Walikota Rekomendasikan 300 H, Lokasi Budidaya Bambu

foto walikota Hidayat pimpin rapat pertemuan dengan Penggiat bambu DAS dari Yogyakarta. foto humas/deadline-news.com
0

Nanang (deadline-news.com)-Palusulteng-Wali kot Palu, Bpk. Drs. Hidayat, M.Si didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Palu, Syamsul Syaifudin saat menerima kunjungan Penggiat Bambu Daerah Aliran Sungai (DAS), Abdul Munir Roy Alfathoni Rabu, (12/6-2019) di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan tersebut, Penggiat Bambu asal Yogyakarta yang akrab disapa Toni, memaparkan tentang adanya potensi pengembangan perbambuan di Sulawesi Tengah khususnya di kota Palu.

“Cukup besar sekali dan belum tertangani,” ungkapnya.

Dengan hal ini, menurut Toni, Wali kota Hidayat memiliki ketertarikan yang ingin disesuaikan dengan Visi Misi pembangunan kota Palu di masa pemerintahannya, salah satunya adalah melakukan penanaman bambu.

“Wali kota merekomendasikan lahan 300 hektare di Salena dan Uwentumbu,” katanya.

Toni mengatakan berbicara tentang bambu, tidak lepas dari tiga hal yaitu ekologi, budaya, dan ekonomi. Salah satu yang tak kalah penting, katanya adalah masalah ekonomi, olehnya ada rencana Wali kota ingin mengembangkan tanaman bambu di kota Palu.

“Dari bambu itulah diharapkan secara lingkungan dapat terjaga dan secara ekonomi bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Turut mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum kota Palu, Bpk. Iskandar Arsyad, Kadis Pertanian, Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman kota Palu, Bpk. Dharma Gunawan Mochtar, serta pejabat lainnya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: