Walikota, Wakil Walikota dan Ketua DPRD Palu Dipanggil Kejagung

ketua DPRD Kota Palu Drs.H.Ishak Cae, M.Si cipika cipiki dengan Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si usai sidang paripurna. foto dok humas/deadline-news.com
0

foto surat panggilan Jampidum Intelijen Kejagung RI. foto dikutif dari group WA Warkopk2/deadline-news.com
foto Rusdy Mastura, Ikbal Andi Magga dan Herman. foto dok deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng- Kejaksaan Agung Muda Intelijen RI menyurati Gubernur Sulawesi Tengah Drs.Longki Djanggola, M.Si melalui wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Sapta Subrata, SH memanggil 13 pejabat di Kota.

Ke 13 pejabat yang dipanggil Kejagung Muda Intelijen itu yakni Ketua DPRD Kota Palu Drs.H.Ishak Cae, M.Si, Walikota Palu Drs.H.Hidayat, M.Si, Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said, Shopian R Aswin, Thompa Yotokodi,S.Sos, Susi Mastira, Irvan, ST, M.Si, Moh.Arvan, A.Ht, Rosni, SE, Mattalatta A.Galigo,ST, Imam Daruwahjono, ST, Ir.Syafruddin, dan Ir.Nany Meilena Rusli.

Surat permintaan bantuan pemangglan dari Kejagung muda Intelijen itu tertanggal 6 Agustus 2019. Informasi yang dihimpun deadline-news.com di DPRD Kota Palu Selasa (6/8-2019), bahwa ke 13 orang tersebut dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait pembayaran tambahan proyek jembatan Palu IV kurang lebih Rp, 14 miliyar.

Kasi Pengkum Kejati Sulteng Sainudin, SH yang dikonfirmasi apakah ke 13 pejabat yang terpanggil untuk dimintai keterangannya oleh Kejagung muda Intelijen dilakukan di Kejati Sulteng di Palu, mengatakan tidak.

“Pemeriksaan di Kejagung, baca bae” itu surat…Kita hanya membantu menyampaikan surat dari Jam Intel melalui Gubernur Sulteng,”tulis Kasi Pengkum Kejati Sainudin menjawab chat konfirmasi deadline-news.com di whatsappnya Rabu sore (7/8-2019).

Sementara itu Ketua DPRD Kota Palu Drs.H.Ishak Cae, M.Si yang dikonfirmasi via chat whatsappnya menuliskan dirinya sudah mendapatkan surat panggilan tersebut.

“Sudah, bagus ini, biar tidak baku fitnah, tulis Ishak Cae singkat.

Dirut PT.Global Daya Manunggal Herman menanggapi beberapa pemberitaan deadline-news.com terkait dugaan dirinya mencoba melakukan penyuapan sebesar Rp, 4 miliyar terhadap walikota Palu masa pemerintahan Rusdy Mastura, mengatakan dirinya tidak punya uang begitu banyak. Bahkan dirinya butuh tagihan uang itu. Wah tidak masuk akal sehat sama sekali ya.

“Mana sy punya uang bgitu bnyk sehh kan sy lg butuh tagihan uang ku itu kaaannn. Wahh ga msk akal sehat sm skl yaaaa … paham ya pak. Sy msh bnyk utang2 bank dsini yg sy harus lunasin lho pak gara2 jembatan Palu ini sy blm lunasin2 pak kasihan in sy pak,”tulis Herman via chat whatsappnya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: