsi : 30 KK (sumber data dari BPBD Kab. Sigi).

5. Desa Tuva Kec. Gumbasa
a. Rumah : 5 (lima) unit terendam banjir ( Info dari kepala Desa Tuva)
b. Korban jiwa : 1 (satu) orang warga Desa Bangga hilang di perkebunan Desa Tuva atas nama H. BADO umur 90 tahun (Info dari Kepala Desa Tuva)
6. Desa Salua Kec. Kulawi

Jalan Poros Palu – Kulawi antara Desa Salua – Desa Sadaunta tertimbun longsor.

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: