Walikota Minta Penangan Kebersihan Kota Simultan

foto walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si didampingi Kadis PU Iskandar Arsyad saat meninjau drainase yang tersumbat akibat sampah di jalan Kemiri. foto humas Pemkot Palu/deadline-news.com
0

Bang Doel (deadline-news.com)-Palukotakailisulteng-Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Selas (30/4-2019), di Ruangan Bantaya meminta penangan kebersihan (Sampah) di Kota Palu secara simultan.

Pasalnya curah hujan di Palu mulai tinggi, sehingga sampah-sampah rumah tangga, maupun milik pedagang di sepanjang jalan Sapiri dan Pasar Manonda banyak ditemukan di got-got.

Akibatnya got (drainase) tersumbat. Sehingga membuat air meluap ke badan jalan dan rumah-rumah penduduk.

“Bayangkan di dalam saluran air ditemukan bantal, kasur dan sayur-sayuran berkarung-karung serta sampah-sampah gelas plastik bekas isi minuman dibuang ke saluran air, sehingga mengakibatkan drainase tersumbat, dan airnya meluap ke badan jalan dan rumah-rumah warga,”tandas Walikota Palu.

Walikota Hidayat memerintahkan semua OPD bergerak cepat dan bersama-sama menangani kebersihan kota, khususnya sampah-sampah yang menumpuk didalam pasar-pasar.

“Hujan sedikit saja, kota kita sudah blepotan, kotor dan banjir. Hal ini terjadi karena masyarakat kita kurang kesadaran betapa pentingnya kebersihan lingkungan. Bayangkan saja sampah dibuang kedalam saluran air, sehingga mengakibatkan got itu tersumbat, airnyapun meluap ke badan jalan dan rumah-rumah penduduk,”ujar mantan camat Palu Selatan itu.

Ia berharap ada kesadaran kita semua untuk menjaga lingkungan dan kebersihan kota yang dimulai dari diri kita, rumah-rumah kita dan lingkugan sekitar kita. Sehingga ketika hujan deras di Kota Palu kita terhindar dari banjir dan sampah.

Kata Walikota Hidayat akan dibangun tempat pembongkaran sayur mayur dan ikan di Pasar Inpres Manonda. Dan pedagang harus segera ditertibkan, karena ini persoalan sangat mendesak, pedagang terhambur berjualan di jalanan.

Celakanya lagi sampah-sampah mereka tidak dirapikan dan dibuang pada tempatnya, sehingga memgakibatkan got tersumbat, karung berisi sayur sudah busuk, bantal dan kasur dibuang dalam got. Ini semua perlu penanganan dengan baik dan secara bersamaan.

Kata Walikota Hidayat tahun depan 2020 akan dibangun beberapa saluran air dan tanggul di wilayah Palu Barat. Kemudian peningkatan ruas jalan Sapiri. Karena lebih tinggu saluran airnya disbanding dengan ruas jalannya.

“Kalau hal ini bisa dibangung, maka banjir dapat diatasi,”jelas Walikota Hidayat.

Hadir dalam rakor gerakan cepat dan simultan penanganan kebersihan dan pasar Inpres manonda itu, diantaranya Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Drs.Ridwan Karim, M.Si, Kadis Dishub Drs.Arif Lamakarate, M.Si, Kasat Pol PP Nathan, Kabag Humas Yohan Wahyudi dan beberapa Kadis dan kaban lainnya di jajaran Pemkot Palu. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: