TPID Palu Nilai Harga Sembako Selama Covid-19 Masih Terjangkau

 

Nanang (deadline-news.com)-Palusulteng-Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu melakukan Pelaksanaan Pemantauan Ketersediaan dan Stabilitas harga bahan pokok pada Senin (6/4-2020).

Dalam kegiatan tersebut Tim terbagi menjadi lima di antaranya tim A sasaran pemantauan Bumi nyiur swalayan yang dikoordinir oleh Staf Ahli bidang Ekonomi dan keuangan, Tim B Trans Mart Carefour dikoordinir Asisten perekonomian dan pembangunan, Tim C Palu Mitra Utama dikoordinir Kepala Dinas perdagangan dan perindustrian, Tim D Pasar Manonda dikoordinir Kepala dinas Pertanian dan ketahanan pangan, Tim E Pasar Masomba dikoordinir kepala devisi regional perum bulog sulteng,

Kegiatan tersebut untuk memastikan ketersedian bahan pokok dan harga bahan pokok baik di pasar Tradisional maupun di pasar modern untuk bahan pokok masih cukup tersedia begitu pula harga masih dapat terjangkau.

Dari pemantaua langsung di pasar modern khususnya di Trans Mart Carefure untuk stok bahan pokok masih mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir begitu pula harga masih relatif dapat terjangkau oleh masyarakat apalagi bulan ini sudah memasuki bulan Ramadhan.

Sementara itu pantauan deadline-news.com di pasar tradisional Masomba, Senin sore (6/4-2020), sekitar pukul 14:25 wita, terdapat kenaikan harga beras Rp,10.000 pershak. Beras kepala misalnya, yang tadinya hanya seharga Rp,260,000 pershak (25-kg), naik menjadi Rp,270,000 pershak (25-kg).

Begitupun harga jenis beras lainnya rata-rata naik Rp,10,000-Rp,15,000 pershaknya (25-kg), dengan alasan para pedagang eceran ataupun partai di Pasar tradisional itu belinya juga mahal, melebihi harga beli/jual selama ini (sebelum) wabah covid-19 merebak dimana-mana. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top